قُلْ إِنَّ رَبِّي يَقْذِفُ بِالْحَقِّ عَلَّامُ الْغُيُوبِ

Katakanlah, “Sesungguhnya Tuhanku melontarkan kebenaran. Dia berilmu akan segala yang gaib.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. قُلْ إِنَّ رَبِّي يَقْذِفُ بِالْحَقِّqul inna rabbii yaqdzifu bi-l-haqqikatakanlah, sesungguhnya Tuhanku melontarkan kebenaran
  2. عَلَّامُ الْغُيُوبِ'allaamu l-ghuyuubiDia berilmu akan segala yang gaib

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. قُلْqulkatakanlah
  2. إِنَّinnasesungguhnya
  3. رَبِّيrabbiiTuhanku
  4. يَقْذِفُyaqdzifumelemparkan
  5. بِالْحَقِّbi-l-haqqidengan kebenaran
  6. عَلَّامُ'allaamuYang Maha Mengetahui
  7. الْغُيُوبِl-ghuyuubisegala yang gaib

Inti bacaan

Penegasan peran ilahi: 'Tuhanku melempar kebatilan dengan kebenaran', gambaran aktif kebenaran yang secara langsung menyerang dan mengalahkan kepalsuan, bukan sekadar hadir pasif berdampingan dengannya.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(Nabi Muhammad)' dan '(kebatilan)' dihapus: 'yaqdzifu bi-l-haqqi' dibiarkan tanpa sasaran eksplisit tambahan sesuai bentuk kalimatnya sendiri.

Tafsiran

Ayat ini menggambarkan kebenaran sebagai kekuatan aktif yang dilontarkan, bukan sekadar dinyatakan pasif: sebuah citra yang menegaskan bahwa kebenaran punya daya sendiri untuk menembus.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memakai kata melontarkan untuk kebenaran. Bukan menyampaikan. Yang digambarkan sesuatu yang dilempar dengan tenaga.
  • Sasarannya tak disebutkan. Dibiarkan terbuka. Yang penting arah dan tenaganya, bukan kepada apa ia diarahkan.
  • Allah menutup dengan Dia berilmu akan segala yang gaib. Sesudah bicara melontarkan. Yang melempar disebut juga yang tahu persis ke mana ia jatuh.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').