وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌ ۖ وَأَسَلْنَا لَهُ عَيْنَ الْقِطْرِ ۖ وَمِنَ الْجِنِّ مَنْ يَعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِإِذْنِ رَبِّهِ ۖ وَمَنْ يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ السَّعِيرِ

Dan Kami tundukkan bagi Sulaiman angin, perjalanan paginya sebulan dan perjalanan sorenya sebulan. Dan Kami alirkan baginya mata air tembaga. Dan sebagian jin ada yang bekerja di hadapannya dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami cicipkan kepadanya azab yang menyala-nyala.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌwa-li-sulaymaana r-riiha ghuduwwuhaa syahrun wa-rawaahuhaa syahrundan Kami tundukkan bagi Sulaiman angin, perjalanan paginya sebulan dan perjalanan sorenya sebulan
  2. وَأَسَلْنَا لَهُ عَيْنَ الْقِطْرِwa-asalnaa lahu 'ayna l-qithridan Kami alirkan baginya mata air tembaga
  3. وَمِنَ الْجِنِّ مَنْ يَعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِإِذْنِ رَبِّهِwa-mina l-jinni man ya'malu bayna yadayhi bi-idzni rabbihidan sebagian jin ada yang bekerja di hadapannya dengan izin Tuhannya
  4. وَمَنْ يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ السَّعِيرِwa-man yazigh minhum 'an amrinaa nudziqhu min 'adzaabi s-sa'iiridan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami cicipkan kepadanya azab yang menyala-nyala

Terjemahan per kata (27 kata)

  1. وَلِسُلَيْمَانَwa-li-sulaymaanadan bagi Sulaiman
  2. الرِّيحَr-riihaangin
  3. غُدُوُّهَاghuduwwuhaaperjalanan paginya
  4. شَهْرٌsyahrunbulan
  5. وَرَوَاحُهَاwa-rawaahuhaadan perjalanan petangnya
  6. شَهْرٌsyahrunbulan
  7. وَأَسَلْنَاwa-asalnaadan Kami mengalirkan
  8. لَهُlahubaginya
  9. عَيْنَ'aynamata
  10. الْقِطْرِl-qithritembaga cair
  11. وَمِنَwa-minadan dari
  12. الْجِنِّl-jinnijin
  13. مَنْmanorang yang
  14. يَعْمَلُya'maluberamal
  15. بَيْنَbaynadi antara
  16. يَدَيْهِyadayhikedua tangannya
  17. بِإِذْنِbi-idznidengan izin
  18. رَبِّهِrabbihiTuhannya
  19. وَمَنْwa-mandan orang yang
  20. يَزِغْyazighmenyimpang
  21. مِنْهُمْminhumdari mereka
  22. عَنْ'andari
  23. أَمْرِنَاamrinaaurusan Kami
  24. نُذِقْهُnudziqhuKami mencicipkan kepadanya
  25. مِنْmindari
  26. عَذَابِ'adzaabiazab
  27. السَّعِيرِs-sa'iiriapi yang menyala

Inti bacaan

Kekuasaan luar biasa Sulaiman atas angin dan jin tetap dibingkai sebagai 'izin Tuhannya' dengan konsekuensi tegas bagi yang menyimpang, pengingat bahwa otoritas sebesar apa pun tetap beroperasi dalam batas yang ditetapkan, bukan kekuasaan mutlak tanpa akuntabilitas.

Penjelasan pilihan kata

'Kami tundukkan' dirajut langsung ke kalimat tanpa kurung: teks Arab berstruktur elips (frasa datif 'wa-li-sulaymaana' tanpa kata kerja eksplisit), memerlukan kata kerja penghubung yang sepadan agar gramatikal dalam bahasa Indonesia, bukan tafsir tambahan.

Tafsiran

Ayat ini membuka narasi tentang karunia khusus bagi Sulaiman, penundukan angin, aliran tembaga cair, dan bantuan jin, tiga mukjizat yang disertai batas tegas: penyimpangan dari perintah tetap membawa konsekuensi.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut perjalanan angin itu sebulan pagi dan sebulan sore. Diberi ukuran waktu. Karunia yang dirinci sampai bilangannya lebih terasa nyata daripada yang disebut besar.
  • Allah menyebut jin bekerja di hadapannya dengan izin Tuhannya. Kata izin disisipkan. Kekuasaan yang paling luar biasa pun tetap berupa pinjaman.
  • Sesudah menyebut karunia sebesar itu, Allah menyebut siapa yang menyimpang dari perintah-Nya akan dirasakan azab. Di kalimat yang sama. Pemberian dan batasnya tidak dipisah ke ayat yang berbeda.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-w-h, gh-d-w, sh-h-r, s-y-l, '-y-n, q-t-r, j-n-n, '-m-l, b-y-n, y-d-y, a-dz-n, r-b-b, z-y-gh, a-m-r, dz-w-q, '-dz-b, s-'-r): riih diterjemahkan 'angin' (akar r-w-h); ghuduww/rawaah diterjemahkan 'perjalanan pagi/sore' (akar gh-d-w + akar r-w-h); ayn al-qitr diterjemahkan 'mata air tembaga' (akar '-y-n + akar q-t-r); bi-idhn rabbihi diterjemahkan 'dengan izin Tuhannya' (akar '-dz-n); yazigh an amrinaa diterjemahkan 'menyimpang dari perintah Kami' (akar z-y-gh + akar '-m-r); nudhiqhu diterjemahkan 'mencicipkan' (akar dz-w-q); sa'iir diterjemahkan 'yang menyala' (akar s-'-r). gloss '(Kami tundukkan)/(neraka)/(yang apinya menyala-nyala)' + footnote dibuang.