قُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَمَا يُبْدِئُ الْبَاطِلُ وَمَا يُعِيدُ
Katakanlah, “Kebenaran telah datang, dan kebatilan tidak dapat memulai dan tidak pula mengulang.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَمَا يُبْدِئُ الْبَاطِلُ وَمَا يُعِيدُqul jaa'a l-haqqu wa-maa yubdi'u l-baathilu wa-maa yu'iidukatakanlah, kebenaran telah datang, dan kebatilan tidak dapat memulai dan tidak pula mengulang
Terjemahan per kata (8 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- جَاءَjaa'adatang
- الْحَقُّl-haqqukebenaran
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- يُبْدِئُyubdi'umemulai
- الْبَاطِلُl-baathilukebatilan
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- يُعِيدُyu'iidumengulangi
Inti bacaan
Pernyataan tegas: 'kebenaran telah datang, dan kebatilan tidak dapat memulai dan tidak pula mengulang', begitu kebenaran hadir, kepalsuan kehilangan daya untuk bertahan atau bangkit kembali, sebuah jaminan tentang daya tahan sejati kebenaran.
Penjelasan pilihan kata
Tidak ada tambahan kurung bermasalah untuk ayat ini.
Tafsiran
Ayat ini menyimpulkan kekuatan kebenaran di 34:48 dengan citra kebatilan yang lumpuh total: tidak mampu memulai sesuatu yang baru maupun mengulang yang lama begitu kebenaran hadir.
Renungan dan Hikmah
- Allah melumpuhkan kebatilan dengan dua kata kerja. Tidak memulai. Tidak mengulang.
- Yang disebut datang kebenaran, bukan menang. Kedatangannya sudah cukup. Kemenangannya menyusul sendiri.
- Kalimatnya pendek dan berirama. Allah menyusunnya seperti pengumuman. Yang mudah diingat mudah diulang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, j-y-a, h-q-q, b-d-a, b-t-l, '-w-d): qul jaa'a l-haqqu wa maa yubdi'u l-baatilu wa maa yu'iid diterjemahkan 'kebenaran datang; kebatilan tak memulai & tak mengulang' (akar h-q-q + akar b-t-l + akar b-d-' + akar '-w-d, al-haqq mengalahkan al-baatil yang mandul-tak-berdaya-cipta, cf. 17:81, 21:18; haqq sistematis Notepad XVII). Selaras.