فَالْيَوْمَ لَا يَمْلِكُ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ نَفْعًا وَلَا ضَرًّا وَنَقُولُ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا ذُوقُوا عَذَابَ النَّارِ الَّتِي كُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ

Maka pada hari ini, sebagian kalian tidak memiliki kuasa untuk mendatangkan manfaat bagi sebagian yang lain, dan tidak pula mudarat. Dan Kami berkata kepada orang-orang yang zalim, “Rasakanlah azab api yang dahulu kalian dustakan.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَالْيَوْمَ لَا يَمْلِكُ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ نَفْعًا وَلَا ضَرًّاfa-l-yawma laa yamliku ba'dhukum li-ba'dhin naf'an wa-laa dharranmaka pada hari ini, sebagian kalian tidak memiliki kuasa untuk mendatangkan manfaat bagi sebagian yang lain, dan tidak pula mudarat
  2. وَنَقُولُ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا ذُوقُوا عَذَابَ النَّارِ الَّتِي كُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَwa-naquulu li-lladziina zhalamuu dzuuquu 'adzaaba n-naari llatii kuntum bihaa tukadzdzibuunadan Kami berkata kepada orang-orang yang zalim, rasakanlah azab api yang dahulu kalian dustakan

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. فَالْيَوْمَfa-l-yawmamaka pada hari ini
  2. لَاlaatidak
  3. يَمْلِكُyamlikumemiliki
  4. بَعْضُكُمْba'dhukumsebagian kalian
  5. لِبَعْضٍli-ba'dhinbagi sebagian
  6. نَفْعًاnaf'anmanfaat
  7. وَلَاwa-laadan tidak pula
  8. ضَرًّاdharranmudarat
  9. وَنَقُولُwa-naquuludan Kami berkata
  10. لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
  11. ظَلَمُواzhalamuuberbuat zalim
  12. ذُوقُواdzuuquurasakanlah kalian
  13. عَذَابَ'adzaabaazab
  14. النَّارِn-naariapi
  15. الَّتِيllatiiyang
  16. كُنْتُمْkuntumkalian selalu
  17. بِهَاbihaapadanya
  18. تُكَذِّبُونَtukadzdzibuunakalian mendustakan

Inti bacaan

Pasangan (نَفْعًا وَلَا ضَرًّا, naf'an wa-laa dharran) muncul tiga kali di Al-Qur'an, yaitu di 7:188, 13:16, dan 34:42.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (فَالْيَوْمَ, fa-l-yawma) yang berarti "maka pada hari ini". Gabungan fa-l-yawma disusul laa, "tidak", muncul empat kali di empat surah, yaitu 34:42, 36:54, 45:35, dan 57:15. Keempatnya menyebut sesuatu yang tidak terjadi pada hari itu, yaitu tidak ada kuasa saling memberi manfaat di 34:42, (فَالْيَوْمَ لَا تُظْلَمُ, fa-l-yawma laa tuzhlamu) yang berarti "maka pada hari ini tidak ada yang dizalimi" di 36:54, (فَالْيَوْمَ لَا يُخْرَجُونَ, fa-l-yawma laa yukhrajuuna) yang berarti "maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan" di 45:35, dan (فَالْيَوْمَ لَا يُؤْخَذُ, fa-l-yawma laa yu'khadzu) yang berarti "maka pada hari ini tidak diambil" di 57:15. Terjemahan memakai "maka pada hari ini" di keempatnya.

Kalimat (لَا يَمْلِكُ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ نَفْعًا وَلَا ضَرًّا, laa yamliku ba'dhukum li-ba'dhin naf'an wa-laa dharran) yang berarti "sebagian kalian tidak memiliki kuasa untuk mendatangkan manfaat bagi sebagian yang lain, dan tidak pula mudarat" memuat kata kerja (يَمْلِكُ, yamliku) dari akar م-ل-ك. Bunyi laa yamliku muncul tiga belas kali di dua belas surah, yaitu 5:76, 13:16, 16:73, 17:56, 19:87, 20:89, 25:3, 29:17, 34:22, 34:42, 39:43, 43:86, dan 78:37. Terjemahan 34:42 menggabungkan tiga padanan yang dipakai ayat lain untuk kata kerja itu bila objeknya manfaat dan mudarat, yaitu "memiliki" dari kata per kata, "kuasa" seperti "tidak kuasa" di 7:188 dan "tidak berkuasa" di 13:16, dan "mendatangkan" seperti di 5:76 dan 7:188. Pasangan (نَفْعًا وَلَا ضَرًّا, naf'an wa-laa dharran) yang berarti "manfaat maupun mudarat" muncul tiga kali, yaitu di 7:188, 13:16, dan 34:42. Di 7:188, (لَا أَمْلِكُ لِنَفْسِي نَفْعًا وَلَا ضَرًّا, laa amliku li-nafsii naf'an wa-laa dharran), kuasa itu dinafikan bagi diri sendiri, dan di 13:16, (لَا يَمْلِكُونَ لِأَنْفُسِهِمْ نَفْعًا وَلَا ضَرًّا, laa yamlikuuna li-anfusihim naf'an wa-laa dharran), bagi diri mereka sendiri. Di 34:42 sasarannya (لِبَعْضٍ, li-ba'dhin) yang berarti "bagi sebagian yang lain".

