وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۚ وَإِنْ تَدْعُ مُثْقَلَةٌ إِلَىٰ حِمْلِهَا لَا يُحْمَلْ مِنْهُ شَيْءٌ وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰ ۗ إِنَّمَا تُنْذِرُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ ۚ وَمَنْ تَزَكَّىٰ فَإِنَّمَا يَتَزَكَّىٰ لِنَفْسِهِ ۚ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ

Dan seorang pemikul beban tidak memikul beban orang lain. Dan jika seorang yang terbebani berat memanggil untuk memikul muatannya, tidak akan dipikulkan sedikit pun darinya, meskipun ia kerabat dekat. Sesungguhnya engkau hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang takut kepada Tuhan mereka tanpa melihat-Nya, dan menegakkan salat. Dan siapa yang menyucitumbuhkan dirinya, sesungguhnya ia menyucitumbuhkan diri untuk dirinya sendiri. Dan kepada Allah tempat kembali.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰwa-laa taziru waaziratun wizra ukhraadan seorang pemikul beban tidak memikul beban orang lain
  2. وَإِنْ تَدْعُ مُثْقَلَةٌ إِلَىٰ حِمْلِهَا لَا يُحْمَلْ مِنْهُ شَيْءٌ وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰwa-in tad'u mutsqalatun ilaa himlihaa laa yuhmal minhu syay'un wa-law kaana dzaa qurbaadan jika seorang yang terbebani berat memanggil untuk memikul muatannya, tidak akan dipikulkan sedikit pun darinya, meskipun ia kerabat dekat
  3. إِنَّمَا تُنْذِرُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَinnamaa tundziru lladziina yakhsyawna rabbahum bi-l-ghaybi wa-aqaamu sh-shalaatasesungguhnya engkau hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang takut kepada Tuhan mereka tanpa melihat-Nya, dan menegakkan salat
  4. وَمَنْ تَزَكَّىٰ فَإِنَّمَا يَتَزَكَّىٰ لِنَفْسِهِ ۚ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُwa-man tazakkaa fa-innamaa yatazakkaa li-nafsihi wa-ila llaahi l-mashiirudan siapa yang menyucitumbuhkan dirinya, sesungguhnya ia menyucitumbuhkan diri untuk dirinya sendiri; dan kepada Allah tempat kembali

Terjemahan per kata (34 kata)

  1. وَلَاwa-laadan tidak pula
  2. تَزِرُtazirumemikul
  3. وَازِرَةٌwaaziratunyang memikul
  4. وِزْرَwizrabeban
  5. أُخْرَىٰukhraayang lain
  6. وَإِنْwa-indan jika
  7. تَدْعُtad'uia memanggil
  8. مُثْقَلَةٌmutsqalatunyang terbebani berat
  9. إِلَىٰilaauntuk
  10. حِمْلِهَاhimlihaamuatannya
  11. لَاlaatidak
  12. يُحْمَلْyuhmaldipikul
  13. مِنْهُminhudarinya
  14. شَيْءٌsyay'unsesuatu
  15. وَلَوْwa-lawdan sekiranya
  16. كَانَkaanaadalah
  17. ذَاdzaayang
  18. قُرْبَىٰqurbaakerabat
  19. إِنَّمَاinnamaasesungguhnya hanya
  20. تُنْذِرُtundziruengkau memberi peringatan
  21. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  22. يَخْشَوْنَyakhsyawnamereka takut
  23. رَبَّهُمْrabbahumTuhan mereka
  24. بِالْغَيْبِbi-l-ghaybipada yang gaib
  25. وَأَقَامُواwa-aqaamudan mereka menegakkan
  26. الصَّلَاةَsh-shalaatasalat
  27. وَمَنْwa-mandan orang yang
  28. تَزَكَّىٰtazakkaamenyucitumbuhkan diri
  29. فَإِنَّمَاfa-innamaamaka sesungguhnya
  30. يَتَزَكَّىٰyatazakkaamenyucitumbuhkan diri
  31. لِنَفْسِهِli-nafsihiuntuk dirinya
  32. وَإِلَىwa-iladan kepada
  33. اللَّهِllaahiAllah
  34. الْمَصِيرُl-mashiirutempat kembali

