وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا كَافَّةً لِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
Tidaklah Kami mengutus engkau kecuali kepada seluruh manusia sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. Akan tetapi, kebanyakan manusia tidak mengetahui.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا كَافَّةً لِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًاwa-maa arsalnaaka illaa kaaffatan li-n-naasi basyiiran wa-nadziirantidaklah Kami mengutus engkau kecuali kepada seluruh manusia sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan
- وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَwa-laakinna aktsara n-naasi laa ya'lamuunaakan tetapi, kebanyakan manusia tidak mengetahui
Terjemahan per kata (12 kata)
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- أَرْسَلْنَاكَarsalnaakaKami mengutusmu
- إِلَّاillaakecuali
- كَافَّةًkaaffatanseluruhnya
- لِلنَّاسِli-n-naasikepada manusia
- بَشِيرًاbasyiiranpembawa kabar gembira
- وَنَذِيرًاwa-nadziirandan pemberi peringatan
- وَلَٰكِنَّwa-laakinnatetapi
- أَكْثَرَaktsarakebanyakan
- النَّاسِn-naasimanusia
- لَاlaatidak
- يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui
Inti bacaan
Kata (كَافَّةً, kaaffatan) muncul di empat ayat Al-Qur'an, yaitu 2:208, 9:36, 9:122, dan 34:28, dan hanya 34:28 yang menaruhnya sebelum (لِلنَّاسِ, li-n-naasi).
Penjelasan pilihan kata
Susunan (وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا, wa-maa arsalnaaka illaa) yang berarti "tidaklah Kami mengutus engkau kecuali" muncul empat kali di empat surah, yaitu 17:105, 21:107, 25:56, dan 34:28. Kata (أَرْسَلْنَاكَ, arsalnaaka) tersusun dari kata kerja berakar ر-س-ل, akhiran (نَا, -naa) yang berarti "Kami", dan akhiran (كَ, -ka) yang berarti "engkau". Sesudah kata kecuali, 17:105 dan 25:56 memuat (مُبَشِّرًا وَنَذِيرًا, mubasysyiran wa-nadziiran) yang berarti "sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan", 21:107 memuat (رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ, rahmatan li-l-'aalamiina) yang berarti "sebagai rahmat bagi seisi alam", dan 34:28 memuat (كَافَّةً لِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا, kaaffatan li-n-naasi basyiiran wa-nadziiran). Ayat 34:28 dengan demikian memuat pasangan tugas yang sama dengan 17:105 dan 25:56, ditambah kata kaaffatan dan sasaran li-n-naasi. Terjemahan memakai "engkau" untuk akhiran -ka dan tidak menambahkan nama penerimanya, karena ayat ini tidak memuatnya.
Kata (كَافَّةً, kaaffatan) berakar ك-ف-ف dan muncul di empat ayat pada tiga surah, yaitu 2:208, 9:36, 9:122, dan 34:28. Di 2:208, (فِي السِّلْمِ كَافَّةً, fii s-silmi kaaffatan) diterjemahkan "ke dalam keberserahan secara menyeluruh". Di 9:36, (وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً, wa-qaatiluu l-musyrikiina kaaffatan) diterjemahkan "perangilah orang-orang musyrik semuanya", dan kata yang sama muncul sekali lagi di ayat itu sesudah "mereka memerangi kalian". Di 9:122, (لِيَنْفِرُوا كَافَّةً, li-yanfiruu kaaffatan) diterjemahkan "pergi semuanya". Di 9:36 dan 9:122 kaaffatan dipasangkan dengan kelompok orang, dan di 2:208 dengan keberserahan. Di 34:28 kata itu berada di antara illaa dan (لِلنَّاسِ, li-n-naasi), dan terjemahan mengikatnya ke "manusia", sehingga terbaca "kepada seluruh manusia". Susunan (كَافَّةً لِلنَّاسِ, kaaffatan li-n-naasi) hanya ada di 34:28. Pembacaan yang mengaitkan kaaffatan dengan kata kerja mengutus, sehingga terbaca "mengutus engkau sepenuhnya bagi manusia", tidak dipakai di terjemahan ini. Alasannya, 9:36 dan 9:122 memasangkan kata ini dengan kelompok orang, dan di 34:28 kelompok orang itu, li-n-naasi, berada tepat sesudahnya.
