فَلَمَّا قَضَيْنَا عَلَيْهِ الْمَوْتَ مَا دَلَّهُمْ عَلَىٰ مَوْتِهِ إِلَّا دَابَّةُ الْأَرْضِ تَأْكُلُ مِنْسَأَتَهُ ۖ فَلَمَّا خَرَّ تَبَيَّنَتِ الْجِنُّ أَنْ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ الْغَيْبَ مَا لَبِثُوا فِي الْعَذَابِ الْمُهِينِ
Maka, ketika telah Kami tetapkan kematian atasnya, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Ketika dia telah tersungkur, jin menyadari bahwa sekiranya mereka mengetahui yang gaib, tentu mereka tidak berada dalam siksa yang menghinakan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَلَمَّا قَضَيْنَا عَلَيْهِ الْمَوْتَ مَا دَلَّهُمْ عَلَىٰ مَوْتِهِ إِلَّا دَابَّةُ الْأَرْضِ تَأْكُلُ مِنْسَأَتَهُfa-lammaa qadhaynaa 'alayhi l-mawta maa dallahum 'alaa mawtihi illaa daabbatu l-ardhi ta'kulu minsa'atahumaka, ketika telah Kami tetapkan kematian atasnya, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya kecuali rayap yang memakan tongkatnya
- فَلَمَّا خَرَّ تَبَيَّنَتِ الْجِنُّ أَنْ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ الْغَيْبَ مَا لَبِثُوا فِي الْعَذَابِ الْمُهِينِfa-lammaa kharra tabayyanati l-jinnu an law kaanuu ya'lamuuna l-ghayba maa labitsuu fii l-'adzaabi l-muhiiniketika dia telah tersungkur, jin menyadari bahwa sekiranya mereka mengetahui yang gaib, tentu mereka tidak berada dalam siksa yang menghinakan
Terjemahan per kata (27 kata)
- فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
- قَضَيْنَاqadhaynaaKami menetapkan
- عَلَيْهِ'alayhiatasnya
- الْمَوْتَl-mawtakematian
- مَاmaatidaklah
- دَلَّهُمْdallahummenunjukkan kepada mereka
- عَلَىٰ'alaaatas
- مَوْتِهِmawtihikematiannya
- إِلَّاillaakecuali
- دَابَّةُdaabbatumakhluk melata
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- تَأْكُلُta'kulumemakan
- مِنْسَأَتَهُminsa'atahutongkatnya
- فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
- خَرَّkharrajatuh
- تَبَيَّنَتِtabayyanatitelah jelas
- الْجِنُّl-jinnujin
- أَنْanbahwa
- لَوْlawsekiranya
- كَانُواkaanuumereka
- يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui
- الْغَيْبَl-ghaybayang gaib
- مَاmaatidaklah
- لَبِثُواlabitsuumereka tinggal
- فِيfiidalam
- الْعَذَابِl-'adzaabiazab
- الْمُهِينِl-muhiiniyang menghinakan
Inti bacaan
Kematian Sulaiman baru diketahui lewat rayap yang memakan tongkatnya, mengungkap jin sebenarnya tidak mengetahui yang gaib seperti anggapan mereka sendiri, pengingat tegas untuk tidak melekatkan pengetahuan gaib pada makhluk mana pun, betapapun mengesankan kekuatan yang tampak mereka miliki.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Sulaiman)' dihapus: kata ganti 'atasnya'/'kematiannya' sudah cukup jelas merujuk Sulaiman dari konteks rangkaian ini, tanpa perlu diulang.
Tafsiran
Ayat ini menyingkap ironi mendalam: jin yang diyakini mengetahui hal gaib ternyata tidak menyadari kematian Sulaiman hingga tongkatnya runtuh dimakan rayap, sebuah bukti bahwa mereka pun tidak memiliki pengetahuan gaib seperti yang diduga.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini membongkar anggapan bahwa jin memiliki akses ke hal gaib, jika benar demikian, mereka tidak akan terus bekerja dalam siksa yang menghinakan setelah kematian Sulaiman tanpa menyadarinya, sebuah bukti tekstual yang membatasi klaim pengetahuan gaib pada makhluk mana pun selain Allah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).