وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ أَزْوَاجًا ۚ وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنْثَىٰ وَلَا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِهِ ۚ وَمَا يُعَمَّرُ مِنْ مُعَمَّرٍ وَلَا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهِ إِلَّا فِي كِتَابٍ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

Dan Allah menciptakan kalian dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian Dia menjadikan kalian berpasang-pasangan. Dan tidak ada seorang perempuan pun yang mengandung dan melahirkan, kecuali dengan pengetahuan-Nya. Dan tidak dipanjangkan umur seseorang dan tidak pula dikurangi umurnya, kecuali dalam Kitab. Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ أَزْوَاجًاwa-llaahu khalaqakum min turaabin tsumma min nuthfatin tsumma ja'alakum azwaajandan Allah menciptakan kalian dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian Dia menjadikan kalian berpasang-pasangan
  2. وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنْثَىٰ وَلَا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِهِwa-maa tahmilu min untsaa wa-laa tadha'u illaa bi-'ilmihidan tidak ada seorang perempuan pun yang mengandung dan melahirkan, kecuali dengan pengetahuan-Nya
  3. وَمَا يُعَمَّرُ مِنْ مُعَمَّرٍ وَلَا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهِ إِلَّا فِي كِتَابٍ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌwa-maa yu'ammaru min mu'ammarin wa-laa yunqashu min 'umurihi illaa fii kitaabin inna dzaalika 'ala llaahi yasiirundan tidak dipanjangkan umur seseorang dan tidak pula dikurangi umurnya, kecuali dalam Kitab; sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah

Terjemahan per kata (34 kata)

  1. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  2. خَلَقَكُمْkhalaqakummenciptakan kalian
  3. مِنْmindari
  4. تُرَابٍturaabintanah
  5. ثُمَّtsummakemudian
  6. مِنْmindari
  7. نُطْفَةٍnuthfatinsetetes mani
  8. ثُمَّtsummakemudian
  9. جَعَلَكُمْja'alakummenjadikan kalian
  10. أَزْوَاجًاazwaajanberpasang-pasangan
  11. وَمَاwa-maadan tidaklah
  12. تَحْمِلُtahmilumengandung
  13. مِنْmindari
  14. أُنْثَىٰuntsaaperempuan
  15. وَلَاwa-laadan tidak pula
  16. تَضَعُtadha'umelahirkan
  17. إِلَّاillaakecuali
  18. بِعِلْمِهِbi-'ilmihidengan ilmu-Nya
  19. وَمَاwa-maadan tidaklah
  20. يُعَمَّرُyu'ammarudiberi umur
  21. مِنْmindari
  22. مُعَمَّرٍmu'ammarinyang dipanjangkan umurnya
  23. وَلَاwa-laadan tidak pula
  24. يُنْقَصُyunqashudikurangi
  25. مِنْmindari
  26. عُمُرِهِ'umurihiumurnya
  27. إِلَّاillaakecuali
  28. فِيfiidalam
  29. كِتَابٍkitaabinkitab
  30. إِنَّinnasesungguhnya
  31. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  32. عَلَى'alaatas
  33. اللَّهِllaahiAllah
  34. يَسِيرٌyasiirunmudah

Inti bacaan

Kata (مُعَمَّرٍ, mu'ammarin) muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 35:11.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ, wa-llaahu khalaqakum min turaabin tsumma min nuthfatin) yang berarti "dan Allah menciptakan kalian dari tanah, kemudian dari setetes mani". Kata kerja khalaqa berakar خ-ل-ق, (تُرَابٍ, turaabin) berakar ت-ر-ب dan berarti "tanah", dan (نُطْفَةٍ, nuthfatin) berakar ن-ط-ف dan berarti "setetes mani", seperti di 18:37, 22:5, dan 40:67. Susunan (مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ, min turaabin tsumma min nuthfatin) muncul empat kali di empat surah, yaitu 18:37, 22:5, 35:11, dan 40:67, dan bentuk yang diawali (خَلَقَكُمْ, khalaqakum) muncul dua kali, yaitu 35:11 dan 40:67. Tahap sesudah setetes mani berbeda di keempat ayat itu: di 22:5 dan 40:67 disusul (ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ, tsumma min 'alaqatin) yang berarti "kemudian dari segumpal darah", di 18:37 disusul (ثُمَّ سَوَّاكَ رَجُلًا, tsumma sawwaaka rajulan) yang berarti "lalu menjadikanmu seorang laki-laki", dan di 35:11 disusul (ثُمَّ جَعَلَكُمْ أَزْوَاجًا, tsumma ja'alakum azwaajan) yang berarti "kemudian Dia menjadikan kalian berpasang-pasangan".

