وَمَا يَسْتَوِي الْأَحْيَاءُ وَلَا الْأَمْوَاتُ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُسْمِعُ مَنْ يَشَاءُ ۖ وَمَا أَنْتَ بِمُسْمِعٍ مَنْ فِي الْقُبُورِ
Dan tidak sama orang yang hidup dengan orang yang mati. Sesungguhnya Allah memberikan pendengaran kepada siapa yang Dia kehendaki, dan engkau tidak akan sanggup menjadikan orang yang di dalam kubur dapat mendengar.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَمَا يَسْتَوِي الْأَحْيَاءُ وَلَا الْأَمْوَاتُwa-maa yastawi l-ahyaa'u wa-la l-amwaatudan tidak sama orang yang hidup dengan orang yang mati
- إِنَّ اللَّهَ يُسْمِعُ مَنْ يَشَاءُinna llaaha yusmi'u man yasyaa'usesungguhnya Allah memberikan pendengaran kepada siapa yang Dia kehendaki
- وَمَا أَنْتَ بِمُسْمِعٍ مَنْ فِي الْقُبُورِwa-maa anta bi-musmi'in man fi l-qubuuridan engkau tidak akan sanggup menjadikan orang yang di dalam kubur dapat mendengar
Terjemahan per kata (16 kata)
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- يَسْتَوِيyastawisama
- الْأَحْيَاءُl-ahyaa'uorang-orang hidup
- وَلَاwa-ladan tidak pula
- الْأَمْوَاتُl-amwaatuorang-orang mati
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- يُسْمِعُyusmi'umemperdengarkan
- مَنْmanorang yang
- يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- أَنْتَantaengkau
- بِمُسْمِعٍbi-musmi'inyang dapat memperdengarkan
- مَنْmanorang yang
- فِيfidi dalam
- الْقُبُورِl-qubuurikubur
Inti bacaan
Kontras keempat dan penutup rangkaian: yang hidup dan yang mati tidak setara; Nabi 'tidak akan sanggup menjadikan orang dalam kubur dapat mendengar', metafora tajam bagi hati yang tertutup total terhadap kebenaran, betapa pun kerasnya usaha menyampaikannya.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(pula)' dan '(Nabi Muhammad)' dihapus.
Tafsiran
Ayat ini menutup rangkaian perumpamaan dengan kontras paling tajam: hidup dan mati, dipakai sebagai analogi bagi mereka yang menerima kebenaran versus yang hatinya sudah tertutup rapat seperti penghuni kubur.
Renungan dan Hikmah
- Perumpamaan terakhir yang dipakai Allah paling tajam di antara semuanya. Hidup dan mati. Tak ada jarak yang lebih jauh.
- Yang dibatasi kemampuan Nabi, bukan kuasa Allah. Ia tidak sanggup. Yang memberi pendengaran disebut di kalimat sebelumnya.
- Kubur dipakai sebagai gambaran hati yang tertutup. Bukan sekadar orang mati. Yang di dalamnya tidak menolak, ia memang tidak mendengar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.