وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ يَقُولُ لِلْمَلَائِكَةِ أَهَٰؤُلَاءِ إِيَّاكُمْ كَانُوا يَعْبُدُونَ
Dan pada hari Dia mengumpulkan mereka semua, kemudian Dia berfirman kepada para malaikat, “Apakah mereka ini dahulu mengabdi kepada kalian?”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ يَقُولُ لِلْمَلَائِكَةِwa-yawma yahsyuruhum jamii'an tsumma yaquulu li-l-malaa'ikatidan pada hari Dia mengumpulkan mereka semua, kemudian Dia berfirman kepada para malaikat
- أَهَٰؤُلَاءِ إِيَّاكُمْ كَانُوا يَعْبُدُونَa-haa'ulaa'i iyyaakum kaanuu ya'buduunaapakah mereka ini dahulu mengabdi kepada kalian
Terjemahan per kata (10 kata)
- وَيَوْمَwa-yawmadan pada hari
- يَحْشُرُهُمْyahsyuruhummengumpulkan mereka
- جَمِيعًاjamii'ansemuanya
- ثُمَّtsummakemudian
- يَقُولُyaquuluberkata
- لِلْمَلَائِكَةِli-l-malaa'ikatikepada para malaikat
- أَهَٰؤُلَاءِa-haa'ulaa'iapakah mereka ini
- إِيَّاكُمْiyyaakumkalian
- كَانُواkaanuumereka selalu
- يَعْبُدُونَya'buduunamereka mengabdi
Inti bacaan
Kata (لِلْمَلَائِكَةِ, li-l-malaa'ikati) muncul sembilan kali di Al-Qur'an, yaitu di 2:30, 2:34, 7:11, 15:28, 17:61, 18:50, 20:116, 34:40, dan 38:71.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا, wa-yawma yahsyuruhum jamii'an) yang berarti "dan pada hari Dia mengumpulkan mereka semua". Kata kerja (يَحْشُرُهُمْ, yahsyuruhum) berakar ح-ش-ر dan muncul enam kali di enam surah, yaitu 4:172, 6:128, 10:45, 15:25, 25:17, dan 34:40. Gabungan dengan (جَمِيعًا, jamii'an) yang berarti "semuanya" hanya ada di 6:128 dan 34:40, dan terjemahan memakai "mengumpulkan" serta "semua" di keduanya. Di 6:22 dan 10:28 kata kerjanya memakai pelaku "Kami", (وَيَوْمَ نَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ نَقُولُ, wa-yawma nahsyuruhum jamii'an tsumma naquulu), dan kerangka itu, yaitu mengumpulkan semua lalu berkata, sama dengan 34:40 kecuali pelakunya. Bedanya, di 6:22 dan 10:28 ucapan itu ditujukan kepada orang-orang yang mempersekutukan, sedangkan di 34:40 ditujukan kepada para malaikat. Di 25:17 kata kerja yang sama disusul (وَمَا يَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ فَيَقُولُ, wa-maa ya'buduuna min duuni llaahi fa-yaquulu) yang berarti "dan apa yang mereka abdi selain Allah, lalu Dia berfirman", sehingga pelaku "Dia" di sana jelas Allah, dan susunan 34:40 mengikutinya. Penyambungnya berbeda: 25:17 memakai fa, "lalu", dan 34:40 memakai (ثُمَّ, tsumma) yang berarti "kemudian".
Kata (لِلْمَلَائِكَةِ, li-l-malaa'ikati) yang berarti "kepada para malaikat" muncul sembilan kali di delapan surah, yaitu 2:30, 2:34, 7:11, 15:28, 17:61, 18:50, 20:116, 34:40, dan 38:71. Delapan ayat lain memuat ucapan kepada para malaikat tentang pengangkatan khalifah, penciptaan manusia, atau perintah tunduk kepada Adam, seperti (ثُمَّ يَقُولُ لِلْمَلَائِكَةِ, tsumma yaquulu li-l-malaa'ikati) yang hanya ada di 34:40. Pertanyaan kepada para malaikat tentang pihak lain, yaitu pihak yang mengabdi kepada mereka, ada di 34:40 saja. Terjemahan memakai "berfirman" untuk (يَقُولُ, yaquulu) karena pelakunya Dia, sama dengan 2:30 dan 38:71.
Kata (أَهَٰؤُلَاءِ, a-haa'ulaa'i) yang berarti "apakah mereka ini" tersusun dari huruf tanya (أَ, a) dan (هَٰؤُلَاءِ, haa'ulaa'i), dan muncul empat kali, yaitu di 5:53, 6:53, 7:49, dan 34:40. Terjemahan memakai "mereka ini" untuk haa'ulaa'i, sedangkan untuk (أُولَٰئِكَ, ulaa'ika) di 34:38 memakai "mereka itu", sehingga dua sebutan yang berbeda dalam satu blok terbaca sebagai dua jarak yang berbeda dari pembicara.
