يَعْمَلُونَ لَهُ مَا يَشَاءُ مِنْ مَحَارِيبَ وَتَمَاثِيلَ وَجِفَانٍ كَالْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَاسِيَاتٍ ۚ اعْمَلُوا آلَ دَاوُودَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ
Mereka mengerjakan untuknya apa yang dia kehendaki, berupa gedung-gedung tinggi dan patung-patung, dan piring-piring seperti kolam, dan periuk-periuk yang tetap. Bekerjalah, wahai keluarga Daud, untuk bersyukur. Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَعْمَلُونَ لَهُ مَا يَشَاءُ مِنْ مَحَارِيبَ وَتَمَاثِيلَya'maluuna lahu maa yashaa'u min mahaariiba wa-tamaatsiilamereka mengerjakan untuknya apa yang dia kehendaki, berupa gedung-gedung tinggi dan patung-patung
- وَجِفَانٍ كَالْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَاسِيَاتٍwa-jifaanin ka-l-jawaabi wa-quduurin raasiyaatindan piring-piring seperti kolam, dan periuk-periuk yang tetap
- اعْمَلُوا آلَ دَاوُودَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُi'maluu aala daawuuda shukran wa-qaliilun min ibaadiya sh-shakuurubekerjalah, wahai keluarga Daud, untuk bersyukur; dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur
Catatan pilihan kata (ringkas)
'yang banyak bersyukur' diterjemahkan 'yang bersyukur' (ash-shakuur TAKRIF utk MANUSIA, hamba; 'Sang' hanya utk sifat Allah). 'untuk bersyukur' merender shukran (masdar). Konvensi shkr: manusia diterjemahkan 'bersyukur' (tanpa penanda intensitas; contoh serupa ghaffaar), Allah diterjemahkan 'mengganjar'/'pengganjar' (6 ayat, SEMUA indefinit diterjemahkan kecil tanpa 'Maha'), masykuur diterjemahkan 'diganjar'. Pembeda: 76:22 jazaa'≠mashkuur sesisian; 'menerima' milik akar q-b-l, 'menyambut' milik akar t-w-b; antonim kufr (76:3, 14:7, 27:40). Lih.. sebagian penerjemah: 'They made for him what he willed of sanctuaries,1 and statues, and basins like pools, and vessels firmly fixed. Antonim resmi kufr ('contr. of kufraan') = menutupi (nikmat).
Aplikasi
Instruksi eksplisit di tengah kelimpahan sumber daya luar biasa: 'bekerjalah wahai keluarga Daud untuk bersyukur. Sedikit sekali dari hamba-Ku yang bersyukur', bahkan dengan kekuasaan dan kekayaan besar, respons yang diharapkan tetaplah rasa syukur yang aktif diwujudkan lewat kerja, bukan kepuasan diri yang pasif.