Inti bacaan

Kata (مُثْقَلَةٌ, mutsqalatun) muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 35:18.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ, wa-laa taziru waaziratun wizra ukhraa) yang berarti "dan seorang pemikul beban tidak memikul beban orang lain". Tiga kata dalam kalimat itu berakar sama, و-ز-ر, yaitu (تَزِرُ, taziru) yang berarti "memikul", (وَازِرَةٌ, waaziratun) yang berarti "pemikul", dan (وِزْرَ, wizra) yang berarti "beban". Kalimat penuh itu muncul empat kali di empat surah, yaitu 6:164, 17:15, 35:18, dan 39:7, sedangkan 53:38 memuat rangkaian yang sama dengan awalan (أَلَّا, allaa) yang berarti "bahwa tidak", sehingga rangkaian taziru waaziratun wizra ukhraa ada di lima ayat. Bentuk (وِزْرَ, wizra) muncul di enam ayat, yaitu 6:164, 17:15, 35:18, 39:7, 53:38, dan 94:2, dan diterjemahkan "beban" di semuanya. Kata (أُخْرَىٰ, ukhraa) berarti "yang lain", dan terjemahan "beban orang lain" memakai kata orang seperti di 6:164, 17:15, dan 39:7.

Kata (مُثْقَلَةٌ, mutsqalatun) berakar ث-ق-ل, berbentuk pasif yang berarti "yang dibebani berat", dan bentuk persisnya muncul satu kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu di ayat ini. Sifat itu menempel pada pihak yang tidak disebut namanya, dan terjemahan memakai "seorang yang terbebani berat", sejajar dengan "seorang pemikul beban" di kalimat pertama. Kata dasar himl, yang tertulis (حِمْلِهَا, himlihaa) yang berarti "muatannya", berakar ح-م-ل dan muncul di tiga ayat, yaitu 12:72, 20:101, dan 35:18. Kata kerja (يُحْمَلْ, yuhmal) yang berarti "dipikulkan" berakar sama dan berbentuk pasif tanpa pelaku. Terjemahan memakai "muatan" untuk himl dan "beban" untuk wizr, supaya dua kata itu tetap berbeda di 35:18 dan di 20:100 sampai 20:101, tempat wizr dan himl juga muncul berdampingan.

Susunan (وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰ, wa-law kaana dzaa qurbaa) yang berarti "meskipun ia kerabat dekat" muncul tiga kali, yaitu di 5:106, 6:152, dan 35:18. Di 6:152 susunan itu menutup perintah berlaku adil dalam ucapan, di 5:106 menutup sumpah dua saksi yang tidak akan menukar kesaksian dengan harga berapa pun, dan di 35:18 menutup kalimat tentang muatan yang tidak dipikulkan. Kata (قُرْبَىٰ, qurbaa) berakar ق-ر-ب, dan bentuk (ذِي الْقُرْبَىٰ, dzii l-qurbaa) dengan kata sandang ada di lima ayat, yaitu 2:83, 4:36, 8:41, 16:90, dan 59:7.

Kata (تُنْذِرُ, tundziru) berakar ن-ذ-ر dan berarti "engkau memberi peringatan". Rangkaian (إِنَّمَا تُنْذِرُ, innamaa tundziru) muncul dua kali, yaitu di 35:18 dan 36:11, dan kedua ayat itu diterjemahkan "engkau hanya memberi peringatan kepada", tanpa kata dapat karena tidak ada kata Arab yang melahirkannya. Di 36:11 yang diperingatkan disebut (مَنِ اتَّبَعَ الذِّكْرَ, mani ttaba'a dz-dzikra) yang berarti "orang yang mengikuti peringatan itu", dan di 35:18 disebut orang yang takut kepada Tuhan mereka. Rangkaian (يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ, yakhsyawna rabbahum) yang berarti "mereka takut kepada Tuhan mereka" muncul lima kali, yaitu di 13:21, 21:49, 35:18, 39:23, dan 67:12, dan tiga di antaranya, 21:49, 35:18, dan 67:12, disusul (بِالْغَيْبِ, bi-l-ghaybi). Kata bi-l-ghaybi muncul di dua belas ayat, yaitu 2:3, 5:94, 12:52, 18:22, 19:61, 21:49, 34:53, 35:18, 36:11, 50:33, 57:25, dan 67:12. Terjemahan 35:18 memakai "tanpa melihat-Nya" seperti 36:11, sedangkan 67:12 memakai "secara gaib" dan 21:49 memakai "dalam kegaiban". Rangkaian (وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ, wa-aqaamuu sh-shalaata) yang berarti "dan mereka menegakkan salat" muncul delapan kali di enam surah, yaitu 2:277, 7:170, 9:5, 9:11, 13:22, 35:18, 35:29, dan 42:38.

