مَا يَفْتَحِ اللَّهُ لِلنَّاسِ مِنْ رَحْمَةٍ فَلَا مُمْسِكَ لَهَا ۖ وَمَا يُمْسِكْ فَلَا مُرْسِلَ لَهُ مِنْ بَعْدِهِ ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Apa saja yang Allah bukakan bagi manusia berupa rahmat, tidak ada yang dapat menahannya. Dan apa saja yang ditahan-Nya, tidak ada yang sanggup melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah Sang Digdaya lagi Sang Penuh Hikmah.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. مَا يَفْتَحِ اللَّهُ لِلنَّاسِ مِنْ رَحْمَةٍ فَلَا مُمْسِكَ لَهَاmaa yaftahi llaahu li-n-naasi min rahmatin fa-laa mumsika lahaaapa saja yang Allah bukakan bagi manusia berupa rahmat, tidak ada yang dapat menahannya
  2. وَمَا يُمْسِكْ فَلَا مُرْسِلَ لَهُ مِنْ بَعْدِهِ ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُwa-maa yumsik fa-laa mursila lahu min ba'dihi wa-huwa l-'aziizu l-hakiimudan apa saja yang ditahan-Nya, tidak ada yang sanggup melepaskannya sesudah itu; dan Dialah Sang Digdaya lagi Sang Penuh Hikmah

Terjemahan per kata (19 kata)

  1. مَاmaaapa yang
  2. يَفْتَحِyaftahimembuka
  3. اللَّهُllaahuAllah
  4. لِلنَّاسِli-n-naasikepada manusia
  5. مِنْmindari
  6. رَحْمَةٍrahmatinrahmat
  7. فَلَاfa-laamaka tidak ada
  8. مُمْسِكَmumsikayang menahan
  9. لَهَاlahaabaginya
  10. وَمَاwa-maadan apa yang
  11. يُمْسِكْyumsikmenahan
  12. فَلَاfa-laamaka tidak ada
  13. مُرْسِلَmursilayang mengirim
  14. لَهُlahubaginya
  15. مِنْmindari
  16. بَعْدِهِba'dihisesudahnya
  17. وَهُوَwa-huwadan Dialah
  18. الْعَزِيزُl-'aziizuSang Digdaya
  19. الْحَكِيمُl-hakiimuSang Penuh Hikmah

Inti bacaan

Prinsip aliran rahmat yang jelas: 'apa yang Allah anugerahkan. tidak ada yang dapat menahannya; apa yang ditahan-Nya, tidak ada yang sanggup melepaskannya', pengingat untuk tidak bergantung pada perantara manusiawi sebagai penentu akhir datang atau tertahannya suatu kebaikan.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(Demikian pula)' dirajut menjadi konjungsi 'Dan' yang alami tanpa kurung. 'Sang Digdaya lagi Sang Penuh Hikmah' konsisten dengan 26:9 dan 31:9.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan kendali mutlak Allah atas rahmat: tidak ada kekuatan lain yang bisa menahan apa yang Dia berikan, atau melepaskan apa yang Dia tahan, menempatkan seluruh anugerah maupun pembatasan sepenuhnya di tangan-Nya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut apa yang Dia bukakan tak ada yang menahan, dan apa yang Dia tahan tak ada yang melepaskan. Dua arah. Keduanya sama-sama tertutup bagi campur tangan siapa pun.
  • Yang Dia bukakan disebut rahmat. Bukan rezeki. Kata yang dipilih menyangkut kasih sayang, bukan sekadar barang.
  • Penutupnya menyebut Dia Sang Digdaya lagi Sang Penuh Hikmah. Kuasa dan pertimbangan. Yang menahan dan membuka tanpa bisa dilawan adalah juga Yang menimbang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…an kepada manusia berupa rahmat, tidak ada yang dapat me…”. Dalam ayat ini, 'rahmah' indefinit (tanpa kata sandang).