وَمَا أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ بِالَّتِي تُقَرِّبُكُمْ عِنْدَنَا زُلْفَىٰ إِلَّا مَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَأُولَٰئِكَ لَهُمْ جَزَاءُ الضِّعْفِ بِمَا عَمِلُوا وَهُمْ فِي الْغُرُفَاتِ آمِنُونَ

Dan bukanlah harta kalian dan bukan pula anak-anak kalian yang mendekatkan kalian kepada Kami sedekat-dekatnya, kecuali orang yang beriman dan beramal saleh; maka mereka itu memperoleh balasan yang berlipat ganda atas apa yang mereka kerjakan, dan mereka di kamar-kamar dalam keadaan aman.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَمَا أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ بِالَّتِي تُقَرِّبُكُمْ عِنْدَنَا زُلْفَىٰwa-maa amwaalukum wa-laa awlaadukum bi-llatii tuqarribukum 'indanaa zulfaadan bukanlah harta kalian dan bukan pula anak-anak kalian yang mendekatkan kalian kepada Kami sedekat-dekatnya
  2. إِلَّا مَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَأُولَٰئِكَ لَهُمْ جَزَاءُ الضِّعْفِ بِمَا عَمِلُواillaa man aamana wa-'amila shaalihan fa-ulaa'ika lahum jazaa'u dh-dhi'fi bi-maa 'amiluukecuali orang yang beriman dan beramal saleh; maka mereka itu memperoleh balasan yang berlipat ganda atas apa yang mereka kerjakan
  3. وَهُمْ فِي الْغُرُفَاتِ آمِنُونَwa-hum fii l-ghurufaati aaminuunadan mereka di kamar-kamar dalam keadaan aman

Terjemahan per kata (23 kata)

  1. وَمَاwa-maadan tidaklah
  2. أَمْوَالُكُمْamwaalukumharta kalian
  3. وَلَاwa-laadan tidak pula
  4. أَوْلَادُكُمْawlaadukumanak-anak kalian
  5. بِالَّتِيbi-llatiidengan yang
  6. تُقَرِّبُكُمْtuqarribukummendekatkan kalian
  7. عِنْدَنَا'indanaadi sisi Kami
  8. زُلْفَىٰzulfaakedekatan
  9. إِلَّاillaakecuali
  10. مَنْmanorang yang
  11. آمَنَaamanaberiman
  12. وَعَمِلَwa-'amiladan beramal
  13. صَالِحًاshaalihankebajikan
  14. فَأُولَٰئِكَfa-ulaa'ikamaka mereka itu
  15. لَهُمْlahumbagi mereka
  16. جَزَاءُjazaa'ubalasan
  17. الضِّعْفِdh-dhi'fiberlipat ganda
  18. بِمَاbi-maaatas apa yang
  19. عَمِلُوا'amiluumereka beramal
  20. وَهُمْwa-humdan mereka
  21. فِيfiidi
  22. الْغُرُفَاتِl-ghurufaatikamar-kamar
  23. آمِنُونَaaminuunaorang-orang yang aman

Inti bacaan

Kata (زُلْفَىٰ, zulfaa) muncul empat kali di Al-Qur'an, yaitu di 34:37, 38:25, 38:40, dan 39:3.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (وَمَا أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ, wa-maa amwaalukum wa-laa awlaadukum) yang berarti "dan bukanlah harta kalian dan bukan pula anak-anak kalian". Kata (أَمْوَالُكُمْ, amwaalukum) berakar م-و-ل dan (أَوْلَادُكُمْ, awlaadukum) berakar و-ل-د. Dua benda yang sama sudah disebut di 34:35 dalam bentuk (أَمْوَالًا وَأَوْلَادًا, amwaalan wa-awlaadan). Pasangan harta dan anak dengan wa-laa di tengahnya, (أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُمْ, amwaaluhum wa-laa awlaaduhum), muncul empat kali di tiga surah, yaitu 3:10, 3:116, 9:55, dan 58:17. Di 3:10, 3:116, dan 58:17 kata kerjanya "mencukupkan" dan harta serta anak itu milik orang ketiga, "mereka", sedangkan 9:55 memakai "mengagumkan". Di 34:37 kata kerjanya "mendekatkan" dan sasarannya "kalian", pihak yang diajak bicara. Kata penghubung (بِالَّتِي, bi-llatii) dipakai satu kali untuk kedua benda, sehingga penyangkalan jatuh pada harta dan anak sekaligus, dan terjemahan memakai satu kata "yang" untuk keduanya.

