وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌ ۖ وَأَسَلْنَا لَهُ عَيْنَ الْقِطْرِ ۖ وَمِنَ الْجِنِّ مَنْ يَعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِإِذْنِ رَبِّهِ ۖ وَمَنْ يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ السَّعِيرِ
Dan Kami tundukkan bagi Sulaiman angin, perjalanan paginya sebulan dan perjalanan sorenya sebulan. Dan Kami alirkan baginya mata air tembaga. Dan sebagian jin ada yang bekerja di hadapannya dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami cicipkan kepadanya azab yang menyala-nyala.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌwa-li-sulaymaana r-riiha ghuduwwuhaa syahrun wa-rawaahuhaa syahrundan Kami tundukkan bagi Sulaiman angin, perjalanan paginya sebulan dan perjalanan sorenya sebulan
- وَأَسَلْنَا لَهُ عَيْنَ الْقِطْرِwa-asalnaa lahu 'ayna l-qithridan Kami alirkan baginya mata air tembaga
- وَمِنَ الْجِنِّ مَنْ يَعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِإِذْنِ رَبِّهِwa-mina l-jinni man ya'malu bayna yadayhi bi-idzni rabbihidan sebagian jin ada yang bekerja di hadapannya dengan izin Tuhannya
- وَمَنْ يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ السَّعِيرِwa-man yazigh minhum 'an amrinaa nudziqhu min 'adzaabi s-sa'iiridan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami cicipkan kepadanya azab yang menyala-nyala
Terjemahan per kata (27 kata)
- وَلِسُلَيْمَانَwa-li-sulaymaanadan bagi Sulaiman
- الرِّيحَr-riihaangin
- غُدُوُّهَاghuduwwuhaaperjalanan paginya
- شَهْرٌsyahrunbulan
- وَرَوَاحُهَاwa-rawaahuhaadan perjalanan petangnya
- شَهْرٌsyahrunbulan
- وَأَسَلْنَاwa-asalnaadan Kami mengalirkan
- لَهُlahubaginya
- عَيْنَ'aynamata
- الْقِطْرِl-qithritembaga cair
- وَمِنَwa-minadan dari
- الْجِنِّl-jinnijin
- مَنْmanorang yang
- يَعْمَلُya'maluberamal
- بَيْنَbaynadi antara
- يَدَيْهِyadayhikedua tangannya
- بِإِذْنِbi-idznidengan izin
- رَبِّهِrabbihiTuhannya
- وَمَنْwa-mandan orang yang
- يَزِغْyazighmenyimpang
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- عَنْ'andari
- أَمْرِنَاamrinaaurusan Kami
- نُذِقْهُnudziqhuKami mencicipkan kepadanya
- مِنْmindari
- عَذَابِ'adzaabiazab
- السَّعِيرِs-sa'iiriapi yang menyala
Inti bacaan
Rangkaian (وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ, wa-li-sulaymaana r-riiha) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 21:81 dan 34:12.
Penjelasan pilihan kata
Rangkaian (وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ, wa-li-sulaymaana r-riiha) yang berarti "dan untuk Sulaiman, angin" muncul dua kali, yaitu di 21:81 dan 34:12, dan di keduanya tidak ada kata kerja di antara nama dan angin. Terjemahan memakai "Kami tundukkan" karena 38:36 memuat (فَسَخَّرْنَا لَهُ الرِّيحَ, fa-sakhkharnaa lahu r-riiha) yang berarti "maka Kami tundukkan baginya angin", dengan kata kerja yang sama-sama berpelaku Allah. Bacaan itu bersandar pada 38:36 dan tidak pada kata di 34:12 sendiri. Kata (الرِّيحَ, r-riiha) dalam bentuk ini muncul lima kali, yaitu 21:81, 34:12, 38:36, 42:33, dan 51:41. Tiga ayat yang menaruh angin bersama Sulaiman menyebut sifat yang berbeda: (عَاصِفَةً, 'aashifatan) yang berarti "sangat kencang" di 21:81, (رُخَاءً, rukhaa'an) yang berarti "berembus lembut" di 38:36, dan di 34:12 ukuran waktu.
Kata (غُدُوُّهَا, ghuduwwuhaa) yang berarti "paginya" dan (رَوَاحُهَا, rawaahuhaa) yang berarti "sorenya" masing-masing disusul (شَهْرٌ, syahrun) yang berarti "sebulan". Bentuk ghuduwwuhaa dan rawaahuhaa hanya ada di 34:12, dan kata rawaah tidak dipakai di ayat lain. Kata syahrun muncul tujuh kali di tujuh surah, yaitu 2:185, 4:92, 9:36, 34:12, 46:15, 58:4, dan 97:3. Terjemahan memakai "perjalanan paginya sebulan dan perjalanan sorenya sebulan" dengan kata "perjalanan" ditambahkan agar kata benda itu terbaca sebagai sesuatu yang ditempuh, karena 21:81 dan 38:36 memakai (تَجْرِي, tajrii) yang berarti "berembus" untuk angin yang sama.
