يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَنْتُمُ الْفُقَرَاءُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَاللَّهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ

Wahai manusia, kalianlah yang memerlukan Allah. Dan Allah, Dialah Sang Berkecukupan lagi Sang Terpuji.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَنْتُمُ الْفُقَرَاءُ إِلَى اللَّهِyaa ayyuhaa n-naasu antumu l-fuqaraa'u ila llaahiwahai manusia, kalianlah yang memerlukan Allah
  2. وَاللَّهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُwallaahu huwa l-ghaniyyu l-hamiidudan Allah, Dialah Sang Berkecukupan lagi Sang Terpuji
Catatan pilihan kata (ringkas)

antumu l-fuqaraa'u ilaa llaah = 2MP diterjemahkan 'kalianlah yang memerlukan Allah'; al-ghaniyyu l-hamiid TAKRIF diterjemahkan 'Yang Maha Kaya, Sang Terpuji' (ghanii BELUM dibedah, 'Maha Kaya' interim). Konvensi hmd: hamiid diterjemahkan 'terpuji' (7 indefinit kecil) / 'Sang Terpuji' (10 takrif); hamd diterjemahkan 'puji' (al-hamdu 'segala puji' = istighraaq, passthrough); mahmuud 17:79 'tempat yang terpuji'; yuhmaduu 3:188 'dipuji'. Pembeda: shukr diterjemahkan 'mengganjar/bersyukur' (31:12 ayat dua-akar); wilayah 'terpuji' 100% milik akar ini di terjemahan lain (nol kolisi); 'mulia' DICADANGKAN kariim/majiid (11:73 hamiidun majiid). Lih.. of dhammahuu'; hamd ≠ madh (hanya utk yang bergantung kehendak); hamd ≠ shukr ('shukr is only on account of favour received; hamd… sometimes from other causes'; yang tertimpa musibah ber-alhamdulillaah, 'no worldly blessing'); hamiid = 'laudatus' dua-arah: praised AND praiseworthy.

Aplikasi

Penegasan posisi realistis: 'kalianlah yang memerlukan Allah', kerangka relasi yang jujur tentang arah ketergantungan sesungguhnya, bukan sebaliknya, sebagai dasar kerendahan hati yang sehat.