Kata kerja (تُقَرِّبُكُمْ, tuqarribukum) yang berarti "mendekatkan kalian" berakar ق-ر-ب dan berbentuk penguat, dan bentuk persis ini hanya muncul di 34:37. Tujuan kedekatannya ditulis (عِنْدَنَا زُلْفَىٰ, 'indanaa zulfaa) yang berarti "kepada Kami sedekat-dekatnya". Kata (زُلْفَىٰ, zulfaa) muncul empat kali di tiga surah, yaitu 34:37, 38:25, 38:40, dan 39:3. Di 39:3 kata itu dipakai oleh orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah, dalam (لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَىٰ, li-yuqarribuunaa ilaa llaahi zulfaa) yang berarti "agar mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya". Rumus kedua ayat sama, yaitu kata kerja dari akar ق-ر-ب lalu zulfaa, dan terjemahan memakai "sedekat-dekatnya" di keduanya. Perbedaannya, di 39:3 para pelindung diharapkan mendekatkan dengan tujuan Allah, sedangkan di 34:37 harta dan anak disangkal dengan tujuan "di sisi Kami". Di 38:25 dan 38:40 muncul (عِنْدَنَا لَزُلْفَىٰ, 'indanaa la-zulfaa) yang berarti "di sisi Kami kedudukan yang benar-benar dekat", tanpa kata kerja mendekatkan, sehingga terjemahannya berupa kata benda dan memuat penguat la-.

Rangkaian (إِلَّا مَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا, illaa man aamana wa-'amila shaalihan) yang berarti "kecuali orang yang beriman dan beramal saleh" memuat dua kata kerja lampau, (آمَنَ, aamana) dari akar أ-م-ن dan (عَمِلَ, 'amila) dari akar ع-م-ل. Tiga kata itu, (آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا, aamana wa-'amila shaalihan), muncul enam kali di lima surah, yaitu 18:88, 19:60, 20:82, 28:67, 28:80, dan 34:37. Tiga di antaranya, 18:88, 28:80, dan 34:37, memakainya langsung sesudah (مَنْ, man) yang berarti "orang yang", seperti (لِمَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا, li-man aamana wa-'amila shaalihan) di 28:80. Tiga lainnya menyisipkan "bertobat" sebelum "beriman", yaitu 19:60, 20:82, dan 28:67. Ayat ini tidak menyisipkan tobat.

Kata (جَزَاءُ الضِّعْفِ, jazaa'u dh-dhi'fi) yang berarti "balasan yang berlipat ganda" tersusun dari (جَزَاءُ, jazaa'u), kata benda dari akar ج-ز-ي, dan (الضِّعْفِ, dh-dhi'fi) dari akar ض-ع-ف. Bentuk tunggal ضِعْف muncul di empat ayat, yaitu 7:38, 17:75, 34:37, dan 38:61. Di 7:38 dan 38:61 kata itu menyertai azab, seperti (عَذَابًا ضِعْفًا, 'adzaaban dhi'fan) yang berarti "azab yang berlipat ganda", dan di 17:75 menyertai rasa yang ditimpakan, sehingga kata balasan menyertai ضِعْف di 34:37 saja. Bentuk dua, (ضِعْفَيْنِ, dhi'fayni), muncul di 2:265, 33:30, dan 33:68 dengan arti "dua kali lipat". Karena ayat ini memakai bentuk tunggal, angkanya tidak disebut, dan terjemahan memakai "berlipat ganda", tidak "dua kali lipat". Ungkapan sesudahnya, (بِمَا عَمِلُوا, bi-maa 'amiluu) yang berarti "atas apa yang mereka kerjakan", muncul tujuh kali di enam surah, yaitu 24:64, 31:23, 34:37, 41:50, 53:31, 58:6, dan 58:7. Lima di antaranya mengikuti kata "memberitakan" (24:64, 31:23, 41:50, 58:6, 58:7), dan dua mengikuti balasan (34:37, 53:31). Di 53:31 bunyinya (لِيَجْزِيَ الَّذِينَ أَسَاءُوا بِمَا عَمِلُوا, li-yajziya lladziina asaa'uu bi-maa 'amiluu) yang berarti "agar Dia membalas orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang mereka kerjakan", dan di sana kata kerjanya "membalas", sedangkan 34:37 memakai kata benda jazaa'u. Kata kerja ع-م-ل di akhir ayat sama dengan kata kerja kedua di kalimat pengecualian, sehingga balasan bertumpu pada pekerjaan yang sudah disebut di sana.

