فَالْيَوْمَ لَا يَمْلِكُ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ نَفْعًا وَلَا ضَرًّا وَنَقُولُ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا ذُوقُوا عَذَابَ النَّارِ الَّتِي كُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ

Maka pada hari ini, sebagian kalian tidak memiliki kuasa untuk mendatangkan manfaat bagi sebagian yang lain, dan tidak pula mudarat. Dan Kami berkata kepada orang-orang yang zalim, “Rasakanlah azab api yang dahulu kalian dustakan.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَالْيَوْمَ لَا يَمْلِكُ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ نَفْعًا وَلَا ضَرًّاfa-l-yawma laa yamliku ba'dhukum li-ba'dhin naf'an wa-laa dharranmaka pada hari ini, sebagian kalian tidak memiliki kuasa untuk mendatangkan manfaat bagi sebagian yang lain, dan tidak pula mudarat
  2. وَنَقُولُ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا ذُوقُوا عَذَابَ النَّارِ الَّتِي كُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَwa-naquulu li-lladziina zhalamuu dzuuquu 'adzaaba n-naari llatii kuntum bihaa tukadzdzibuunadan Kami berkata kepada orang-orang yang zalim, rasakanlah azab api yang dahulu kalian dustakan

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. فَالْيَوْمَfa-l-yawmamaka pada hari ini
  2. لَاlaatidak
  3. يَمْلِكُyamlikumemiliki
  4. بَعْضُكُمْba'dhukumsebagian kalian
  5. لِبَعْضٍli-ba'dhinbagi sebagian
  6. نَفْعًاnaf'anmanfaat
  7. وَلَاwa-laadan tidak pula
  8. ضَرًّاdharranmudarat
  9. وَنَقُولُwa-naquuludan Kami berkata
  10. لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
  11. ظَلَمُواzhalamuuberbuat zalim
  12. ذُوقُواdzuuquurasakanlah kalian
  13. عَذَابَ'adzaabaazab
  14. النَّارِn-naariapi
  15. الَّتِيllatiiyang
  16. كُنْتُمْkuntumkalian selalu
  17. بِهَاbihaapadanya
  18. تُكَذِّبُونَtukadzdzibuunakalian mendustakan

Inti bacaan

Momen ketidakberdayaan total: 'sebagian kalian tidak kuasa memberi manfaat dan tidak pula mudarat kepada sebagian yang lain', jaringan relasi dan pengaruh sosial yang dulu diandalkan di dunia tidak lagi berfungsi sama sekali pada momen akhir.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(memberi)' dirajut langsung sebagai 'mendatangkan': kata kerja penghubung yang diperlukan secara gramatikal untuk pola 'yamliku... naf'an' ('memiliki kuasa atas manfaat'), bukan tafsir tambahan. Tambahan '(pula)' dirajut alami tanpa kurung.

Tafsiran

Ayat ini menutup konfrontasi antara para penyembah dan yang disembah: ketiadaan kuasa saling menguntungkan atau merugikan di hari itu menegaskan kesia-siaan penyembahan yang salah arah.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut sebagian kalian tak berkuasa mendatangkan manfaat maupun mudarat bagi sebagian yang lain. Dua arah. Hubungan yang dahulu menentukan segalanya berhenti berfungsi.
  • Keterangan waktunya pada hari ini. Bukan selamanya. Yang berubah bukan sifat mereka, melainkan tempat dan waktunya.
  • Allah menutup dengan menyebut azab yang dahulu mereka dustakan. Diingatkan pada saat itu. Yang dibantah seumur hidup dihadirkan tanpa satu kata bantahan balik.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar y-w-m, m-l-k, b-'-d, n-f-', d-r-r, q-w-l, zh-l-m, dz-w-q, '-dz-b, n-w-r, k-w-n, k-dz-b): laa yamliku ba'dukum li-ba'd naf'an wa laa darran diterjemahkan 'sebagian kalian tak kuasa memberi manfaat & mudarat kpd sebagian lain' (akar m-l-k + akar n-f-' + akar d-r-r, tak ada pertolongan-perwakilan di Pengadilan); tukadhdhibuun diterjemahkan 'kalian dustakan' (akar k-dz-b). Selaras.