Kata (تَزَكَّىٰ, tazakkaa) berakar ز-ك-و dan muncul lima kali, yaitu di 20:76, 35:18, 79:18, 87:14, dan 92:18. Bentuk (يَتَزَكَّىٰ, yatazakkaa) muncul dua kali, yaitu di 35:18 dan 92:18, dan terjemahan memakai "menyucitumbuhkan" di semua ayat itu. Kalimat berpola "siapa yang berbuat, maka sesungguhnya ia berbuat untuk dirinya sendiri" ada di tujuh ayat. Pola itu memakai (فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ, fa-innamaa yahtadii li-nafsihi) di 10:108, 17:15, dan 27:92, (فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ, fa-innamaa yasykuru li-nafsihi) di 27:40 dan 31:12, (فَإِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهِ, fa-innamaa yujaahidu li-nafsihi) di 29:6, dan (فَإِنَّمَا يَتَزَكَّىٰ لِنَفْسِهِ, fa-innamaa yatazakkaa li-nafsihi) di 35:18. Di enam ayat lain terjemahan memakai "untuk dirinya sendiri", dan 35:18 memakai kata yang sama tanpa tambahan "kebaikan", karena tidak ada kata Arab yang melahirkannya.

Rangkaian (وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ, wa-ila llaahi l-mashiiru) yang berarti "dan kepada Allah tempat kembali" muncul tiga kali, yaitu di 3:28, 24:42, dan 35:18. Kata (الْمَصِيرُ, l-mashiiru) berakar ص-ي-ر dan muncul di dua puluh tiga ayat dari delapan belas surah. Terjemahan tidak menambahkan "hanya" di depan "kepada Allah" seperti di 3:28 dan 24:42, karena tidak ada kata Arab yang melahirkannya.

Tafsiran

Ayat ini menambahkan pihak lain ke dalam hubungan antara Allah dan manusia yang dibahas di 35:15 sampai 35:17. Dalam 35:15 sampai 35:17 yang muncul hanya Allah dan manusia. Di 35:18 muncul pemikul yang lain, kerabat yang dipanggil, dan orang yang menerima peringatan, lalu ayat ditutup dengan Allah sebagai tempat kembali, sehingga lingkaran Allah dan manusia tertutup di ujungnya.

Kalimat pertama ayat ini muncul juga di 6:164, 17:15, dan 39:7, dengan pendahulu yang berbeda. Di 6:164 kalimat itu datang sesudah setiap jiwa mengusahakan sesuatu kecuali atas dirinya sendiri, di 17:15 sesudah petunjuk dan kesesatan yang berlaku bagi diri masing-masing, dan di 39:7 sesudah Allah tidak memerlukan kalian jika kalian kufur. Rangkaian 39:7 paling dekat dengan 35:15 sampai 35:18: pernyataan tentang kecukupan Allah mendahului pernyataan tentang beban yang tidak berpindah, sedangkan 6:164 dan 17:15 memulai dari diri sendiri. Di 17:15 kalimat tentang petunjuk untuk diri sendiri mendahului kalimat tentang beban, dan di 35:18 urutannya dibalik: beban lebih dulu, lalu penyucian untuk diri sendiri.

Ayat ini terdiri atas empat bagian yang diikat satu sama lain. Bagian pertama menyatakan beban tidak berpindah. Bagian kedua mengajukan kasus yang menguji pernyataan itu, yaitu pihak yang terbebani memanggil dan yang dipanggil kerabat dekat, dan hasilnya tetap sama. Bagian ketiga menyebut siapa yang diberi peringatan, yaitu orang yang takut kepada Tuhan mereka tanpa melihat-Nya dan menegakkan salat. Bagian keempat menyatakan bahwa penyucian diri berpulang kepada pelakunya, lalu ditutup dengan tempat kembali.

Ayat 35:23 menyebut engkau tidak lain seorang pemberi peringatan, dengan akar peringatan yang sama seperti tundziru di 35:18, sehingga pernyataan tentang peringatan di 35:18 dibuka lagi lima ayat sesudahnya. Ayat 35:19 sampai 35:22 kemudian menaruh pasangan yang tidak sama, buta dan melihat, gelap dan terang, teduh dan panas, hidup dan mati, sehingga 35:18 menjadi ujung bagian tentang manusia yang memerlukan Allah dan pangkal bagian tentang perbedaan antara pihak-pihak yang disebut.

