وَقَالُوا آمَنَّا بِهِ وَأَنَّىٰ لَهُمُ التَّنَاوُشُ مِنْ مَكَانٍ بَعِيدٍ
Dan mereka berkata, “Kami beriman kepadanya!” Namun bagaimana mungkin mereka menggapai dari tempat yang jauh,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَقَالُوا آمَنَّا بِهِwa-qaaluu aamannaa bihidan mereka berkata, kami beriman kepadanya
- وَأَنَّىٰ لَهُمُ التَّنَاوُشُ مِنْ مَكَانٍ بَعِيدٍwa-annaa lahumu t-tanaawusyu min makaanin ba'iidinnamun bagaimana mungkin mereka menggapai dari tempat yang jauh
Terjemahan per kata (9 kata)
- وَقَالُواwa-qaaluudan mereka berkata
- آمَنَّاaamannaakami beriman
- بِهِbihipadanya
- وَأَنَّىٰwa-annaadan bagaimana
- لَهُمُlahumubagi mereka
- التَّنَاوُشُt-tanaawusyumencapai
- مِنْmindari
- مَكَانٍmakaanintempat
- بَعِيدٍba'iidinyang jauh
Inti bacaan
Gabungan huruf sambung dan kata tanya (وَأَنَّىٰ, wa-annaa) muncul dua kali di Al-Qur'an (34:52, 89:23), dan di 89:23 gabungan itu menyusul hari ketika Jahanam didatangkan.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (وَقَالُوا آمَنَّا بِهِ, wa-qaaluu aamannaa bihi) yang berarti "dan mereka berkata, kami beriman kepadanya". Kata kerja (قَالُوا, qaaluu) berakar ق-و-ل, akar yang sama dengan (قُلْ, qul) di 34:49, dan (آمَنَّا, aamannaa) berakar أ-م-ن dengan akhiran -naa untuk pembicara jamak. Pasangan (قَالُوا آمَنَّا, qaaluu aamannaa) muncul di dua belas ayat dalam sembilan surah, yaitu 2:14, 2:76, 3:119, 5:41, 5:61, 5:111, 7:121, 20:70, 26:47, 28:53, 34:52, dan 40:84. Jumlah surahnya lebih kecil daripada jumlah ayatnya karena surah 2 memuatnya dua kali dan surah 5 tiga kali. Di 2:14, (قَالُوا آمَنَّا, qaaluu aamannaa) diucapkan ketika mereka bertemu orang-orang yang beriman, dan di 40:84 diucapkan ketika mereka melihat azab. Di 34:52 ayat tidak menyebut kapan dan di hadapan siapa kata-kata itu diucapkan.
Kata (بِهِ, bihi) yang berarti "kepadanya" tersusun dari (بِ, bi) yang berarti "kepada" dan (هِ, -hi) yang berarti "-nya". Bentuk (آمَنَّا بِهِ, aamannaa bihi) muncul enam kali di lima surah, yaitu 3:7, 28:53, 34:52, 67:29, 72:2, dan 72:13. Di empat ayat di antaranya, benda yang diimani tertulis di ayat itu sendiri. Di 3:7 benda itu adalah (الْكِتَابِ, l-kitaabi) yang berarti "Kitab", di 28:53 (إِنَّهُ الْحَقُّ, innahu l-haqqu) yang berarti "sesungguhnya itu adalah kebenaran", di 67:29 (هُوَ الرَّحْمَٰنُ, huwa r-rahmaanu) yang berarti "Dialah Ar-Rahman", dan di 72:13 (الْهُدَىٰ, l-hudaa) yang berarti "petunjuk". Di 34:52 tidak ada kata benda di ayat ini yang dapat dirujuk oleh -hi, dan terjemahan memakai "kepadanya" tanpa menambahkan nama benda.
