وَمَا أَرْسَلْنَا فِي قَرْيَةٍ مِنْ نَذِيرٍ إِلَّا قَالَ مُتْرَفُوهَا إِنَّا بِمَا أُرْسِلْتُمْ بِهِ كَافِرُونَ

Dan tidaklah Kami mengutus seorang pemberi peringatan ke suatu negeri, kecuali orang-orang yang bermewah-mewah di negeri itu berkata, “Sesungguhnya kami kufur terhadap apa yang kalian diutus dengannya.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَمَا أَرْسَلْنَا فِي قَرْيَةٍ مِنْ نَذِيرٍ إِلَّا قَالَ مُتْرَفُوهَاwa-maa arsalnaa fii qaryatin min nadziirin illaa qaala mutrafuuhaadan tidaklah Kami mengutus seorang pemberi peringatan ke suatu negeri, kecuali orang-orang yang bermewah-mewah di negeri itu berkata
  2. إِنَّا بِمَا أُرْسِلْتُمْ بِهِ كَافِرُونَinnaa bi-maa ursiltum bihi kaafiruunasesungguhnya kami kufur terhadap apa yang kalian diutus dengannya

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. وَمَاwa-maadan tidaklah
  2. أَرْسَلْنَاarsalnaaKami mengutus
  3. فِيfiidi
  4. قَرْيَةٍqaryatinnegeri
  5. مِنْmindari
  6. نَذِيرٍnadziirinpemberi peringatan
  7. إِلَّاillaakecuali
  8. قَالَqaalaberkata
  9. مُتْرَفُوهَاmutrafuuhaaorang-orang bermewahnya
  10. إِنَّاinnaasesungguhnya kami
  11. بِمَاbi-maaterhadap apa yang
  12. أُرْسِلْتُمْursiltumkalian diutus
  13. بِهِbihidengannya
  14. كَافِرُونَkaafiruunaorang-orang kafir

Inti bacaan

Pola historis yang konsisten: setiap pemberi peringatan yang diutus ke suatu negeri selalu ditolak oleh 'orang-orang yang bermewah-mewah' di sana, korelasi antara kenyamanan material berlebih dan resistensi terhadap pesan yang menuntut perubahan.

Tafsiran

Ayat ini menetapkan pola berulang di setiap negeri: penolakan terhadap peringatan datang secara konsisten dari kalangan yang bermewah-mewah, bukan kebetulan pada satu kaum tertentu saja.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut kelompok yang sama di tiap negeri. Bukan orang miskinnya. Yang bermewah-mewah.
  • Kata setiap dipakai, tanpa pengecualian. Bukan sering. Selalu.
  • Pola ini disebut Allah lintas tempat, bukan lintas waktu saja. Di mana pun. Yang nyaman paling sulit digerakkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-s-l, q-r-y, n-dz-r, q-w-l, t-r-f, k-f-r): maa arsalnaa fii qaryah min nadhiir illaa qaala mutrafuuhaa diterjemahkan 'tidaklah Kami utus pemberi peringatan ke negeri kecuali orang mewahnya berkata' (akar r-s-l + akar n-dz-r + akar t-r-f, elite mewah = penolak-tetap rasul, kritik-sosial berulang, cf. 43:23, 23:33); kaafiruun diterjemahkan 'mengingkari' (akar k-f-r). gloss '(di negeri itu)/(kerasulanmu)' dibuang.