وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا بَيِّنَاتٍ قَالُوا مَا هَٰذَا إِلَّا رَجُلٌ يُرِيدُ أَنْ يَصُدَّكُمْ عَمَّا كَانَ يَعْبُدُ آبَاؤُكُمْ وَقَالُوا مَا هَٰذَا إِلَّا إِفْكٌ مُفْتَرًى ۚ وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلْحَقِّ لَمَّا جَاءَهُمْ إِنْ هَٰذَا إِلَّا سِحْرٌ مُبِينٌ
Dan apabila dibacakan kepada mereka tanda-tanda Kami yang terang, mereka berkata, “Orang ini tidak lain hanya ingin menghalang-halangi kalian dari apa yang biasa disembah oleh nenek moyang kalian.” Dan mereka berkata, “Ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan saja.” Dan orang-orang yang kufur berkata tentang kebenaran ketika ia datang kepada mereka, “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا بَيِّنَاتٍ قَالُوا مَا هَٰذَا إِلَّا رَجُلٌ يُرِيدُ أَنْ يَصُدَّكُمْ عَمَّا كَانَ يَعْبُدُ آبَاؤُكُمْwa-idzaa tutlaa 'alayhim aayaatunaa bayyinaatin qaaluu maa haadzaa illaa rajulun yuriidu an yashuddakum 'ammaa kaana ya'budu aabaa'ukumdan apabila dibacakan kepada mereka tanda-tanda Kami yang terang, mereka berkata, orang ini tidak lain hanya ingin menghalang-halangi kalian dari apa yang biasa disembah oleh nenek moyang kalian
- وَقَالُوا مَا هَٰذَا إِلَّا إِفْكٌ مُفْتَرًىwa-qaaluu maa haadzaa illaa ifkun muftarandan mereka berkata, ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan saja
- وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلْحَقِّ لَمَّا جَاءَهُمْ إِنْ هَٰذَا إِلَّا سِحْرٌ مُبِينٌwa-qaala lladziina kafaruu li-l-haqqi lammaa jaa'ahum in haadzaa illaa sihrun mubiinundan orang-orang yang kufur berkata tentang kebenaran ketika ia datang kepada mereka, ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata
Terjemahan per kata (34 kata)
- وَإِذَاwa-idzaadan apabila
- تُتْلَىٰtutlaadibacakan
- عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
- آيَاتُنَاaayaatunaatanda-tanda Kami
- بَيِّنَاتٍbayyinaatinyang nyata
- قَالُواqaaluumereka berkata
- مَاmaatidaklah
- هَٰذَاhaadzaaini
- إِلَّاillaakecuali
- رَجُلٌrajulunseorang lelaki
- يُرِيدُyuriiduDia kehendaki
- أَنْanuntuk
- يَصُدَّكُمْyashuddakummenghalangi kalian
- عَمَّا'ammaadari apa yang
- كَانَkaanaadalah
- يَعْبُدُya'budumenyembah
- آبَاؤُكُمْaabaa'ukumbapak-bapak kalian
- وَقَالُواwa-qaaluudan mereka berkata
- مَاmaatidaklah
- هَٰذَاhaadzaaini
- إِلَّاillaakecuali
- إِفْكٌifkunkebohongan
- مُفْتَرًىmuftaranyang diada-adakan
- وَقَالَwa-qaaladan berkata
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- كَفَرُواkafaruukufur
- لِلْحَقِّli-l-haqqipada kebenaran
- لَمَّاlammaaketika
- جَاءَهُمْjaa'ahumdatang kepada mereka
- إِنْinjika
- هَٰذَاhaadzaaini
- إِلَّاillaakecuali
- سِحْرٌsihrunsihir
- مُبِينٌmubiinunyang nyata
Inti bacaan
Tiga tuduhan berbeda dan saling tidak konsisten dilontarkan terhadap pesan yang sama, 'menghalangi dari sembahan nenek moyang', 'kebohongan yang diada-adakan', 'sihir yang nyata', inkonsistensi tuduhan itu sendiri menyingkap bahwa penolakan sering kali didorong emosi/kepentingan, bukan argumen yang koheren dan konsisten.
Penjelasan pilihan kata
Dua tambahan '(Al-Qur'an)' dihapus: diverifikasi lewat morfologi tidak ada kata 'qur'aan' di ayat ini, hanya demonstrativa 'haadzaa' ('ini') tanpa identifikasi istilah tambahan. 'Haadzaa' benar diterjemahkan 'ini' tiga kali dalam ayat ini.
Tafsiran
Ayat ini merangkai tiga penolakan berlapis terhadap tanda-tanda yang dibacakan: tuduhan menghalangi tradisi, tuduhan kebohongan, dan tuduhan sihir, tiga bentuk penolakan yang berbeda namun sama-sama tanpa bukti.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam tiga tuduhan sekaligus atas satu pesan yang sama: menghalangi dari sembahan nenek moyang, kebohongan yang diada-adakan, dan sihir. Ketiganya tidak bisa benar bersamaan. Banyaknya tuduhan yang saling bertabrakan menerangkan bahwa yang dicari bukan kebenaran.
- Yang mereka sebut terancam bukan kebenaran, melainkan apa yang biasa disembah nenek moyang. Kebiasaannya yang dibela. Sesuatu yang dipertahankan karena lamanya memang jarang diperiksa isinya.
- Allah menyebut tanda-tanda itu dibacakan dalam keadaan terang. Kejelasannya disebutkan lebih dahulu. Tuduhan yang dilontarkan atas sesuatu yang sudah dinyatakan terang berpindah kedudukan dari salah paham menjadi penolakan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.