Kata (وَأَنَّىٰ, wa-annaa) yang berarti "namun bagaimana" tersusun dari (وَ, wa) dan (أَنَّىٰ, annaa), kata tanya dari akar أ-ن-ي. Bentuk (وَأَنَّىٰ, wa-annaa) muncul dua kali, yaitu 34:52 dan 89:23. Di 89:23, (وَأَنَّىٰ لَهُ الذِّكْرَىٰ, wa-annaa lahu dz-dzikraa) yang berarti "tetapi bagaimana peringatan itu berguna baginya", terjemahan memakai "tetapi" untuk huruf wa, dan 34:52 memakai "namun" untuk huruf yang sama. Susunan (أَنَّىٰ لَهُمُ, annaa lahumu) yang berarti "bagaimana ... bagi mereka" muncul dua kali, yaitu 34:52 dan 44:13. Di 44:13, (أَنَّىٰ لَهُمُ الذِّكْرَىٰ وَقَدْ جَاءَهُمْ رَسُولٌ مُبِينٌ, annaa lahumu dz-dzikraa wa-qad jaa'ahum rasuulun mubiinun) yang berarti "bagaimana mereka dapat menerima peringatan, padahal seorang rasul yang menjelaskan telah datang kepada mereka", kata benda sesudah annaa lahumu adalah (الذِّكْرَىٰ, dz-dzikraa) yang berarti "peringatan", dan keterangan sesudahnya menyebut seorang rasul yang sudah datang. Di 34:52 kata bendanya (التَّنَاوُشُ, t-tanaawusyu).
Kata (التَّنَاوُشُ, t-tanaawusyu) berakar ن-و-ش, dan baik kata ini maupun akarnya muncul sekali di seluruh Al-Qur'an, yaitu di 34:52. Karena tidak ada ayat lain yang memakainya, padanannya tidak dapat diperiksa terhadap pemakaian lain, dan terjemahan "menggapai" bergantung pada dua keterangan di ayat ini sendiri. Keterangan pertama adalah kata tanya (أَنَّىٰ, annaa) yang menanyakan kemungkinan, dan keterangan kedua adalah (مِنْ مَكَانٍ بَعِيدٍ, min makaanin ba'iidin) yang berarti "dari tempat yang jauh", yang menyebut jarak. Karena Arabnya tidak memuat kata ganti untuk benda itu, terjemahan menulis "menggapai" tanpa -nya.
Frasa (مِنْ مَكَانٍ بَعِيدٍ, min makaanin ba'iidin) muncul empat kali di tiga surah, yaitu 25:12, 34:52, 34:53, dan 41:44, dan surah 34 memuatnya dua kali berturut-turut. Di 41:44, (أُولَٰئِكَ يُنَادَوْنَ مِنْ مَكَانٍ بَعِيدٍ, ulaa'ika yunaadawna min makaanin ba'iidin) yang berarti "mereka itu dipanggil dari tempat yang jauh", kata kerjanya pasif. Kata (بَعِيدٍ, ba'iidin) berakar ب-ع-د dan menggantikan (قَرِيبٍ, qariibin) yang berarti "dekat" pada frasa yang sama bentuknya di 34:51. Tanda koma di ujung terjemahan menandai bahwa kalimat berlanjut ke 34:53.
Tafsiran
Ayat ini menaruh dua hal berdampingan, yaitu ucapan iman dan pertanyaan tentang jarak. Ucapan itu dikutip langsung, dan pertanyaan sesudahnya tidak diberi pembicara. Ayat tidak menyebut apakah pertanyaan itu diucapkan mereka, diucapkan pihak lain, atau menjadi komentar di luar adegan. Dua kalimat itu tercatat berturut-turut tanpa perantara. Di 34:51 mereka hanya terkejut, dan kata-kata mereka baru tercatat di sini, sehingga ayat ini adalah tempat pertama dalam rangkaian itu yang memuat ucapan mereka.
Ayat sebelumnya menutup dengan penangkapan dari tempat yang dekat, dan ayat ini menaruh jarak lain sesudahnya, yaitu tempat yang jauh. Dua tempat itu memakai kalimat yang sama bentuknya, hanya kata dekat diganti jauh. Ayat 34:51 menyebut penangkapan sebagai sesuatu yang terjadi dari dekat, dan 34:52 menyebut penggapaian sebagai sesuatu yang dipertanyakan dari jauh.
