بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
Dengan nama Allah, Ar-Rahman, Sang Pengasih.
الْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ جَاعِلِ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا أُولِي أَجْنِحَةٍ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۚ يَزِيدُ فِي الْخَلْقِ مَا يَشَاءُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Segala puji bagi Allah, Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan yang mempunyai sayap, dua, tiga, dan empat. Dia menambahkan pada ciptaan apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- الْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِal-hamdu li-llaahi faathiri s-samaawaati wa-l-ardhisegala puji bagi Allah, Pencipta langit dan bumi
- جَاعِلِ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا أُولِي أَجْنِحَةٍ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَjaa'ili l-malaa'ikati rusulan ulii ajnihatin matsnaa wa-tsulaatsa wa-rubaa'ayang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan yang mempunyai sayap, dua, tiga, dan empat
- يَزِيدُ فِي الْخَلْقِ مَا يَشَاءُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌyaziidu fii l-khalqi maa yasyaa'u inna llaaha 'alaa kulli syay'in qadiirunDia menambahkan pada ciptaan apa yang Dia kehendaki; sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu
Terjemahan per kata (24 kata)
- الْحَمْدُal-hamdusegala puji
- لِلَّهِli-llaahibagi Allah
- فَاطِرِfaathiriPencipta
- السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
- وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
- جَاعِلِjaa'iliPencipta
- الْمَلَائِكَةِl-malaa'ikatipara malaikat itu
- رُسُلًاrusulanpara rasul
- أُولِيuliipemilik
- أَجْنِحَةٍajnihatinsayap
- مَثْنَىٰmatsnaadua-dua
- وَثُلَاثَwa-tsulaatsadan tiga
- وَرُبَاعَwa-rubaa'adan empat
- يَزِيدُyaziidumenambah
- فِيfiipada
- الْخَلْقِl-khalqipenciptaan
- مَاmaaapa yang
- يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- عَلَىٰ'alaaatas
- كُلِّkullisegala
- شَيْءٍsyay'insesuatu
- قَدِيرٌqadiirunberkuasa
Inti bacaan
Pembukaan Surah Fatir dengan gambaran malaikat bersayap (dua, tiga, empat) sebagai 'utusan', keragaman bentuk dalam ciptaan-Nya menunjukkan kekayaan desain yang melampaui bayangan seragam tentang makhluk spiritual.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(untuk mengurus berbagai macam urusan)' dihapus: teks Arab tidak menyebutkan tujuan spesifik dari peran malaikat sebagai utusan. Tambahan '(ada yang)' juga dihapus: 'matsnaa wa-tsulaatsa wa-rubaa'a' langsung memodifikasi 'sayap' tanpa perlu kualifikasi tambahan. Bismillah dipertahankan di field arab tanpa disegmentasi terpisah, konsisten konvensi surah lain.
Tafsiran
Ayat ini membuka Surah Fatir dengan pujian yang menyoroti keragaman ciptaan Allah: malaikat dengan jumlah sayap yang berbeda-beda, sebuah pengantar menuju penegasan bahwa Dia terus menambahkan pada ciptaan sesuai kehendak-Nya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut sayap malaikat dua, tiga, dan empat. Jumlahnya berbeda-beda. Yang digambarkan bukan barisan yang seragam, melainkan ciptaan yang beragam bahkan di ranah yang paling tak terlihat manusia.
- Peran yang disebut untuk mereka utusan. Bukan penjaga atau penghias. Kata itu menempatkan mereka sebagai pembawa, dan yang dibawa selalu milik pihak yang mengutus.
- Allah menyebut Dia menambahkan pada ciptaan apa yang Dia kehendaki. Penciptaan tidak digambarkan sebagai pekerjaan yang sudah tutup buku. Daftar yang baru saja dirinci itu ternyata bukan daftar yang lengkap.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga hamd pemakaian diteruskan ('segala puji/memuji' terjemahan lain konsisten; al-hamdu = al- istighraaq dipertahankan); pasangan belum ditelaah (ghanii 'Maha Kaya') dipertahankan sementara. Konvensi hmd: hamiid diterjemahkan 'terpuji' (7 indefinit kecil) / 'Sang Terpuji' (10 takrif); hamd diterjemahkan 'puji' (al-hamdu 'segala puji' = istighraaq, pemakaian diteruskan); mahmuud 17:79 'tempat yang terpuji'; yuhmaduu 3:188 'dipuji'. Pembeda: shukr diterjemahkan 'mengganjar/bersyukur' (31:12 ayat dua-akar); wilayah 'terpuji' 100% milik akar ini di terjemahan lain (nol kolisi); 'mulia' DICADANGKAN kariim/majiid (11:73 hamiidun majiid).