Rangkaian (إِيَّاكُمْ كَانُوا يَعْبُدُونَ, iyyaakum kaanuu ya'buduuna) memuat tiga hal. Pertama, (يَعْبُدُونَ, ya'buduuna) berakar ع-ب-د dan diterjemahkan "mengabdi", sama dengan 1:5, (إِيَّاكَ نَعْبُدُ, iyyaaka na'budu) yang berarti "hanya kepada-Mu kami mengabdi", dan 39:3, (مَا نَعْبُدُهُمْ, maa na'buduhum) yang berarti "kami tidak mengabdi kepada mereka". Akar yang sama ada di (عِبَادِهِ, 'ibaadihi) pada 34:39, yang berarti "hamba-hamba-Nya", sehingga dua ayat berurutan memakai satu akar untuk hamba dan mengabdi. Kedua, (إِيَّاكُمْ, iyyaakum) adalah kata ganti lepas yang berdiri sebelum kata kerjanya, susunan yang juga ada di sepuluh ayat dengan kata kerja akar ع-ب-د, yaitu 1:5, 2:172, 10:28, 12:40, 16:114, 17:23, 28:63, 29:56, 34:40, dan 41:37. Di 10:28, (مَا كُنْتُمْ إِيَّانَا تَعْبُدُونَ, maa kuntum iyyaanaa ta'buduuna), dan di 28:63, (مَا كَانُوا إِيَّانَا يَعْبُدُونَ, maa kaanuu iyyaanaa ya'buduuna), pihak yang dilayani berbicara tentang orang yang mengabdi kepadanya, dan terjemahan memakai "mengabdi kepada" di tempat kata ganti lepas itu berdiri. Ketiga, (كَانُوا, kaanuu) di depan kata kerja sedang berlangsung menempatkan pengabdian itu di masa lalu, sehingga terjemahan menambah "dahulu". Bunyi kaanuu ya'buduuna muncul di 34:40, 34:41, dan 37:22.
Terjemahan ayat ini memakai "mengabdi" untuk (يَعْبُدُونَ, ya'buduuna), sesuai padanan akar ع-ب-د di 1:5, 36:60, dan 39:3, dan tidak lagi "menyembah".
Tafsiran
Ayat ini membuka satu adegan yang berlanjut sampai 34:42. Adegannya berurutan: pertanyaan kepada para malaikat di 34:40, jawaban mereka di 34:41, lalu keadaan hari itu di 34:42. Hari yang disebut di 34:40 muncul lagi di 34:42 dalam kata "hari ini", dan di antara keduanya ayat-ayat itu memuat satu pertanyaan, satu jawaban, dan satu putusan. Rangkaian harta dan anak yang memenuhi 34:35 sampai 34:39 berhenti, dan pembicaraan pindah ke hari pengumpulan.
Pertanyaan di ayat ini ditujukan kepada para malaikat, bukan kepada orang-orang yang mengabdi kepada mereka. Dalam adegan yang dibuka dengan mengumpulkan semua, orang yang dikumpulkan menjadi pihak yang mendengar, dan teksnya tidak memuat ucapan mereka. Ayat 34:40 juga tidak menyebut siapa "mereka" yang dikumpulkan, dan identitasnya baru terbaca dari ayat berikutnya, ketika 34:41 menyebut mereka mengabdi kepada jin dan 34:42 menyebut mereka sebagai orang-orang yang zalim.
Adegan yang sama muncul di 25:17, dengan susunan yang mirip tetapi pertanyaan yang berbeda. Di 25:17 Dia mengumpulkan mereka beserta apa yang mereka abdi selain Allah, lalu bertanya kepada yang diabdi apakah merekalah yang menyesatkan para hamba, ataukah para hamba itu sendiri yang tersesat. Di 34:40 pertanyaannya apakah mereka dahulu mengabdi kepada para malaikat. Pertanyaan pertama menyangkut siapa yang menyesatkan dan pertanyaan kedua menyangkut kepada siapa pengabdian itu diarahkan. Kedua ayat dijawab dengan kalimat pembuka yang sama, "Mahasuci Engkau", di 25:18 dan 34:41.
Ayat ini juga bersambung dengan klaim di 39:3, ketika orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah berkata bahwa mereka tidak mengabdi kepada pelindung itu kecuali agar didekatkan kepada Allah. Kedua ayat tidak menyebut kelompok yang sama, dan 39:3 tidak menyebut para malaikat. Ayat 34:40 memuat pertanyaan kepada pihak yang diabdi, tanpa alasan siapa pun mengabdi kepada mereka.