Pasangan (بَشِيرًا وَنَذِيرًا, basyiiran wa-nadziiran) yang berarti "pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan" muncul empat kali di empat surah, yaitu 2:119, 34:28, 35:24, dan 41:4. Di 2:119 dan 35:24 pasangan itu didahului (إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ بِالْحَقِّ, innaa arsalnaaka bi-l-haqqi) yang berarti "Sesungguhnya Kami mengutusmu dengan kebenaran". Di 41:4 pasangan itu menyusul 41:3 yang menyebut Kitab, dan disusul (فَأَعْرَضَ أَكْثَرُهُمْ, fa-a'radha aktsaruhum) yang berarti "tetapi kebanyakan mereka berpaling". Bentuk (مُبَشِّرًا, mubasysyiran) di 17:105 dan 25:56 berakar sama dengan basyiiran, yaitu ب-ش-ر, dan diterjemahkan dengan kata yang sama. Kata (نَذِيرًا, nadziiran) yang berarti "pemberi peringatan" muncul di dua belas ayat pada sembilan surah, yaitu 2:119, 17:105, 25:1, 25:7, 25:51, 25:56, 33:45, 34:28, 35:24, 41:4, 48:8, dan 74:36. Terjemahan memakai "kabar gembira" di 34:28 seperti di 2:119, 35:24, dan 41:4.
Susunan (أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ, aktsara n-naasi laa ya'lamuuna) muncul di sebelas ayat pada tujuh surah, yaitu 7:187, 12:21, 12:40, 12:68, 16:38, 30:6, 30:30, 34:28, 34:36, 40:57, dan 45:26. Di sepuluh ayat selain 34:28 terjemahan memakai "tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui" tanpa tambahan apa pun, dan terjemahan 34:28 mengikuti pola itu. Kata kerja (يَعْلَمُونَ, ya'lamuuna) yang berarti "mereka mengetahui" berakar ع-ل-م dan berada di ujung ayat pada kesebelas ayat itu, tanpa kata yang menjelaskan apa yang diketahui, sehingga terjemahan tidak menambahkan akhiran "-nya". Kata (أَكْثَرَ, aktsara) yang berarti "kebanyakan" berakar ك-ث-ر dan menyatakan sebagian besar sambil menyisakan sebagian yang lain. Kata (النَّاسِ, an-naasi) yang berarti "manusia" muncul dua kali dalam ayat ini, pertama pada "seluruh manusia" dan kedua pada "kebanyakan manusia".
Tafsiran
Ayat ini berbeda dari ayat di sekitarnya dalam hal siapa yang berbicara. Ayat 34:22, 34:24, 34:25, 34:26, dan 34:27 memuat perintah (قُلْ, qul) yang berarti "katakanlah", sedangkan 34:28 tidak memuatnya dan berbicara langsung kepada "engkau" dengan kata "Kami". Ayat 34:29 kembali ke ucapan pihak lain, dan 34:30 kembali memuat perintah qul. Dengan demikian 34:28 berada di antara isi yang diperintahkan untuk dikatakan dan kutipan ucapan pihak lain.
Isi ayat ini terbagi dua. Bagian pertama meluaskan sasaran pengutusan sampai seluruh manusia, bagian kedua menyebut bahwa kebanyakan manusia tidak mengetahui. Kata manusia dipakai dua kali untuk dua ukuran yang berbeda, yaitu semua dan kebanyakan. Ayat tidak menimbang satu terhadap yang lain dan tidak menyebut sebab perbedaan itu.
Surah 34 memuat dua ayat lain tentang pengutusan dengan sasaran yang lebih sempit. Ayat 34:34 menyebut pemberi peringatan yang diutus ke suatu negeri, dan 34:44 menyebut bahwa tidak ada pemberi peringatan yang diutus kepada "mereka" sebelum engkau. Ayat 34:28 berbeda dari keduanya karena menyebut "seluruh manusia".
Pasangan kabar gembira dan peringatan juga ada di 2:119, dan di sana disusul kalimat bahwa engkau tidak akan dimintai pertanggungjawaban tentang penghuni neraka, dengan kata kerja yang berakar sama dengan "ditanya" di 34:25. Ayat 34:28 tidak memuat kalimat semacam itu. Kalimat penutupnya, "kebanyakan manusia tidak mengetahui", pernah menyusul pertanyaan "kapan" di 7:187, dan 34:29 memuat pertanyaan "kapankah" tepat sesudahnya. Kedua ayat itu dapat dibaca berdampingan, tetapi 34:28 tidak menyatakan bahwa pertanyaan di 34:29 adalah isi dari apa yang tidak diketahui itu.