Renungan dan Hikmah

  • Pernyataan pertama ayat ini, yang datang sesudah 35:17 menyebut tidak ada kesulitan bagi Allah, meniadakan perpindahan beban dari satu pemikul ke pemikul lain. Tiga kata dalam kalimat itu berakar sama, sehingga beban dan pemikulnya ditulis seperti satu urusan. Pembaca yang pernah menanggung akibat perbuatan orang lain dapat memisahkan dua pengalaman dalam dirinya, yaitu menanggung akibat dan memikul beban yang disebut ayat ini. Ayat menyebut wizr dan tidak membahas akibat sosial. Bila beban yang disebut ayat ini memang tidak dapat berpindah, apa yang pembaca pikul sendiri hari ini dan tidak dapat diserahkan kepada siapa pun?
  • Pihak yang terbebani memanggil, dan ayat menyebut bahwa tidak sedikit pun dipikulkan darinya, meskipun yang dipanggil kerabat dekat. Kata meskipun dapat dibaca membuka kemungkinan terkuat yang bisa disebut, yaitu kedekatan. Di 6:152 susunan yang sama menaruh kerabat pada ujung daftar orang yang mungkin dibela dalam ucapan, dan di 5:106 pada ujung daftar orang yang mungkin dibela dalam kesaksian. Konteks tiga ayat itu berbeda. Bila kerabat dekat pun tidak memikul muatan itu, siapa yang dibayangkan pembaca akan menjawab ketika pembaca sendiri memanggil?
  • Ayat ini menyebut dua ciri orang yang diberi peringatan: takut kepada Tuhan mereka tanpa melihat-Nya, dan menegakkan salat. Di 36:11 rangkaian pembuka yang sama dipakai untuk orang yang mengikuti peringatan dan takut kepada Ar-Rahman tanpa melihat-Nya. Kedua ayat menyebut rasa takut tanpa melihat sebagai ciri orang yang diberi peringatan. Pembaca dapat memeriksa apakah rasa takutnya lebih mudah tumbuh kepada hal yang tampak daripada kepada Tuhan yang tidak tampak. Bila peringatan itu ditujukan kepada orang dengan ciri tersebut, bagian mana dari ciri itu yang sudah ada pada pembaca?
  • Ayat ini menaruh penyucian diri pada pemiliknya dengan kalimat untuk dirinya sendiri. Kalimat berpola sama dipakai untuk petunjuk di 10:108, 17:15, dan 27:92, untuk syukur di 27:40 dan 31:12, dan untuk usaha sungguh-sungguh di 29:6. Tujuh ayat itu menaruh hasil pada pelaku, dan 35:18 memasukkan penyucian ke dalam daftar yang sama, lalu menutup dengan kepada Allah tempat kembali, sehingga pelaku yang menerima hasil itu sendiri kembali kepada Allah. Pembaca dapat memperhatikan bahwa daftar itu memuat petunjuk, syukur, usaha, dan penyucian, dan semuanya disebut berpulang kepada pelakunya. Bila hasil sebesar itu berpulang kepada pelaku, apa yang pembaca harapkan dari orang lain bagi pertumbuhan dirinya?
  • Di 39:7 kalimat tentang beban datang sesudah Allah tidak memerlukan kalian jika kalian kufur dan sesudah Dia tidak meridai kekufuran hamba-hamba-Nya. Di 35:18 kalimat itu datang sesudah Allah disebut berkecukupan dan terpuji di 35:15. Dalam dua rangkaian itu pernyataan tentang kecukupan Allah dan pernyataan tentang beban berdampingan, dan ayat tidak menjelaskan hubungan keduanya. Pembaca dapat menimbang bahwa kecukupan Allah dan tanggung jawab pribadi disebut dalam satu napas dua kali. Bila kalimat terakhir ayat ini menyebut kepada Allah tempat kembali, ke mana pembaca membawa beban yang tidak dapat dipindahkan itu?
  • Ayat ini ditutup dengan kepada Allah tempat kembali, kalimat yang sama dengan 3:28 dan 24:42. Di 3:28 kalimat itu datang sesudah Allah memperingatkan kalian akan diri-Nya, dan di 24:42 sesudah milik Allah kerajaan langit dan bumi. Di 35:18 kalimat itu datang sesudah beban, kerabat, peringatan, dan penyucian. Urusan yang ditulis di tengah ayat ini, yaitu beban, kerabat, dan penyucian, diberi satu alamat akhir. Bagaimana pembaca menata urusan sehari-harinya yang diserahkannya kepada banyak alamat?
  • Di 35:14 pihak yang diseru tidak mendengar dan tidak menyahut, dan di 35:18 pihak yang terbebani memanggil tetapi tidak ada yang dipikulkan darinya. Kedua ayat memuat kata kerja menyeru dari akar yang sama, tetapi hasilnya berlainan. Pada 35:14 hasilnya dikaitkan dengan pihak yang diseru, dan pada 35:18 dengan beban yang tidak berpindah. Pembaca yang pernah memanggil dan tidak mendapat jawaban dapat membedakan dua keadaan itu, yaitu tidak didengar dan tidak ada yang dipikulkan. Bila panggilan di 35:18 tidak menggeser muatan, kepada siapa pembaca menaruh panggilan yang tidak menunggu muatannya berpindah?