أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ ثَمَرَاتٍ مُخْتَلِفًا أَلْوَانُهَا ۚ وَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ
Tidakkah engkau melihat bahwa Allah menurunkan air dari langit, lalu dengannya Kami keluarkan buah-buahan yang beraneka warnanya? Dan di antara gunung-gunung ada garis-garis putih dan merah yang beraneka warnanya, dan yang hitam pekat.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ ثَمَرَاتٍ مُخْتَلِفًا أَلْوَانُهَاa-lam tara anna llaaha anzala mina s-samaa'i maa'an fa-akhrajnaa bihi tsamaraatin mukhtalifan alwaanuhaatidakkah engkau melihat bahwa Allah menurunkan air dari langit, lalu dengannya Kami keluarkan buah-buahan yang beraneka warnanya
- وَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌwa-mina l-jibaali judadun biidhun wa-humrun mukhtalifun alwaanuhaa wa-gharaabiibu suudundan di antara gunung-gunung ada garis-garis putih dan merah yang beraneka warnanya, dan yang hitam pekat
Terjemahan per kata (22 kata)
- أَلَمْa-lamtidakkah
- تَرَtaraengkau memperhatikan
- أَنَّannabahwa
- اللَّهَllaahaAllah
- أَنْزَلَanzalamenurunkan
- مِنَminadari
- السَّمَاءِs-samaa'ilangit
- مَاءًmaa'anair
- فَأَخْرَجْنَاfa-akhrajnaamaka Kami mengeluarkan
- بِهِbihidengannya
- ثَمَرَاتٍtsamaraatinbuah-buahan
- مُخْتَلِفًاmukhtalifanyang berbeda
- أَلْوَانُهَاalwaanuhaawarnanya
- وَمِنَwa-minadan dari
- الْجِبَالِl-jibaaligunung-gunung
- جُدَدٌjudadungaris-garis
- بِيضٌbiidhunputih
- وَحُمْرٌwa-humrundan merah
- مُخْتَلِفٌmukhtalifunyang berbeda
- أَلْوَانُهَاalwaanuhaawarnanya
- وَغَرَابِيبُwa-gharaabiibudan yang hitam pekat
- سُودٌsuudunhitam
Inti bacaan
Variasi warna buah-buahan dan garis-garis gunung sebagai hasil dari satu sumber yang sama (air hujan), pengingat untuk mengamati keragaman alam sebagai bukti kekayaan desain, bukan kebetulan acak tanpa pola.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(ada pula)' dirajut alami tanpa kurung sebagai penghubung 'dan'.
Tafsiran
Ayat ini beralih dari perumpamaan abstrak menuju bukti konkret di alam: keragaman warna buah dan gunung sebagai tanda yang bisa disaksikan langsung, menyiapkan perbandingan dengan keragaman manusia di ayat berikutnya.
Renungan dan Hikmah
- Satu sumber menghasilkan banyak warna. Airnya sama. Allah menyebut yang keluar berbeda-beda.
- Gunung pun disebut punya garis warna. Bukan cuma buah. Yang tidak bernyawa pun berwarna-warni.
- Ayat berikutnya memakai pola yang sama untuk manusia. Allah menyusun perbandingannya bertahap. Buah, gunung, lalu orang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-a-y, a-l-h, n-z-l, s-m-w, m-w-h, kh-r-j, ts-m-r, kh-l-f, l-w-n, j-b-l, j-d-d, b-y-d, h-m-r, gh-r-b, s-w-d): anzala maa'an diterjemahkan 'menurunkan air' (akar n-z-l + akar m-w-h); thamaraat mukhtalifan alwaanuhaa diterjemahkan 'buah beraneka warna' (akar ts-m-r + akar kh-l-f + akar l-w-n); judad diterjemahkan 'garis-garis' (akar j-d-d); gharaabiib suud diterjemahkan 'hitam pekat'. Selaras.