وَلَا تَنْفَعُ الشَّفَاعَةُ عِنْدَهُ إِلَّا لِمَنْ أَذِنَ لَهُ ۚ حَتَّىٰ إِذَا فُزِّعَ عَنْ قُلُوبِهِمْ قَالُوا مَاذَا قَالَ رَبُّكُمْ ۖ قَالُوا الْحَقَّ ۖ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ
Dan tidaklah berguna syafaat di sisi-Nya, kecuali bagi orang yang diizinkan-Nya, sehingga apabila telah dihilangkan ketakutan dari hati mereka, mereka berkata, “Apa yang difirmankan Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Kebenaran.” Dan Dialah Sang Tinggi lagi Sang Besar.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَلَا تَنْفَعُ الشَّفَاعَةُ عِنْدَهُ إِلَّا لِمَنْ أَذِنَ لَهُwa-laa tanfa'u sy-syafaa'atu 'indahu illaa li-man adzina lahudan tidaklah berguna syafaat di sisi-Nya, kecuali bagi orang yang diizinkan-Nya
- حَتَّىٰ إِذَا فُزِّعَ عَنْ قُلُوبِهِمْ قَالُوا مَاذَا قَالَ رَبُّكُمْ ۖ قَالُوا الْحَقَّhattaa idzaa fuzzi'a 'an quluubihim qaaluu maadzaa qaala rabbukum qaaluu l-haqqasehingga apabila telah dihilangkan ketakutan dari hati mereka, mereka berkata, apa yang difirmankan Tuhanmu? Mereka menjawab, kebenaran
- وَهُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُwa-huwa l-'aliyyu l-kabiirudan Dialah Sang Tinggi lagi Sang Besar
Terjemahan per kata (22 kata)
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- تَنْفَعُtanfa'ubermanfaat
- الشَّفَاعَةُsy-syafaa'atusyafaat
- عِنْدَهُ'indahudi sisi-Nya
- إِلَّاillaakecuali
- لِمَنْli-manbagi orang yang
- أَذِنَadzinamengizinkan
- لَهُlahubaginya
- حَتَّىٰhattaasampai
- إِذَاidzaaapabila
- فُزِّعَfuzzi'adihilangkan ketakutan
- عَنْ'andari
- قُلُوبِهِمْquluubihimhati mereka
- قَالُواqaaluumereka berkata
- مَاذَاmaadzaaapa
- قَالَqaalaberkata
- رَبُّكُمْrabbukumTuhan kalian
- قَالُواqaaluumereka berkata
- الْحَقَّl-haqqakebenaran
- وَهُوَwa-huwadan Dia
- الْعَلِيُّl-'aliyyuMahatinggi
- الْكَبِيرُl-kabiiruMahabesar
Inti bacaan
Syafaat hanya berlaku bagi yang diizinkan, dan momen 'dihilangkan ketakutan dari hati' diikuti pengakuan kolektif bahwa yang difirmankan Tuhan adalah 'kebenaran', bahkan ketakutan tak menghalangi pengakuan jujur pada saat yang menentukan.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(pertolongan)' dihapus: 'asy-syafaa'atu' berdiri sendiri tanpa kualifikasi tambahan. 'Al-aliyyu l-kabiiru' konsisten dengan 31:30.
Tafsiran
Ayat ini membatasi konsep syafaat secara ketat, bukan hak otomatis siapa pun, melainkan izin khusus yang diikuti kepatuhan penuh terhadap kebenaran yang difirmankan.
Renungan dan Hikmah
- Allah membatasi syafaat pada yang diizinkan-Nya. Bukan hak siapa pun. Yang dibayangkan sebagai jalan pintas ditutup di kalimat pertama.
- Yang digambarkan ketakutan dihilangkan dari hati mereka. Baru bisa bicara. Bahkan yang diizinkan pun harus ditenangkan lebih dahulu.
- Allah merekam pertanyaan mereka: apa yang difirmankan Tuhanmu. Saling bertanya. Yang di sana pun masih perlu memastikan apa yang dikatakan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. contr. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.