قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
Katakanlah, “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya.” Akan tetapi, kebanyakan manusia tidak mengetahui.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُqul inna rabbii yabsuthu r-rizqa li-man yasyaa'u wa-yaqdirukatakanlah, sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya
- وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَwa-laakinna aktsara n-naasi laa ya'lamuunaakan tetapi, kebanyakan manusia tidak mengetahui
Terjemahan per kata (13 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- إِنَّinnasesungguhnya
- رَبِّيrabbiiTuhanku
- يَبْسُطُyabsuthumelapangkan
- الرِّزْقَr-rizqarezeki
- لِمَنْli-mankepada siapa yang
- يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
- وَيَقْدِرُwa-yaqdirudan Dia menyempitkan
- وَلَٰكِنَّwa-laakinnatetapi
- أَكْثَرَaktsarakebanyakan
- النَّاسِn-naasimanusia
- لَاlaatidak
- يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui
Inti bacaan
Bantahan langsung atas logika di ayat sebelumnya: 'Allah melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkan(-nya)', kelimpahan atau kesempitan materi bukan indikator status moral seseorang, melainkan mengikuti pola yang tidak selalu dipahami manusia.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Nabi Muhammad)' dihapus. 'Menyempitkan(-nya)' dan 'mengetahui(-nya)' dirapikan menjadi 'menyempitkannya' (konsisten 30:37) dan 'tidak mengetahui' (bentuk intransitif tanpa objek, sesuai pola umum 'laa ya'lamuuna' di seluruh teks).
Tafsiran
Ayat ini membantah logika keliru di 34:35 secara langsung: kelapangan dan kesempitan rezeki murni kehendak Allah, tidak berkorelasi dengan status keselamatan dari azab.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh menyatakan Dia melapangkan dan menyempitkan rezeki. Dua-duanya. Yang melapangkan dan yang menyempitkan disebut sebagai satu tangan.
- Penerimanya disebut siapa yang Dia kehendaki. Bukan yang paling pantas. Ukuran manusia tentang siapa yang layak kaya tidak dipakai di sini.
- Penutupnya menyebut kebanyakan manusia tidak mengetahui. Yang tak diketahui bukan faktanya, melainkan maksudnya. Kelapangan dan kesempitan dibaca terbalik oleh yang mengalaminya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; orang-kedua ayat ini murni 2MS/2FS, '-mu/engkau' terjemahan lain SAH. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras). ilm=pengetahuan (kata serapan 'ilmu'); a'lam=elatif; allama=kausatif 'mengajar'.