Kata (أَزْوَاجًا, azwaajan) berakar ز-و-ج dan terjemahan memakai "berpasang-pasangan" di 35:11, seperti di 78:8, (وَخَلَقْنَاكُمْ أَزْوَاجًا, wa-khalaqnaakum azwaajan) yang berarti "dan Kami menciptakan kalian berpasang-pasangan". Susunan (جَعَلَكُمْ أَزْوَاجًا, ja'alakum azwaajan) muncul satu kali, yaitu di ayat ini. Di 42:11 bunyinya (جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا, ja'ala lakum min anfusikum azwaajan) yang berarti "Dia menjadikan bagi kalian pasangan-pasangan dari diri kalian sendiri", dengan asal pasangan yang disebut. Di 35:11 asal pasangan tidak disebut, sehingga terjemahan tidak menambahkan "dari diri kalian" atau "laki-laki dan perempuan".

Kalimat berikutnya adalah (وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنْثَىٰ وَلَا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِهِ, wa-maa tahmilu min untsaa wa-laa tadha'u illaa bi-'ilmihi) yang berarti "dan tidak ada seorang perempuan pun yang mengandung dan melahirkan, kecuali dengan pengetahuan-Nya". Kata (تَحْمِلُ, tahmilu) berakar ح-م-ل dan berarti "mengandung", (تَضَعُ, tadha'u) berakar و-ض-ع dan bersama tahmilu diterjemahkan "melahirkan", dan (أُنْثَىٰ, untsaa) berarti "perempuan". Seluruh kalimat itu muncul dua kali, yaitu 35:11 dan 41:47. Kata (بِعِلْمِهِ, bi-'ilmihi) berakar ع-ل-م dan muncul empat kali di empat surah, yaitu 4:166, 10:39, 35:11, dan 41:47, dan terjemahan 35:11 memakai "pengetahuan-Nya" seperti 41:47. Di 13:8 pengetahuan atas kandungan ditulis dengan kata kerja lain, (يَعْلَمُ مَا تَحْمِلُ كُلُّ أُنْثَىٰ, ya'lamu maa tahmilu kullu untsaa) yang berarti "mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan".

Pasangan berikutnya adalah (وَمَا يُعَمَّرُ مِنْ مُعَمَّرٍ, wa-maa yu'ammaru min mu'ammarin) yang berarti "dan tidak dipanjangkan umur seseorang", dengan akar ع-م-ر. Bentuk (يُعَمَّرُ, yu'ammaru) muncul dua kali, yaitu 2:96 dan 35:11. Di 2:96 bunyinya (لَوْ يُعَمَّرُ أَلْفَ سَنَةٍ, law yu'ammaru alfa sanatin) yang berarti "seandainya diberi umur seribu tahun", sebagai sesuatu yang diinginkan, sedangkan di 35:11 pemanjangan umur disebut sebagai sesuatu yang terjadi dan tercatat. Kata (مُعَمَّرٍ, mu'ammarin) yang berarti "yang dipanjangkan umurnya" muncul satu kali. Kata (عُمُرِهِ, 'umurihi) muncul satu kali dalam susunan (وَلَا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهِ, wa-laa yunqashu min 'umurihi) yang berarti "dan tidak pula dikurangi umurnya". Akhiran -hi menunjuk satu orang laki-laki tunggal, dan ayat ini menyebut satu orang laki-laki saja, yaitu mu'ammarin, sehingga terjemahan memakai "umurnya" tanpa menambahkan siapa-siapa.

