وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌ ۖ وَأَسَلْنَا لَهُ عَيْنَ الْقِطْرِ ۖ وَمِنَ الْجِنِّ مَنْ يَعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِإِذْنِ رَبِّهِ ۖ وَمَنْ يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ السَّعِيرِ
Dan Kami tundukkan bagi Sulaiman angin, perjalanan paginya sebulan dan perjalanan sorenya sebulan. Dan Kami alirkan baginya mata air tembaga. Dan sebagian jin ada yang bekerja di hadapannya dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami cicipkan kepadanya azab yang menyala-nyala.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌwa-li-sulaymaana r-riiha ghuduwwuhaa shahrun wa-rawaahuhaa shahrundan Kami tundukkan bagi Sulaiman angin, perjalanan paginya sebulan dan perjalanan sorenya sebulan
- وَأَسَلْنَا لَهُ عَيْنَ الْقِطْرِwa-asalnaa lahu ayna l-qitridan Kami alirkan baginya mata air tembaga
- وَمِنَ الْجِنِّ مَنْ يَعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِإِذْنِ رَبِّهِwa-mina l-jinni man ya'malu bayna yadayhi bi-idzni rabbihidan sebagian jin ada yang bekerja di hadapannya dengan izin Tuhannya
- وَمَنْ يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ السَّعِيرِwa-man yazigh minhum an amrinaa nudziqhu min adzaabi s-sa'iiridan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami cicipkan kepadanya azab yang menyala-nyala
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar r-w-h, gh-d-w, sh-h-r, s-y-l, '-y-n, q-t-r, j-n-n, '-m-l, b-y-n, y-d-y, a-dz-n, r-b-b, z-y-gh, a-m-r, dz-w-q, '-dz-b, s-'-r): riih diterjemahkan 'angin' (akar r-w-h); ghuduww/rawaah diterjemahkan 'perjalanan pagi/sore' (akar gh-d-w + akar r-w-h); ayn al-qitr diterjemahkan 'mata air tembaga' (akar '-y-n + akar q-t-r); bi-idhn rabbihi diterjemahkan 'dengan izin Tuhannya' (akar '-dz-n); yazigh an amrinaa diterjemahkan 'menyimpang dari perintah Kami' (akar z-y-gh + akar '-m-r); nudhiqhu diterjemahkan 'mencicipkan' (akar dz-w-q); sa'iir diterjemahkan 'yang menyala' (akar s-'-r). gloss '(Kami tundukkan)/(neraka)/(yang apinya menyala-nyala)' + footnote dibuang.
Aplikasi
Kekuasaan luar biasa Sulaiman atas angin dan jin tetap dibingkai sebagai 'izin Tuhannya' dengan konsekuensi tegas bagi yang menyimpang, pengingat bahwa otoritas sebesar apa pun tetap beroperasi dalam batas yang ditetapkan, bukan kekuasaan mutlak tanpa akuntabilitas.