Frasa (بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ, ba'dhukum li-ba'dhin) muncul empat kali, yaitu di 2:36, 7:24, 20:123, dan 34:42. Di tiga ayat pertama bunyinya (بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ, ba'dhukum li-ba'dhin 'aduwwun) yang berarti "sebagian kalian musuh bagi sebagian yang lain", dan di 34:42 kata yang sama disusul manfaat dan mudarat. Konteks keduanya berbeda dan terjemahan tidak menyamakannya.

Kalimat kedua dibuka dengan (وَنَقُولُ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا, wa-naquulu li-lladziina zhalamuu) yang berarti "dan Kami berkata kepada orang-orang yang zalim". Bunyi naquulu li-lladziina muncul tiga kali, yaitu di 6:22, 10:28, dan 34:42. Di 6:22 dan 10:28 ucapan itu ditujukan kepada orang-orang yang mempersekutukan, dan di 34:42 kepada orang-orang yang zalim, kata yang berakar ظ-ل-م. Kata kerja perintahnya, (ذُوقُوا, dzuuquu) yang berarti "rasakanlah" dari akar ذ-و-ق, muncul dua puluh empat kali di sembilan belas surah. Gabungan (ذُوقُوا عَذَابَ النَّارِ, dzuuquu 'adzaaba n-naari) yang berarti "rasakanlah azab api" ada di dua ayat, yaitu 32:20 dan 34:42.

Kata penghubung (الَّتِي, llatii) pada (الَّتِي كُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ, llatii kuntum bihaa tukadzdzibuuna) yang berarti "yang dahulu kalian dustakan" berbentuk perempuan, sehingga mengikuti (النَّارِ, n-naari), "api". Di 32:20 bunyinya (الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ, lladzii kuntum bihi tukadzdzibuuna) dengan kata penghubung laki-laki, yang mengikuti (عَذَابَ, 'adzaaba), "azab". Rangkaian kuntum bihaa tukadzdzibuuna muncul tiga kali, yaitu 23:105, 34:42, dan 52:14. Di 52:14, (النَّارُ الَّتِي كُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ, n-naaru allatii kuntum bihaa tukadzdzibuuna), api menjadi sasaran pendustaan, sama dengan 34:42, sedangkan di 23:105, (فَكُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ, fa-kuntum bihaa tukadzdzibuuna), sasarannya tanda-tanda. Terjemahan memakai "dustakan" untuk kata kerja bentuk kedua dari akar ك-ذ-ب, dan "dahulu" karena kuntum mendahului kata kerjanya.

Tafsiran

Ayat ini menutup adegan 34:40 sampai 34:42, yang berurutan dari pertanyaan, jawaban, lalu putusan. Kata "maka" di awalnya menyambung ayat ini dengan jawaban para malaikat di 34:41, dan kata "hari ini" menjawab "hari" yang dibuka di 34:40. Isi ayat terdiri dari dua kalimat, yang pertama menyebut keadaan antara sesama yang dikumpulkan dan yang kedua menyebut ucapan kepada orang-orang yang zalim.

Kata "kalian" di bagian pertama ayat ini punya acuan yang tidak sepenuhnya jelas. Di 34:40 "kalian" menunjuk para malaikat, sedangkan di 34:42 "sebagian kalian" menunjuk pihak yang saling berhubungan, dan teksnya tidak menyatakan apakah para malaikat termasuk di dalamnya. Ayat ini menyatakan tegas bahwa sebagian dari mereka yang dikumpulkan tidak memiliki kuasa mendatangkan manfaat maupun mudarat bagi sebagian yang lain. Pernyataan itu menutup hubungan antar-pihak yang dibangun lewat pengabdian di 34:40.

Dalam surah yang sama, gambaran yang serupa muncul di 34:31 sampai 34:33. Ayat 34:31 menyebut orang-orang zalim yang dihentikan di hadapan Tuhan mereka dan sebagian mengembalikan perkataan kepada sebagian yang lain, yaitu (يَرْجِعُ بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ, yarji'u ba'dhuhum ilaa ba'dhin). Ayat 34:42 memuat pernyataan bahwa sebagian tidak memiliki kuasa atas sebagian yang lain. Kedua ayat memakai kata bagian berpasangan, dan keduanya berbicara tentang hubungan antara orang-orang yang dikumpulkan.

Di 34:22 pernyataan yang serupa disebut tentang mereka yang diseru selain Allah, yaitu tidak memiliki seberat zarah pun. Di 34:42 ketiadaan kuasa itu diterapkan antara sesama yang dikumpulkan. Ayat 34:43 kembali ke dunia dan memuat ucapan penolakan terhadap tanda-tanda yang dibacakan. Hubungan antara ucapan itu dan kata "dustakan" di 34:42 tidak dinyatakan ayat mana pun.

