إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ بِالْحَقِّ بَشِيرًا وَنَذِيرًا ۚ وَإِنْ مِنْ أُمَّةٍ إِلَّا خَلَا فِيهَا نَذِيرٌ

Sesungguhnya Kami mengutusmu dengan kebenaran sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan, dan tidak ada satu umat pun kecuali telah berlalu padanya seorang pemberi peringatan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ بِالْحَقِّ بَشِيرًا وَنَذِيرًاinnaa arsalnaaka bi-l-haqqi basyiiran wa-nadziiransesungguhnya Kami mengutusmu dengan kebenaran sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan
  2. وَإِنْ مِنْ أُمَّةٍ إِلَّا خَلَا فِيهَا نَذِيرٌwa-in min ummatin illaa khalaa fiihaa nadziirundan tidak ada satu umat pun kecuali telah berlalu padanya seorang pemberi peringatan

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. إِنَّاinnaasesungguhnya Kami
  2. أَرْسَلْنَاكَarsalnaakaKami mengutusmu
  3. بِالْحَقِّbi-l-haqqidengan kebenaran
  4. بَشِيرًاbasyiiranpembawa kabar gembira
  5. وَنَذِيرًاwa-nadziirandan pemberi peringatan
  6. وَإِنْwa-indan tidaklah
  7. مِنْmindari
  8. أُمَّةٍummatinumat
  9. إِلَّاillaakecuali
  10. خَلَاkhalaamenyendiri
  11. فِيهَاfiihaapadanya
  12. نَذِيرٌnadziirunpemberi peringatan

Inti bacaan

Pola universal yang ditegaskan: 'tidak ada satu umat pun kecuali telah berlalu padanya seorang pemberi peringatan', tidak ada bangsa yang benar-benar dibiarkan tanpa pesan moral sama sekali sepanjang sejarah.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan universalitas pola pengutusan: setiap umat pernah menerima peringatan, menjadikan pengutusan ini bagian dari pola yang konsisten, bukan pengecualian.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut tidak ada umat yang dilewatkan. Bukan kebanyakan. Semuanya.
  • Frasa telah berlalu dipakai, bukan akan datang. Sudah lewat. Bukan yang dijanjikan.
  • Kalimat ini menghibur sekaligus meluruskan. Allah menaruhnya sesudah pengutusan. Yang diutus bukan yang pertama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-s-l, h-q-q, b-sh-r, n-dz-r, a-m-m, kh-l-w): arsalnaaka bi-l-haqq bashiiran wa nadhiiran diterjemahkan 'mengutusmu dgn kebenaran sbg pembawa kabar gembira & pemberi peringatan' (akar r-s-l + akar h-q-q + akar b-sh-r + akar n-dz-r, peran-disangkal, cf. 25:56); wa in min ummah illaa khalaa fiihaa nadhiir diterjemahkan 'tak ada umat kecuali telah berlalu padanya pemberi peringatan' (akar '-m-m + akar kh-l-w + akar n-dz-r, peringatan universal, keadilan Ilahi, cf. 10:47, 16:36, 26:208).