فَأَعْرَضُوا فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ سَيْلَ الْعَرِمِ وَبَدَّلْنَاهُمْ بِجَنَّتَيْهِمْ جَنَّتَيْنِ ذَوَاتَيْ أُكُلٍ خَمْطٍ وَأَثْلٍ وَشَيْءٍ مِنْ سِدْرٍ قَلِيلٍ
Tetapi mereka berpaling, maka Kami kirimkan kepada mereka banjir bendungan, dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang berbuah pahit, pohon asal, dan sedikit pohon sidir.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَأَعْرَضُوا فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ سَيْلَ الْعَرِمِfa-a'radhuu fa-arsalnaa 'alayhim sayla l-'arimitetapi mereka berpaling, maka Kami kirimkan kepada mereka banjir bendungan
- وَبَدَّلْنَاهُمْ بِجَنَّتَيْهِمْ جَنَّتَيْنِ ذَوَاتَيْ أُكُلٍ خَمْطٍ وَأَثْلٍ وَشَيْءٍ مِنْ سِدْرٍ قَلِيلٍwa-baddalnaahum bi-jannatayhim jannatayni dzawaatay ukulin khamthin wa-atslin wa-syay'in min sidrin qaliilindan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang berbuah pahit, pohon asal, dan sedikit pohon sidir
Terjemahan per kata (16 kata)
- فَأَعْرَضُواfa-a'radhuumaka mereka berpaling
- فَأَرْسَلْنَاfa-arsalnaamaka Kami mengirimkan
- عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
- سَيْلَsaylabanjir
- الْعَرِمِl-'arimibendungan
- وَبَدَّلْنَاهُمْwa-baddalnaahumdan Kami menggantikan bagi mereka
- بِجَنَّتَيْهِمْbi-jannatayhimdengan dua kebun mereka
- جَنَّتَيْنِjannataynidua kebun
- ذَوَاتَيْdzawaataydua yang memiliki
- أُكُلٍukulinbuah
- خَمْطٍkhamthinyang pahit
- وَأَثْلٍwa-atslindan pohon atsl
- وَشَيْءٍwa-syay'indan sesuatu
- مِنْmindari
- سِدْرٍsidrinpohon sidr
- قَلِيلٍqaliilinsedikit
Inti bacaan
Konsekuensi dari berpaling: banjir bendungan menggantikan dua kebun subur dengan tanaman berbuah pahit, pengingat bahwa kemakmuran infrastruktur/alam bukan berkah sekali-untuk-selamanya, melainkan memerlukan hubungan yang terus dijaga, bukan diabaikan setelah diterima.
Tafsiran
Ayat ini membalikkan kemakmuran di 34:15 secara total: berpaling dari syukur berujung pada bencana yang mengubah kebun subur menjadi lahan yang hampir tak berguna.
Renungan dan Hikmah
- Allah mengganti, bukan memusnahkan. Kebunnya tetap ada. Isinya yang berubah.
- Yang tumbuh sesudahnya disebut namanya. Buah pahit, pohon asal, sedikit sidir. Rinciannya diberikan.
- Sebabnya disebut Allah satu kata: berpaling. Bukan menyembah berhala. Cuma memalingkan muka.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar '-r-d, r-s-l, s-y-l, '-r-m, b-d-l, j-n-n, a-k-l, kh-m-t, a-ts-l, sh-y-a, s-d-r, q-l-l): a'raduu diterjemahkan 'berpaling' (akar '-r-d); sayl al-'arim diterjemahkan 'banjir bendungan' (akar s-y-l + akar '-r-m); baddalnaahum diterjemahkan 'Kami ganti' (akar b-d-l); ukul khamt diterjemahkan 'buah pahit' (akar '-k-l + akar kh-m-t); athl diterjemahkan 'pohon asal (cemara)'; sidr diterjemahkan 'sidir (bidara)'. gloss '(pohon-pohon)/(sejenis cemara)/(bidara)' + footnote dibuang.