وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَنْ نُؤْمِنَ بِهَٰذَا الْقُرْآنِ وَلَا بِالَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ ۗ وَلَوْ تَرَىٰ إِذِ الظَّالِمُونَ مَوْقُوفُونَ عِنْدَ رَبِّهِمْ يَرْجِعُ بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ الْقَوْلَ يَقُولُ الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا لَوْلَا أَنْتُمْ لَكُنَّا مُؤْمِنِينَ

Dan orang-orang yang kufur berkata, “Kami tidak akan pernah beriman kepada Al-Qur'an ini dan tidak pula kepada yang sebelumnya.” Dan sekiranya engkau melihat ketika orang-orang zalim itu dihentikan di hadapan Tuhan mereka, sebagian mereka mengembalikan perkataan kepada sebagian yang lain , orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, “Seandainya bukan karena kalian, niscaya kami menjadi orang-orang mukmin.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَنْ نُؤْمِنَ بِهَٰذَا الْقُرْآنِ وَلَا بِالَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِwa-qaala lladziina kafaruu lan nu'mina bi-haadzaa l-qur'aani wa-laa bi-lladzii bayna yadayhidan orang-orang yang kufur berkata, kami tidak akan pernah beriman kepada Al-Qur'an ini dan tidak pula kepada yang sebelumnya
  2. وَلَوْ تَرَىٰ إِذِ الظَّالِمُونَ مَوْقُوفُونَ عِنْدَ رَبِّهِمْ يَرْجِعُ بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ الْقَوْلَwa-law taraa idzi zh-zhaalimuuna mawquufuuna 'inda rabbihim yarji'u ba'dhuhum ilaa ba'dhin l-qawladan sekiranya engkau melihat ketika orang-orang zalim itu dihentikan di hadapan Tuhan mereka, sebagian mereka mengembalikan perkataan kepada sebagian yang lain
  3. يَقُولُ الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا لَوْلَا أَنْتُمْ لَكُنَّا مُؤْمِنِينَyaquulu lladziina studh'ifuu li-lladziina stakbaruu lawlaa antum la-kunnaa mu'miniinaorang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, seandainya bukan karena kalian, niscaya kami menjadi orang-orang mukmin

Terjemahan per kata (32 kata)

  1. وَقَالَwa-qaaladan berkata
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. كَفَرُواkafaruukufur
  4. لَنْlantidak akan
  5. نُؤْمِنَnu'minakami beriman
  6. بِهَٰذَاbi-haadzaadengan ini
  7. الْقُرْآنِl-qur'aaniAl-Qur'an
  8. وَلَاwa-laadan tidak pula
  9. بِالَّذِيbi-lladziidengan yang
  10. بَيْنَbaynadi antara
  11. يَدَيْهِyadayhikedua tangannya
  12. وَلَوْwa-lawdan sekiranya
  13. تَرَىٰtaraaengkau melihat
  14. إِذِidziketika
  15. الظَّالِمُونَzh-zhaalimuunaorang-orang zalim
  16. مَوْقُوفُونَmawquufuunadihentikan
  17. عِنْدَ'indadi sisi
  18. رَبِّهِمْrabbihimTuhan mereka
  19. يَرْجِعُyarji'ukembali
  20. بَعْضُهُمْba'dhuhumsebagian mereka
  21. إِلَىٰilaakepada
  22. بَعْضٍba'dhinsebagian
  23. الْقَوْلَl-qawlaperkataan
  24. يَقُولُyaquuluberkata
  25. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  26. اسْتُضْعِفُواstudh'ifuumereka ditindas
  27. لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
  28. اسْتَكْبَرُواstakbaruumereka menyombongkan diri
  29. لَوْلَاlawlaamengapa tidak
  30. أَنْتُمْantumkalian
  31. لَكُنَّاla-kunnaaniscaya kami menjadi
  32. مُؤْمِنِينَmu'miniinaorang-orang beriman

Inti bacaan

Gambaran dramatis saling lempar kesalahan di akhirat: pengikut yang dianggap lemah berkata kepada pemimpin yang sombong, 'seandainya bukan karena kalian, niscaya kami menjadi orang-orang mukmin', pengingat bahwa menyalahkan pengaruh orang lain, meski ada benarnya, tidak sepenuhnya menghapus tanggung jawab pribadi untuk memilih.

Penjelasan pilihan kata

Tujuh tambahan kurung dihapus: '(kitab)', '(Alangkah mengerikan)', '(Nabi Muhammad)', '(saat)', '(saling berbantah)', '(Para pengikut)', '(para pemimpin)'; semuanya tafsir tambahan yang tak berdasar teks. 'Haadzaa l-qur'aani' diverifikasi lewat morfologi memakai kata 'qur'aan' (bukan 'kitaab') sehingga 'Al-Qur'an ini' tepat di ayat ini: berbeda dari 32:2/33:34 yang memakai akar berbeda.

Tafsiran

Ayat ini membuka narasi perdebatan di akhirat antara pemimpin dan pengikut yang menyombongkan diri: saling melempar tanggung jawab, sebuah gambaran betapa rapuhnya solidaritas yang dibangun di atas kesesatan bersama.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat ini menampilkan keretakan yang muncul begitu konsekuensi tak terelakkan, pengikut yang dulu tunduk kini menyalahkan pemimpin mereka secara terbuka, menunjukkan bahwa ikatan yang dibangun di atas kesesatan bersama tidak bertahan menghadapi kenyataan pertanggungjawaban individual.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. contr. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.