Pola ucapan iman sesudah melihat sesuatu muncul juga di 40:84, (فَلَمَّا رَأَوْا بَأْسَنَا قَالُوا آمَنَّا بِاللَّهِ وَحْدَهُ, fa-lammaa ra'aw ba'sanaa qaaluu aamannaa bi-llaahi wahdahu) yang berarti "maka, ketika mereka melihat azab Kami, mereka berkata, 'Kami beriman kepada Allah semata'". Ayat 40:85 menilai ucapan itu dengan (فَلَمْ يَكُ يَنْفَعُهُمْ إِيمَانُهُمْ, fa-lam yaku yanfa'uhum iimaanuhum) yang berarti "maka iman mereka tidak berguna bagi mereka". Ayat 34:52 tidak memuat penilaian semacam itu. Ayat ini memuat pertanyaan, dan jawabannya tidak ditulis.
Renungan dan Hikmah
- Ucapan kami beriman kepadanya di 34:52 tidak disertai nama benda yang diimani, sedangkan di 3:7, 28:53, 67:29, dan 72:13 ucapan yang sama bersama benda yang disebut dalam ayatnya. Pembaca yang mengucapkan kalimat serupa dapat memperhatikan apakah kata kepadanya dalam ucapannya menunjuk benda yang bisa disebut namanya. Apa nama benda yang ada di balik kata kepadanya pada ucapan iman yang pernah dilontarkan pembaca?
- Ucapan kami beriman terdapat dalam beberapa ayat dengan latar yang berlainan, antara lain ketika bacaan dibacakan di 28:53 dan ketika azab terlihat di 40:84, tempat bunyinya kami beriman kepada Allah semata. Di 34:52 latarnya tidak tertulis. Pembaca yang menyebut kata beriman dapat mengamati kapan kata itu biasanya keluar dari mulutnya, sebelum sesuatu terlihat atau sesudahnya. Di titik mana ucapan iman pembaca biasanya keluar, dan apa yang telah terlihat saat itu?
- Di 34:50 pembicara memakai kata aku untuk sesat, petunjuk, dan wahyu, sedangkan di 34:52 ucapan iman memakai kata kami. Perbedaan kata ganti itu tertulis di dua ayat yang berdekatan, dan alasannya tidak dijelaskan. Kata kami yang sama dipakai di 40:84 untuk beriman kepada Allah semata. Pembaca dapat memperhatikan kapan imannya diucapkan dengan kata kami dan kapan dengan kata aku. Kata kami berbentuk jamak dan menunjuk lebih dari satu pengucap, sedangkan kata aku berbentuk tunggal dan menunjuk satu pengucap, sehingga keduanya menaruh tanggung jawab ucapan pada jumlah orang yang berbeda. Imannya lebih sering diucapkan pembaca sebagai kami atau sebagai aku, dan apa yang berubah pada isi ucapannya?
- Tanggapan atas ucapan iman di 34:52 berupa pertanyaan bagaimana mungkin, tanpa jawaban di ayat yang sama. Ayat lain, 40:85, menilai ucapan iman yang serupa secara langsung sebagai tidak berguna, dan menyebutnya sunah Allah yang telah berlaku. Dua bentuk tanggapan itu berlainan, yang satu menilai dan yang lain bertanya. Pembaca yang menghadapi pengakuan terlambat dari orang lain dapat menimbang bentuk tanggapannya sendiri. Bentuk manakah yang lebih sering keluar dari pembaca ketika orang lain mengaku terlambat, dan apa yang tersisa bagi lawan bicara sesudahnya?
- Terjemahan kata tanaawusy bertumpu pada ayat ini saja, karena akarnya tidak dipakai di ayat lain. Terjemahan sebuah kata tunggal mudah dianggap pasti oleh pembaca, padahal pegangannya dua keterangan di ayat yang sama, yaitu kata tanya dan jarak. Kesadaran tentang bobot pegangan itu mengubah cara pembaca memegang kesimpulannya, yaitu lebih longgar dan lebih terbuka pada perbaikan. Dari kesimpulan yang pembaca pegang sekarang, mana yang bertumpu pada satu kalimat saja dan perlu dipegang selonggar itu?
- Kata dari di 34:52 menunjuk titik mulai penggapaian, yaitu tempat yang jauh, dan di 34:51 titik mulai penangkapan adalah tempat yang dekat. Siapa yang berada di tempat jauh itu dan bagaimana sampai di sana tidak tertulis. Pembaca dapat menimbang bahwa kemampuan menggapai sesuatu bergantung pada dari mana seseorang mulai. Dari titik mana pembaca memulai ketika hendak menggapai sesuatu yang diyakininya benar, dan apakah titik itu dekat atau jauh dari sasarannya?