وَحِيلَ بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ مَا يَشْتَهُونَ كَمَا فُعِلَ بِأَشْيَاعِهِمْ مِنْ قَبْلُ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا فِي شَكٍّ مُرِيبٍ

Dan dihalangi antara mereka dan apa yang mereka inginkan, sebagaimana dilakukan terhadap golongan serupa mereka sebelumnya. Sesungguhnya mereka dahulu dalam keraguan yang mendalam.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَحِيلَ بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ مَا يَشْتَهُونَwa-hiila baynahum wa-bayna maa yasytahuunadan dihalangi antara mereka dan apa yang mereka inginkan
  2. كَمَا فُعِلَ بِأَشْيَاعِهِمْ مِنْ قَبْلُka-maa fu'ila bi-asyyaa'ihim min qablusebagaimana dilakukan terhadap golongan serupa mereka sebelumnya
  3. إِنَّهُمْ كَانُوا فِي شَكٍّ مُرِيبٍinnahum kaanuu fii syakkin muriibinsesungguhnya mereka dahulu dalam keraguan yang mendalam

Terjemahan per kata (15 kata)

  1. وَحِيلَwa-hiiladan dihalangi
  2. بَيْنَهُمْbaynahumdi antara mereka
  3. وَبَيْنَwa-baynadan antara
  4. مَاmaaapa yang
  5. يَشْتَهُونَyasytahuunamereka inginkan
  6. كَمَاka-maasebagaimana
  7. فُعِلَfu'iladilakukan
  8. بِأَشْيَاعِهِمْbi-asyyaa'ihimdengan golongan-golongan mereka
  9. مِنْmindari
  10. قَبْلُqablusebelumnya
  11. إِنَّهُمْinnahumsesungguhnya mereka
  12. كَانُواkaanuumereka adalah
  13. فِيfiidalam
  14. شَكٍّsyakkinkeraguan
  15. مُرِيبٍmuriibinyang meragukan

Inti bacaan

Penghalang antara mereka dan apa yang diinginkan sebagai konsekuensi dari 'keraguan yang mendalam' yang mereka pelihara, pengingat bahwa keraguan berkepanjangan yang dibiarkan tanpa penyelesaian membawa konsekuensi nyata, bukan sekadar sikap netral tanpa akibat.

Tafsiran

Ayat ini menutup Surah Saba' dengan penegasan pola berulang: penghalangan dari keinginan terakhir mereka bukan kejadian unik, melainkan mengikuti acuan golongan serupa sebelumnya, berakar dari keraguan yang sama mendalamnya.

Renungan dan Hikmah

  • Penutup surahnya berupa pola, bukan peristiwa. Yang sama sudah terjadi dahulu. Allah menyebut golongan serupa sebelumnya.
  • Yang dihalangi keinginannya, bukan tubuhnya. Mereka masih ada. Yang diinginkan yang menjauh.
  • Sebabnya disebut Allah keraguan yang mendalam. Bukan kejahatan besar. Ragu yang dipelihara terlalu lama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-w-l, b-y-n, sh-h-w, f-'-l, sh-y-', q-b-l, k-w-n, sh-k-k, r-y-b): wa hiila baynahum wa bayna maa yashtahuuna.innahum kaanuu fii shakkin muriib diterjemahkan 'dihalangi dari keinginan; dahulu dalam keraguan mendalam' (akar h-w-l + akar sh-h-w + akar sh-k-k, shakk muriib: keraguan-menggelisahkan sbg akar keingkaran, cf. 11:110). gloss '(di dunia)' dibuang.