Renungan dan Hikmah
- Pertanyaan di 34:40 tidak diajukan kepada orang-orang yang mengabdi, melainkan kepada para malaikat yang mereka layani, dan orang-orang itu hanya mendengarkan. Dia, yang di ayat ini mengumpulkan semua orang lebih dulu, mengajukan pertanyaan itu di hadapan mereka. Pembaca yang mengabdikan diri kepada seorang tokoh, sebuah lembaga, atau sebuah cita-cita dapat membayangkan pertanyaan yang sama diajukan kepada pihak yang dilayaninya itu, apakah pembaca memang pernah mengabdi kepadanya. Bila pertanyaan itu diajukan kepada tokoh yang paling pembaca teladani, apa yang akan dijawabnya, dan apakah jawaban itu akan sama dengan harapan pembaca?
- Kata dahulu di terjemahan 34:40 berasal dari kaanuu di depan kata kerja mengabdi, sehingga pengabdian itu ditempatkan di masa lalu yang berlangsung berulang. Pada hari yang dibuka dengan pengumpulan semua orang, kebiasaan mereka disebut sebagai sesuatu yang sudah selesai dan bisa ditunjuk. Pembaca yang hari ini menjalani sebuah kebiasaan sebagai sesuatu yang biasa, misalnya kepada siapa dirinya paling sering menyesuaikan pendapat, dapat membayangkan kebiasaan itu kelak ditunjuk dengan kata dahulu. Apa yang sekarang berlangsung tanpa pernah dipertanyakan dalam hidup pembaca, yang pada hari itu akan disebut dalam kalimat yang diawali dengan kaanuu?
- Kata semua di 34:40 mengumpulkan orang-orang itu dalam satu hari, dan ucapan Dia ditujukan kepada para malaikat, yaitu pihak lain di ruangan yang sama. Di 6:128 bunyi yang sama, yahsyuruhum jamii'an, disusul seruan kepada golongan jin, sehingga yang dikumpulkan di ayat itu mencakup pihak yang bukan manusia. Dua ayat itu berbeda siapa yang diajak bicara, dan keduanya menunjukkan bahwa pengumpulan di dua ayat itu mencakup pihak selain manusia. Pembaca yang membayangkan hari itu sebagai pertemuan antara dirinya dan Tuhan semata dapat menambahkan pihak-pihak lain ke dalam gambaran itu. Siapa saja yang pembaca bayangkan hadir dan mendengar, dan apakah ada di antara mereka yang tidak ingin ditemuinya?
- Kata hamba-hamba-Nya di 34:39 dan kata mengabdi di 34:40 berasal dari akar yang sama, ع-ب-د, dan kedua ayat itu berurutan. Di 34:39 orang yang dilapangkan dan orang yang disempitkan sama-sama disebut hamba-Nya, lalu di 34:40 kata kerja dari akar itu dipakai untuk pengabdian kepada para malaikat. Pembaca yang membaca dua ayat ini berurutan menemui satu kata yang dipakai dua kali, pertama untuk kedudukan dan kedua untuk perbuatan. Sebutan hamba yang sudah diterima pembaca dari ayat sebelumnya kemudian disusul pertanyaan tentang arah pengabdian. Bila pembaca disebut hamba Allah di ayat yang baru dibacanya, kepada siapa kata kerja mengabdi di ayat sesudahnya menunjuk pembaca?
- Di 34:37 harta dan anak dinyatakan tidak mendekatkan kepada Kami, dan di 39:3 orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah mengatakan bahwa mereka mengabdi kepada pelindung itu agar didekatkan kepada Allah. Di 34:40 pertanyaan diajukan kepada pihak yang diabdi, sehingga tiga ayat itu menyentuh satu soal dari tiga sisi, yaitu apa yang tidak mendekatkan, apa yang diharapkan mendekatkan, dan pertanyaan kepada pihak yang diharapkan. Ketiganya tidak menyebut kelompok yang sama, dan 39:3 tidak menyebut para malaikat. Pembaca yang pernah berharap sebuah jalur membuatnya lebih dekat kepada Allah dapat memeriksa bagaimana pihak yang dijadikan jalur itu memandang hubungan tersebut. Seandainya pihak itu ditanya, apakah dia akan membenarkan bahwa pembaca pernah mengabdi kepadanya?
- Di 34:40 pengumpulan dan pertanyaan dipisahkan kata kemudian, sedangkan di 25:17 dipisahkan fa, yaitu lalu. Ayat ini tidak menggambarkan apa yang terjadi di antara keduanya. Pembaca yang membayangkan hari itu langsung berupa putusan menemui satu kata penghubung yang tidak menyebut isi jeda, dan teksnya tidak menjelaskannya. Dia mengumpulkan lebih dulu lalu bertanya, dan dalam urutan itu pembaca dapat mengingat keputusan yang paling sering ditunda, karena kata kemudian membuka ruang bagi sesuatu yang belum ditulis. Bila antara dikumpulkan dan ditanyai ada jeda yang tidak diceritakan, apa yang ingin pembaca sudah selesaikan sebelum jeda itu berakhir?