Kata kerja (وَأَسَلْنَا, wa-asalnaa) yang berarti "dan Kami alirkan" berakar س-ي-ل dan hanya ada di 34:12. Akar ini muncul tiga kali, yaitu di 13:17 dalam (فَسَالَتْ, fa-saalat) yang berarti "lalu mengalirlah", di 34:12, dan di 34:16 dalam (سَيْلَ الْعَرِمِ, sayla l-'arimi) yang berarti "banjir bendungan". Kata (الْقِطْرِ, l-qithri) yang berarti "tembaga cair" muncul dua kali, yaitu 18:96 dan 34:12. Di 18:96 bunyinya (أُفْرِغْ عَلَيْهِ قِطْرًا, ufrigh 'alayhi qithran) yang berarti "akan kutuangkan tembaga cair ke atasnya", dan di 34:12 benda yang sama dipakai bersama kata (عَيْنَ, 'ayna) yang berarti "mata air", sehingga tembaga itu mengalir seperti air. Terjemahan memakai "mata air tembaga" di 34:12 dan "tembaga cair" di 18:96.
Susunan (وَمِنَ الْجِنِّ, wa-mina l-jinni) yang berarti "dan dari jin" hanya ada di 34:12, dan (مَنْ يَعْمَلُ, man ya'malu) yang berarti "ada yang bekerja" juga hanya ada di sini. Kata kerja ya'malu berakar ع-م-ل, akar yang sama dengan tiga bentuk di 34:11. Frasa (بَيْنَ يَدَيْهِ, bayna yadayhi) yang berarti "di hadapannya" muncul 11 kali di 9 surah, yaitu 2:97, 3:3, 5:46, 5:48, 6:92, 10:37, 12:111, 34:12, 34:31, 35:31, dan 46:30. Di sepuluh ayat lainnya benda yang di hadapan itu kitab atau yang diturunkan sebelumnya, misalnya (مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ, mushaddiqan limaa bayna yadayhi) yang berarti "membenarkan apa yang ada di hadapannya" di 35:31, sedangkan di 34:12 yang di hadapan itu pekerja. Frasa (بِإِذْنِ رَبِّهِ, bi-idzni rabbihi) yang berarti "dengan izin Tuhannya" dalam bentuk persis ini muncul dua kali, yaitu 7:58 dan 34:12. Di 7:58 pelakunya tanah yang baik dan yang tumbuh di atasnya tanaman, sedangkan di 34:12 pelakunya yang bekerja, dan kata ganti -hi pada rabbihi paling dekat menunjuk pihak yang bekerja itu, sedangkan ayat tidak menyatakannya dengan nama.
Kata (يَزِغْ, yazigh) yang berarti "menyimpang" berakar ز-ي-غ dan bentuk ini hanya ada di 34:12. Rangkaian (عَنْ أَمْرِنَا, 'an amrinaa) yang berarti "dari perintah Kami" juga hanya ada di 34:12. Di 21:81 dan 38:36 kata amr dipakai dalam (بِأَمْرِهِ, bi-amrihi) yang berarti "dengan perintahnya" untuk angin yang berembus menurut perintah Sulaiman, sedangkan di 34:12 amr itu perintah Allah yang dipakai bersama "Kami". Kata (نُذِقْهُ, nudziqhu) yang berarti "Kami cicipkan kepadanya" muncul tiga kali, yaitu 22:25, 25:19, dan 34:12, dan di ketiganya didahului (وَمَنْ, wa-man) yang berarti "dan siapa" yang disusul perbuatan menyimpang atau zalim. Frasa (عَذَابِ السَّعِيرِ, 'adzaabi s-sa'iiri) yang berarti "azab yang menyala-nyala" muncul tiga kali, yaitu 22:4, 31:21, dan 34:12.
Tafsiran
Ayat ini membuka kisah Sulaiman dengan tiga benda yang disediakan baginya, lalu menutupnya dengan satu ancaman bagi pihak yang menyimpang dari perintah Allah. Angin, tembaga yang mengalir, dan jin yang bekerja di hadapannya disebut berurutan dengan kata sambung yang sama, sehingga ketiganya terbaca sebagai satu daftar. Daftar itu tidak memakai kata kerja untuk angin, memakai kata kerja berpelaku "Kami" untuk tembaga, dan memakai kalimat berpelaku jin untuk yang ketiga.
Ayat ini membedakan dua perintah. Di 21:81 dan 38:36 angin berembus dengan perintah Sulaiman, dan di 34:12 jin diancam bila menyimpang dari perintah Kami. Perintah Sulaiman dan perintah Allah tidak disamakan, dan ayat tidak menyebut perintah mana yang lebih dulu berlaku. Dapat dibaca bahwa kekuasaan Sulaiman atas angin dan jin terletak di bawah perintah Allah, tetapi ayat ini sendiri hanya menyebut dua perintah itu berdampingan.