Renungan dan Hikmah

  • Frasa sebagian kalian bagi sebagian yang lain dipakai di 2:36, 7:24, dan 20:123 untuk permusuhan, dan di 34:42 untuk ketiadaan kuasa memberi manfaat dan mudarat. Pembaca yang menilai hubungan dengan orang lain menurut siapa yang dapat menolong dan siapa yang dapat merugikan menemui ayat yang menyebut keduanya tidak berlaku pada hari itu. Di 13:16 pertanyaan siapa Tuhan langit dan bumi dijawab dengan Allah, lalu pelindung selain Dia dinyatakan tidak berkuasa bagi diri mereka sendiri, manfaat maupun mudarat. Konteks kedua ayat berbeda, dan keduanya membatasi kuasa orang atas orang. Siapa yang pembaca anggap dapat menolongnya, dan apa yang tersisa dari rasa bergantung itu bila kuasanya dinyatakan hilang pada hari ini?
  • Gabungan "maka pada hari ini tidak" muncul di empat ayat, dan tiap ayat menyebut sesuatu yang ditiadakan, yaitu kuasa saling menolong di 34:42, kezaliman di 36:54, pengeluaran di 45:35, dan tebusan di 57:15. Ayat 45:35 menyebut bahwa orang-orang itu menjadikan tanda-tanda Allah sebagai olok-olok, dan ayat 57:15 memuat tebusan yang tidak diambil. Keempat ayat itu berasal dari surah yang berbeda dan menyebut orang yang berbeda. Pembaca dapat menyusun daftarnya sendiri tentang hal yang kini diandalkan, misalnya kenalan, uang tebusan, atau kesempatan memperbaiki keadaan, lalu melihat bahwa ayat-ayat itu menaruh barang serupa di sisi yang ditiadakan. Dari yang diandalkan pembaca, mana yang termasuk dalam keempat daftar ayat itu?
  • Kata "yang" di 34:42 berbentuk perempuan dan mengikuti api, sehingga api menjadi sasaran pendustaan, sedangkan di 32:20 kata "yang" itu berbentuk laki-laki dan mengikuti azab, dan di 23:105 yang didustakan adalah tanda-tanda. Tiga ayat itu menyebut tiga sasaran pendustaan, dan tidak ada yang menyatakan bahwa ketiganya sama. Pembaca yang menolak sesuatu, misalnya api, azab, atau tanda-tanda yang dibacakan, menemui ayat yang menyebut api sebagai yang didustakan, dalam ucapan Kami kepada orang-orang yang zalim. Apa yang paling sering pembaca tolak karena belum pernah dirasakannya?
  • Di 34:22 mereka yang diseru selain Allah dinyatakan tidak memiliki seberat zarah pun, dan di 34:42 sebagian dari yang dikumpulkan dinyatakan tidak memiliki kuasa mendatangkan manfaat maupun mudarat bagi sebagian yang lain. Dua ayat itu berada di surah yang sama dan memakai kata kerja yang sama, memiliki, dengan sasaran yang berbeda. Pembaca yang pernah menggantungkan sebuah harapan pada orang yang dikagumi dapat menimbang bahwa kata kerja memiliki di kedua ayat itu dinafikan, di satu sisi bagi yang diseru dan di sisi lain bagi sesama yang dikumpulkan. Bila yang dikagumi dan yang mengagumi sama-sama tidak memiliki kuasa itu, kepada siapa pembaca sebenarnya meminta, dan apakah permintaan itu sudah diarahkan kepada Allah?
  • Kata kerja rasakanlah di 34:42 muncul dalam rangkaian yang sama dengan dustakan, sehingga yang dulu didustakan kini dirasakan. Gabungan rasakanlah azab api ada di 32:20 dan 34:42, dan keduanya disusul penyebutan bahwa azab yang kini dirasakan dahulu didustakan. Kata kerja merasakan dalam terjemahan ini menunjuk pengalaman langsung. Pembaca yang sering menolak atau memperdebatkan sesuatu tanpa mengalaminya dapat memperhatikan pergeseran kata kerja itu, dari mendustakan ke merasakan. Bila ada hal yang selama ini hanya ditolak dari kejauhan, apa yang berubah dalam hidup pembaca ketika kata kerjanya berganti menjadi merasakan?
  • Di 34:41 para malaikat membicarakan orang-orang itu dengan kata mereka, dan di 34:42 mereka disapa langsung dengan kata kalian dalam ucapan Kami kepada orang-orang yang zalim. Dalam dua ayat berurutan, orang-orang itu berpindah dari orang yang dibicarakan menjadi orang yang diajak bicara. Pembaca yang lebih sering mendengar dirinya dibicarakan, entah dalam kabar, penilaian, atau desas-desus, menemui ayat yang membawa pembicaraan langsung kepada orangnya. Seperti apa kalimat pertama yang akan terdengar bila Dia menyapa pembaca langsung, dan apakah pembaca sudah menyiapkan jawabannya?