Kata (الْغُرُفَاتِ, l-ghurufaati) yang berarti "kamar-kamar" berakar غ-ر-ف dan berbentuk jamak dengan akhiran -aat, bentuk yang hanya muncul di 34:37. Bentuk jamak lain muncul di 29:58, (غُرَفًا, ghurafan), dan 39:20, (غُرَفٌ, ghurafun), yang keduanya diterjemahkan "kamar-kamar", dan terjemahan 34:37 mengikuti kedua ayat itu serta kata per kata ayat ini. Bentuk tunggal di 25:75, (الْغُرْفَةَ, l-ghurfata), diterjemahkan "tempat yang tinggi" dalam ayatnya sendiri. Kata (آمِنُونَ, aaminuuna) yang berarti "orang-orang yang aman" muncul dua kali, yaitu di 27:89 dan 34:37. Akarnya أ-م-ن sama dengan akar kata kerja (آمَنَ, aamana) di kalimat pengecualian, sehingga orang yang disebut beriman di awal dan orang yang disebut aman di akhir ditunjuk dengan akar yang sama.

Tafsiran

Ayat ini menjawab ucapan di 34:35, yang memuat (أَمْوَالًا وَأَوْلَادًا, amwaalan wa-awlaadan) dan klaim tidak akan diazab. Ayat 34:36 menjawab lebih dulu soal rezeki, dan 34:37 kembali kepada dua benda yang dijadikan alasan di 34:35. Susunannya tiga bagian: harta dan anak dinyatakan tidak mendekatkan, orang yang beriman dan beramal saleh dikecualikan, lalu kepada mereka disebut balasan berlipat dan keadaan aman di kamar-kamar. Ukuran yang dipakai ucapan 34:35 adalah jumlah, sedangkan ukuran yang dipakai 34:37 adalah dua perbuatan, beriman dan beramal.

Ayat ini memuat satu pertanyaan yang jawabannya tidak tertulis. Kalimat pengecualian menyebut orang, tetapi kalimat yang dikecualikan membicarakan harta dan anak. Teksnya tidak menyatakan apakah yang didekatkan itu dirinya sendiri atau harta dan anak yang dimilikinya, dan terjemahan mempertahankan kedua kemungkinan dengan tidak menambah kata. Syaratnya tertulis jelas, yaitu iman dan amal saleh, dan balasannya juga, yaitu berlipat dan aman.

Suara dalam ayat ini juga berganti. Ayat 34:36 dibuka dengan perintah "katakanlah" dan memakai "Tuhanku", sedangkan 34:37 memakai "Kami" pada (عِنْدَنَا, 'indanaa) dan "kalian" untuk yang diajak bicara, tanpa perintah "katakanlah". Perintah "katakanlah" kembali di 34:39. Dua ayat yang memuat perintah itu, 34:36 dan 34:39, mengapit dua ayat yang memakai "Kami", yaitu 34:37 dan 34:38.

Ayat 34:34 menyebut orang-orang yang bermewah-mewah di sebuah negeri dan ucapan penolakan mereka, lalu 34:35 memuat ucapan tentang harta dan anak. Teksnya tidak menyatakan apakah pembicara di kedua ayat itu orang yang sama. Rangkaiannya berjalan dari ucapan tentang kelimpahan, ke jawaban tentang kehendak atas rezeki, ke jawaban tentang kedekatan, lalu ke 34:38 yang kembali menyebut azab bagi orang yang berusaha melemahkan tanda-tanda.