Pekerjaan jin diberi dua pembatas dalam satu kalimat, yaitu di hadapan Sulaiman dan dengan izin Tuhannya. Ancaman dalam ayat ini berbentuk pengandaian, dan kata cicip yang dipakai ditujukan kepada siapa pun yang menyimpang, tidak hanya kepada jin. Di 22:25 dan 25:19 kata yang sama dipakai untuk manusia yang menyimpang dan yang berbuat zalim. Sesudah ayat ini, 34:13 melanjutkan dengan apa yang dikerjakan jin untuknya, dan 34:14 menyebut jin dalam azab yang menghinakan sampai kematian Sulaiman diketahui.
Renungan dan Hikmah
- Angin, tembaga, dan jin disebut berdampingan di 34:12, tetapi masing-masing tiba dengan cara yang berbeda: angin tanpa kata kerja, tembaga dengan "Kami alirkan", dan jin dengan kalimat tentang pekerjaan. Allah menundukkan dan mengalirkan, dan ayat menyebut tiga sumber daya yang tampaknya tidak punya kesamaan. Pemberian yang datang dengan cara berbeda dapat terbaca sebagai pemberian yang berbeda jenis, padahal sumbernya sama. Pembaca dapat menghitung hal-hal yang diterimanya sepanjang hidup lalu memeriksa apakah ia menaruhnya pada satu sumber. Apa saja dalam hidupnya yang selama ini dianggap datang dari tiga arah yang berbeda?
- Jin bekerja di hadapan Sulaiman dengan izin Tuhannya, dan jin yang menyimpang dari perintah Allah diancam dengan azab yang menyala-nyala. Kekuasaan yang dipegang Sulaiman atas jin tidak berdiri sendiri, dan ayat menaruh dua pembatasnya dalam satu kalimat. Pembaca yang menjalankan wewenang atas orang lain dapat memeriksa wewenang itu dengan ukuran yang sama. Pada pekerjaan yang dibawahkan padanya, di manakah izin yang menyertainya, dan siapa yang memberikannya?
- Di 21:81 dan 38:36 angin berembus dengan perintah Sulaiman, dan di 34:12 jin yang menyimpang dari perintah Kami diancam. Dua perintah itu dipakai di tiga ayat yang berbeda, tetapi tidak ada ayat yang menyebutnya bertentangan. Perintah seorang pemimpin dapat dijalankan oleh angin yang taat, dan perintah Allah menjadi ukuran bagi yang menyimpang. Seseorang yang pernah memberi perintah kepada orang lain dapat memeriksa bagaimana perintahnya bertemu dengan perintah yang lebih tinggi. Apa yang terjadi bila keduanya berjalan ke arah yang tidak sama?
- Angin Sulaiman disebut sangat kencang di 21:81, berembus lembut di 38:36, dan menempuh sebulan pada pagi dan sebulan pada sore di 34:12. Tiga ayat itu memberi sifat yang berbeda pada benda yang sama, dan Allah tidak menyatakan sifat mana yang benar. Sebuah benda dapat dipandang dengan ukuran yang berlainan tanpa saling menggugurkan. Orang yang menilai sesuatu hanya dari satu ukuran dapat memeriksa ukuran lain yang menyertainya. Sifat apa pada sesuatu di sekitarnya yang selama ini belum pernah disebutkannya?
- Kata cicip dalam "Kami cicipkan kepadanya" dipakai di 22:25 untuk orang yang bermaksud menyimpang secara zalim, di 25:19 untuk yang berbuat zalim, dan di 34:12 untuk jin yang menyimpang dari perintah Kami. Tiga ayat itu memakai pengandaian dengan "siapa" dan tidak menyebut orang tertentu. Ancaman yang disusun dengan "siapa" terbuka bagi pihak mana pun yang memenuhi syaratnya, manusia maupun jin, dan Allah yang menetapkan syarat itu. Pembaca dapat memperlakukan ancaman semacam ini sebagai pernyataan syarat tanpa nama yang ditunjuk. Syarat apa yang diucapkan di ayat ini, dan apakah dirinya termasuk di dalamnya?
- Jin bekerja di hadapan Sulaiman, dan pada saat yang sama dengan izin Tuhannya. Di 34:11 Allah menutup perintah amal dengan penglihatan-Nya atas apa yang dikerjakan, dan 34:12 menaruh pekerjaan jin di bawah dua pengawasan, yang tampak dan yang memberi izin. Pekerjaan di depan seseorang berbeda dengan pekerjaan di bawah izin Tuhan, dan ayat memuat dua-duanya. Pembaca dapat memeriksa pekerjaannya sendiri, apakah ia memikirkan keduanya atau hanya satu. Apakah pekerjaan yang dikerjakannya dilakukan dengan menyadari izin yang memungkinkannya?