لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍ فِي مَسْكَنِهِمْ آيَةٌ ۖ جَنَّتَانِ عَنْ يَمِينٍ وَشِمَالٍ ۖ كُلُوا مِنْ رِزْقِ رَبِّكُمْ وَاشْكُرُوا لَهُ ۚ بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ
Sungguh, bagi Saba' pada tempat kediaman mereka ada suatu tanda, yaitu dua bidang kebun di sebelah kanan dan kiri. “Makanlah dari rezeki Tuhan kalian dan bersyukurlah kepada-Nya. Negeri yang baik, dan Tuhan Yang Pengampun.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍ فِي مَسْكَنِهِمْ آيَةٌ ۖ جَنَّتَانِ عَنْ يَمِينٍ وَشِمَالٍlaqad kaana li-saba'in fii maskanihim aayatun jannataani an yamiinin wa-shimaalinsungguh, bagi Saba' pada tempat kediaman mereka ada suatu tanda, yaitu dua bidang kebun di sebelah kanan dan kiri
- كُلُوا مِنْ رِزْقِ رَبِّكُمْ وَاشْكُرُوا لَهُkuluu min rizqi rabbikum wa-shkuruu lahumakanlah dari rezeki Tuhan kalian dan bersyukurlah kepada-Nya
- بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌbaldatun tayyibatun wa-rabbun ghafuurunnegeri yang baik, dan Tuhan Yang Pengampun
Catatan pilihan kata (ringkas)
Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih. sebagian penerjemah: 'There was for Saba’ a proof in their dwelling-place: two gardens, on the right hand and on the left, “Eat of the provision of your Lord, and be grateful to Him. A good land and a forgiving Lord!”'
Aplikasi
Dua kebun kaum Saba' sebagai tanda nyata disertai instruksi eksplisit: 'makanlah rezeki Tuhanmu dan bersyukurlah... negeri yang baik, Tuhan yang pengampun', kelimpahan alam dipasangkan langsung dengan kewajiban bersyukur sebagai respons yang semestinya.