Renungan dan Hikmah
- Kata "seluruh manusia" di ayat ini tidak mengecualikan siapa pun dari sasaran pengutusan, dan kalimatnya langsung tanpa menyebut nama, sehingga pembaca termasuk di dalamnya. Dua ayat lain di surah yang sama, 34:34 dan 34:44, menyebut sasaran yang lebih sempit, yaitu suatu negeri dan "mereka" sebelum engkau. Pembaca yang biasa membaca ayat tentang pengutusan sebagai cerita tentang orang lain dapat memeriksa tempat duduk yang dipilihnya, sebagai penerima atau sebagai penonton. Apa yang berubah bila kalimat itu dibaca sebagai kalimat yang menjangkaunya?
- Dalam empat ayat yang memuat pasangan ini, yaitu 2:119, 34:28, 35:24, dan 41:4, kabar gembira selalu disebut lebih dulu dan peringatan menyusul. Di 41:4 pasangan itu disusul "kebanyakan mereka berpaling, sehingga mereka tidak mendengar", dan di 34:28 disusul "kebanyakan manusia tidak mengetahui". Dua tugas itu berjalan berdampingan dalam satu pengutusan, dan pembaca dapat bertanya mana yang lebih mudah didengarnya, kabar gembira atau peringatan. Bagian mana dari keduanya yang cenderung dilewatinya, dan apa yang tinggal bila salah satunya dibuang?
- Ayat ini memakai kata manusia dua kali, pertama dalam "seluruh manusia" dan kedua dalam "kebanyakan manusia". Jangkauan pengutusan lebih luas daripada jumlah yang mengetahui, dan ayat tidak menjelaskan sebabnya. Di 45:26 kalimat penutup yang sama datang sesudah Allah disebut menghidupkan, mematikan, dan mengumpulkan, sedangkan di 34:28 datang sesudah pengutusan. Kedua ayat berbeda konteks dan tidak saling menafsirkan. Kalimat yang sama menutup dua hal yang sangat berbeda, dan pembaca dapat bertanya apakah dirinya termasuk yang kebanyakan itu dalam urusan yang sedang dihadapinya.
- Di 7:187 kalimat "kebanyakan manusia tidak mengetahui" menyusul pernyataan bahwa pengetahuan tentang kiamat hanya ada pada Allah, di 12:21 menyusul pernyataan bahwa Allah berkuasa penuh atas urusan-Nya, dan di 30:6 menyusul pernyataan bahwa Allah tidak menyalahi janji-Nya. Di 34:28 hal yang tidak diketahui tidak disebut, dan terjemahan tidak mengisinya. Pembaca yang hendak mengisi bagian kosong itu dengan keyakinannya sendiri dapat berhenti sebentar dan bertanya dari ayat mana isinya diambil, dan apakah isi itu sudah pernah diperiksa terhadap teks.
- Di 2:119 pasangan kabar gembira dan peringatan disusul kalimat bahwa engkau tidak akan dimintai pertanggungjawaban tentang penghuni neraka, dan di 34:26 yang mengumpulkan dan memutuskan disebut Tuhan kita. Ayat 34:28 sendiri hanya menyebut dua tugas pengutusan, yaitu membawa kabar gembira dan memberi peringatan. Orang yang menyampaikan peringatan kepada keluarga atau rekannya dapat mengamati batas itu pada dirinya, sebab ayat ini berhenti pada membawa kabar gembira dan memberi peringatan. Seberapa sering tugas yang tidak disebut ikut ditambahkan, seperti memastikan lawan bicara setuju?
- Di 34:36 kalimat penutup yang sama menyusul pernyataan "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya", dan di 34:24 pertanyaan tentang siapa yang memberi rezeki dijawab "Allah". Dalam satu surah, ketidaktahuan kebanyakan manusia disebut sesudah pengutusan di 34:28 dan sesudah rezeki di 34:36. Ayat tidak menyatakan bahwa dua hal itu berkaitan. Pembaca dapat memperhatikan bahwa ketidaktahuan itu disebut di dua tempat yang berlainan, dan bertanya apakah lebih mudah mengaku tidak tahu tentang yang jauh daripada tentang yang menyangkut nafkahnya?