Renungan dan Hikmah

  • Ucapan di 34:35 menghitung dengan dua benda, harta dan anak, dan 34:37 menyangkal keduanya dengan satu penghubung. Harta dan anak tidak dicela di ayat ini, dan keduanya dinyatakan tidak mendekatkan kepada Allah. Di 64:15 harta dan anak disebut cobaan, dan ayat itu ditutup dengan pernyataan bahwa di sisi Allah ada pahala yang agung. Kedua ayat berbicara dalam konteks yang berbeda, tetapi sama-sama menaruh harta dan anak di tempat yang tidak menentukan kedekatan. Pembaca yang menilai dirinya dari isi rekening, jumlah rumah, atau prestasi anak-anaknya dapat bertanya, bila kedua daftar itu disingkirkan dari neraca, apa yang masih tertulis di sana, dan apakah neraca lain yang disebut ayat ini pernah diperiksanya?
  • Kedekatan di 34:37 ditulis dengan (عِنْدَنَا, 'indanaa), "di sisi Kami", sehingga ukurannya dipegang oleh pihak yang berbicara dengan kata Kami. Di 39:3 orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah mengatakan bahwa pelindung itu mendekatkan mereka kepada Allah, dan di sana penentu kedekatan diserahkan kepada perantara. Dua ayat itu tidak sama konteksnya, karena 39:3 memuat ucapan sebuah kelompok dan 34:37 memuat jawaban. Dari keduanya pembaca dapat melihat dua cara menetapkan jarak, yaitu lewat orang atau benda yang dianggap menyambungkan, dan lewat apa yang disebut sendiri oleh Tuhan. Kepada siapa pembaca selama ini bertanya tentang jaraknya dari Allah, dan apakah yang ditanya itu pernah disebut di ayat ini?
  • Sesudah daftar benda dicoret, kalimat berikutnya langsung menyebut orang dengan dua kata kerja, beriman lalu beramal saleh. Pengecualiannya memuat dua perbuatan, tanpa kepemilikan, jabatan, atau garis keturunan. Kata kerja kedua kembali di ujung ayat sebagai dasar balasan, dalam bunyi "atas apa yang mereka kerjakan". Pekerjaan yang sudah lewat dengan begitu masih disebut oleh ayat, dan tidak hilang bersama waktunya. Pembaca yang pernah merasa amal kecilnya lenyap tanpa saksi dapat membaca ujung ayat ini sebagai tempat pekerjaan itu disebut lagi. Dari pekerjaan setahun terakhir yang sudah terlupakan, adakah yang menurut ayat ini masih menjadi dasar balasan?
  • Kata ضِعْف di 34:37 berbentuk tunggal dan tidak menyebut angka, sedangkan 6:160 menyebut sepuluh kali lipat bagi kebaikan yang dibawa. Dua ayat itu berbeda, sebab 6:160 menyebut jumlah dan 34:37 hanya menyebut berlipat ganda. Di awal surah yang sama, 34:4 menyebut bahwa Dia membalas orang-orang yang beriman dan beramal saleh, sehingga pasangan iman dan amal saleh sudah dikaitkan dengan balasan sejak ayat keempat. Pembaca yang terbiasa menghitung dengan angka, misalnya berapa kali lipat yang pantas diterimanya, bertemu ayat yang tidak memberi angka dan memberi kata saja. Apa yang berubah pada cara seseorang beramal bila ia tidak dapat menghitung berapa lipat yang akan Allah balaskan?
  • Orang yang disebut beriman di kalimat pengecualian dan orang yang disebut aman di ujung ayat memakai akar yang sama, أ-م-ن. Rasa aman yang diklaim di 34:35 bergantung pada hitungan harta dan anak, sedangkan rasa aman di 34:37 diberikan kepada orang yang beriman dan beramal saleh, di tempat yang disebut kamar-kamar. Ayat ini tidak menjelaskan bagaimana rasa aman itu dirasakan, dan hanya menyebut tempat dan keadaannya. Dua sumber rasa aman diletakkan berdampingan oleh susunan surah ini. Pembaca yang mencari ketenangan lewat tabungan, polis, atau banyaknya penopang di sekitarnya dapat menimbang dari mana rasa aman itu berasal. Ketika jumlah harta dan anak berkurang, rasa aman yang mana ikut berkurang, dan rasa aman yang mana tetap di tempatnya?
  • Ayat 34:37 ditutup dengan orang-orang beriman yang berada di kamar-kamar dalam keadaan aman, dan 39:20 menyebut kamar-kamar yang di atasnya ada kamar-kamar lain, lalu menutup dengan pernyataan bahwa Allah tidak menyalahi janji. Dua ayat itu berbeda surah dan tidak saling menafsirkan, tetapi keduanya memakai kata kamar-kamar bagi tempat yang diberikan kepada orang yang beriman atau bertakwa. Pembaca yang membayangkan masa depannya dalam bentuk rumah besar dapat membandingkan gambaran itu dengan kamar yang disebut kedua ayat tersebut, yang tidak disertai ukuran, perabot, atau nilai. Seperti apa kamar yang ia bayangkan sendiri, dan siapa yang diandaikannya sebagai pemberi kamar itu?