وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ فَزِعُوا فَلَا فَوْتَ وَأُخِذُوا مِنْ مَكَانٍ قَرِيبٍ
Dan seandainya engkau melihat ketika mereka panik, maka tidak ada tempat lolos, dan mereka ditangkap dari tempat yang dekat,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ فَزِعُوا فَلَا فَوْتَwa-law taraa idz fazi'uu fa-laa fawtadan seandainya engkau melihat ketika mereka panik, maka tidak ada tempat lolos
- وَأُخِذُوا مِنْ مَكَانٍ قَرِيبٍwa-ukhidzuu min makaanin qariibindan mereka ditangkap dari tempat yang dekat
Terjemahan per kata (10 kata)
- وَلَوْwa-lawdan sekiranya
- تَرَىٰtaraaengkau melihat
- إِذْidzketika
- فَزِعُواfazi'uumereka terkejut
- فَلَاfa-laamaka tidak ada
- فَوْتَfawtalolos
- وَأُخِذُواwa-ukhidzuudan mereka ditangkap
- مِنْmindari
- مَكَانٍmakaanintempat
- قَرِيبٍqariibinyang dekat
Inti bacaan
Gambaran momen tak terhindarkan: kepanikan tanpa jalan lolos, tertangkap dari tempat yang dekat, pengingat bahwa saat konsekuensi tiba, jarak dan usaha melarikan diri tidak lagi relevan.
Tafsiran
Ayat ini membuka penutup surah dengan gambaran kepanikan pada saat kematian atau kebangkitan menjemput: tanpa jalan lolos, tertangkap begitu dekat dari tempat mereka berada.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut mereka ditangkap dari tempat dekat. Bukan dikejar jauh. Diambil di tempat.
- Kepanikannya disebut lebih dahulu. Panik dulu. Baru ditangkap.
- Kalimatnya berbentuk andai engkau melihat. Allah tidak melukiskannya sampai habis. Yang membaca disuruh membayangkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-a-y, f-z-', f-w-t, a-kh-dz, k-w-n, q-r-b): wa law taraa idh fazi'uu fa-laa fawta wa ukhidhuu min makaanin qariib diterjemahkan 'panik, tak ada lolos, ditangkap dari dekat' (akar f-z-' + akar f-w-t + akar '-kh-dz, ketakterhindaran; makaan qariib: tak ada jarak untuk lari). gloss '(kafir)/(diseret ke neraka)' dibuang.