Kata (كِتَابٍ, kitaabin) dalam (إِلَّا فِي كِتَابٍ, illaa fii kitaabin) yang berarti "kecuali dalam Kitab" muncul dalam susunan itu enam kali di enam surah, yaitu 6:59, 10:61, 27:75, 34:3, 35:11, dan 57:22. Di 6:59, 10:61, 27:75, dan 34:3 kata itu disusul (مُبِينٍ, mubiinin) yang berarti "yang nyata" atau "yang jelas", sedangkan di 35:11 dan 57:22 tidak ada sifat sesudahnya. Di 57:22 bunyinya (إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا, illaa fii kitaabin min qabli an nabra'ahaa) yang berarti "melainkan telah dalam suatu kitab sebelum Kami mewujudkannya", dan 35:11 tidak memuat keterangan waktu serupa. Kalimat terakhir, (إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ, inna dzaalika 'ala llaahi yasiirun), muncul empat kali, yaitu 22:70, 29:19, 35:11, dan 57:22, dan di tiga dari empat itu, 22:70, 35:11, dan 57:22, kalimat itu datang sesudah penyebutan sebuah kitab. Kata (يَسِيرٌ, yasiirun) berakar ي-س-ر dan berarti "mudah". Terjemahan 35:11 memakai "mudah" tanpa "sangat", seperti 29:19 dan 57:22, karena tidak ada kata Arab di ayat ini yang melahirkan "sangat".

Tafsiran

Ayat ini menyusun tiga hal berurutan: asal manusia dari tanah dan setetes mani, pengetahuan Allah atas kandungan dan kelahiran, dan pencatatan atas pemanjangan serta pengurangan umur. Dua kalimat penutupnya memakai pola yang sama, yaitu peniadaan yang diikuti pengecualian lewat kata "kecuali": tidak ada kandungan dan kelahiran kecuali dengan pengetahuan-Nya, dan tidak ada pemanjangan atau pengurangan umur kecuali dalam Kitab. Ayat ditutup dengan penilaian atas ketiganya, yaitu mudah bagi Allah.

Penciptaan dari tanah dan keadaan bumi yang dihidupkan muncul bersama di 22:5, dalam ayat yang dibuka (إِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِنَ الْبَعْثِ, in kuntum fii raybin mina l-ba'tsi) yang berarti "jika kalian meragukan kebangkitan", dan ditutup (وَتَرَى الْأَرْضَ هَامِدَةً, wa-taraa l-ardha haamidatan) yang berarti "dan engkau melihat bumi itu kering". Di surah 35 kedua bahan itu juga ada, tetapi dipisah: bumi yang dihidupkan di 35:9 dan penciptaan dari tanah di 35:11, dengan 35:10 di tengahnya. Ayat 35:11 sendiri tidak menyebut kebangkitan.

Ayat 22:5 juga memuat (إِلَىٰ أَرْذَلِ الْعُمُرِ, ilaa ardzali l-'umuri) yang berarti "ke usia yang paling hina", yaitu umur yang dikembalikan ke keadaan lemah, sedangkan 35:11 menyebut umur yang dipanjangkan dan dikurangi tanpa menyebut keadaannya. Ayat ini tidak merinci apa saja yang tercatat dalam Kitab itu selain pemanjangan dan pengurangan umur.

