إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah, menegakkan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan, mereka mengharapkan perdagangan yang tidak akan pernah rugi.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَinna lladziina yatluuna kitaaba llaahi wa-aqaamu sh-shalaatasesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah, menegakkan salat
  2. وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةًwa-anfaquu mimmaa razaqnaahum sirran wa-'alaaniyatandan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan
  3. يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَyarjuuna tijaaratan lan tabuuramereka mengharapkan perdagangan yang tidak akan pernah rugi

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. إِنَّinnasesungguhnya
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. يَتْلُونَyatluunamereka membaca
  4. كِتَابَkitaabaKitab
  5. اللَّهِllaahiAllah
  6. وَأَقَامُواwa-aqaamudan mereka mendirikan
  7. الصَّلَاةَsh-shalaatasalat
  8. وَأَنْفَقُواwa-anfaquudan mereka menafkahkan
  9. مِمَّاmimmaadari apa yang
  10. رَزَقْنَاهُمْrazaqnaahumKami rezekikan kepada mereka
  11. سِرًّاsirrandengan rahasia
  12. وَعَلَانِيَةًwa-'alaaniyatandan terang-terangan
  13. يَرْجُونَyarjuunamereka mengharapkan
  14. تِجَارَةًtijaaratanperniagaan
  15. لَنْlantidak akan
  16. تَبُورَtabuuramerugi

Inti bacaan

Tiga praktik konkret (membaca Kitab, menegakkan salat, berinfak sembunyi dan terang-terangan) digambarkan sebagai 'perdagangan yang tidak akan pernah rugi', metafora ekonomi yang memberi kerangka memandang ibadah sebagai investasi produktif dengan hasil terjamin, bukan pengeluaran tanpa imbal balik.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(Al-Qur'an)' dihapus: 'kitaaba llaahi' (akar ktb) diterjemahkan 'Kitab Allah' apa adanya, konsisten dengan penanganan istilah serupa di 32:2 dan 33:34.

Tafsiran

Ayat ini merangkai tiga praktik konkret (membaca, salat, dan berinfak), sebagai bentuk 'perdagangan' dengan Allah yang dijamin tidak akan pernah merugi, sebuah citra ekonomi yang menegaskan kepastian hasilnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut membaca Kitab-Nya, menegakkan salat, dan menginfakkan. Tiga. Satu dengan mata, satu dengan tubuh, satu dengan harta.
  • Infaknya disebut dua cara sekaligus. Bukan salah satu. Yang dinilai bukan caranya, melainkan bahwa keduanya sama-sama dijalani.
  • Allah menyebut mereka mengharapkan perniagaan yang tak akan merugi. Bahasa dagang. Yang dijanjikan bukan keuntungan besar, melainkan tak adanya kemungkinan rugi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “… (Al-Qur’an), menegakkan salat, dan menginfakkan sebagi…”. Dalam ayat ini, 'salaah' bertakrif (memakai kata sandang al-). salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar').