أَنِ اعْمَلْ سَابِغَاتٍ وَقَدِّرْ فِي السَّرْدِ ۖ وَاعْمَلُوا صَالِحًا ۖ إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
Buatlah baju-baju besi besar dan ukurlah anyamannya, dan kerjakanlah amal saleh. Sesungguhnya Aku melihat apa yang kalian kerjakan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَنِ اعْمَلْ سَابِغَاتٍ وَقَدِّرْ فِي السَّرْدِani 'mal saabighaatin wa-qaddir fii s-sardibuatlah baju-baju besi besar dan ukurlah anyamannya
- وَاعْمَلُوا صَالِحًا ۖ إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌwa-'maluu shaalihan innii bi-maa ta'maluuna bashiirundan kerjakanlah amal saleh, sesungguhnya Aku melihat apa yang kalian kerjakan
Terjemahan per kata (12 kata)
- أَنِaniyaitu
- اعْمَلْ'malberamallah
- سَابِغَاتٍsaabighaatinbaju besi yang lebar
- وَقَدِّرْwa-qaddirdan ukurlah
- فِيfiidalam
- السَّرْدِs-sardianyaman
- وَاعْمَلُواwa-'maluudan beramallah kalian
- صَالِحًاshaalihankebajikan
- إِنِّيinniisesungguhnya Aku
- بِمَاbi-maapada apa yang
- تَعْمَلُونَta'maluunakalian kerjakan
- بَصِيرٌbashiirunmelihat
Inti bacaan
Instruksi pembuatan baju besi dipasangkan langsung dengan perintah beramal saleh dan pengingat 'Aku melihat apa yang kalian kerjakan', keahlian teknis/kerajinan yang dikerjakan dengan integritas adalah bentuk konkret dari amal saleh, bukan terpisah dari kesalehan.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini melanjutkan kalimat dari 34:10: perintah kepada Daud terkait pemanfaatan besi yang telah dilunakkan baginya.
Tafsiran
Ayat ini merinci pemanfaatan mukjizat pelunakan besi di 34:10, bukan sekadar keajaiban tanpa tujuan, melainkan diarahkan untuk keterampilan produktif yang disandingkan langsung dengan perintah amal saleh.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh mengukur anyamannya. Serinci itu. Yang diperintahkan bukan cuma membuat, melainkan membuatnya dengan benar.
- Perintah kerajinan disebut berdampingan dengan perintah beramal saleh. Dalam satu kalimat. Kerja tangan dan kerja hati tak dipisah.
- Allah menutup dengan Aku melihat apa yang kalian kerjakan. Sesudah bicara ukuran anyaman. Yang diawasi sampai ke rapat-tidaknya jahitan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
innii bimaa ta'maluuna BASIiR (Aku, 1cs!) diterjemahkan 'Aku melihat apa yang kalian kerjakan', sebutan dipakai Allah utk diri-Nya dgn objek. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.