Sesudah ayat ini surah berpindah ke dua laut di 35:12, tempat pengetahuan dan pencatatan di 35:11 digantikan oleh gambaran yang dapat diamati, yaitu air tawar dan air asin yang masing-masing memberi manfaat.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menciptakan kalian dari tanah, kemudian dari setetes mani, dan ayat 35:11 tidak menyertakan sifat apa pun pada kedua asal itu. Tidak ada kata yang dapat dipamerkan oleh yang berasal dari keduanya, dan tidak ada kata yang menyebut siapa yang berjasa selain pencipta. Pembaca yang ditanya tentang asal dirinya dapat memeriksa jawaban yang pertama kali muncul, apakah nama keluarga, daerah, pekerjaan, atau kata tanah seperti ayat ini. Bila jawaban pertama yang muncul berupa hal lain, apa yang terjadi pada jawaban itu ketika ayat ini diletakkan di sampingnya?
  • Tidak ada seorang perempuan pun yang mengandung dan melahirkan kecuali dengan pengetahuan-Nya, dan kalimat itu tidak memuat pengecualian bagi satu perempuan pun. Peristiwa di dalam rahim tidak dilihat orang lain, dan ayat ini menaruh pengetahuan Allah tepat di sana. Pembaca dapat bertanya peristiwa mana dalam hidupnya yang terjadi tanpa saksi manusia sama sekali, lalu bagaimana peristiwa itu terasa bila dibaca bersama kalimat ini, dan apakah sepi di sekitar peristiwa itu berubah ketika ayat ini menyebut pengetahuan-Nya hadir di sana?
  • Umur disebut dalam dua arah sekaligus, dipanjangkan dan dikurangi, dan keduanya disebut tercatat dalam Kitab. Di 2:96 orang yang diceritakan menginginkan diberi umur seribu tahun, sedangkan di 35:11 pemanjangan umur disebut sebagai sesuatu yang terjadi dan dicatat. Ayat ini tidak menyebut berapa panjang atau berapa kurangnya. Pembaca yang menghitung umur dengan angka dapat bertanya bagian mana dari hitungan itu yang dikerjakannya sendiri, dan apa yang tersisa dari hitungan itu bila ditaruh di samping kata dalam Kitab?
  • Kitab di 35:11 disebut tanpa sifat, berbeda dari 6:59, 10:61, 27:75, dan 34:3 yang menambahkan kata nyata atau jelas, dan di 57:22 apa yang tercatat disebut mendahului terwujudnya. Ayat 35:11 tidak merinci isi Kitab itu selain pemanjangan dan pengurangan umur. Pembaca yang ingin mengisi sisanya dengan dugaan sendiri dapat memeriksa bagian mana dari bayangannya tentang Kitab itu yang berasal dari ayat dan bagian mana yang dibawanya. Bila ayat memuat dua isi, apa yang membuat bayangan pembaca menjadi lebih penuh daripada ayatnya?
  • Kalimat penutup, bahwa yang demikian itu mudah bagi Allah, datang sesudah penyebutan sebuah kitab di tiga ayat, 22:70, 35:11, dan 57:22, dan sesudah penciptaan serta pengembalian di 29:19. Di 35:11 kata mudah menutup pengetahuan atas kelahiran, pencatatan umur, dan asal dari tanah sekaligus. Pembaca dapat memperhatikan hal yang dianggapnya sulit dan ukuran yang dipakainya untuk menyebutnya sulit. Bila ukuran itu adalah kemampuan dirinya sendiri, apa yang berubah ketika ayat ini memakai kata mudah bagi Allah untuk hal yang bagi pembaca terasa paling berat?
  • Surah 35 memberi dua bahan ukur yang dapat diamati: bumi yang dihidupkan di 35:9 dan penciptaan dari tanah di 35:11. Di 22:5 kedua bahan itu disebut dalam satu ayat untuk orang yang meragukan kebangkitan, sedangkan di surah ini keduanya dipisah oleh ayat tentang kedigdayaan dan amal. Pembaca dapat memperhatikan bahwa bumi dapat diamati dari luar, sedangkan asal dirinya tidak pernah diamati sendiri. Karena Allah disebut sebagai pelaku di kedua ayat itu, bahan mana yang terasa lebih dekat dengan pengalaman pembaca, dan mana yang lebih sulit dibayangkan karena tidak pernah disaksikan?