جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَلُؤْلُؤًا ۖ وَلِبَاسُهُمْ فِيهَا حَرِيرٌ

Taman-taman Adn yang mereka masuki; di dalamnya mereka diberi perhiasan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka di dalamnya adalah sutra.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَاjannaatu 'adnin yadkhuluunahaataman-taman Adn yang mereka masuki
  2. يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَلُؤْلُؤًاyuhallawna fiihaa min asaawira min dzahabin wa-lu'lu'andi dalamnya mereka diberi perhiasan gelang-gelang dari emas dan mutiara
  3. وَلِبَاسُهُمْ فِيهَا حَرِيرٌwa-libaasuhum fiihaa hariirundan pakaian mereka di dalamnya adalah sutra

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. جَنَّاتُjannaatutaman-taman
  2. عَدْنٍ'adninAdn
  3. يَدْخُلُونَهَاyadkhuluunahaamereka memasukinya
  4. يُحَلَّوْنَyuhallawnamereka diberi perhiasan
  5. فِيهَاfiihaadi dalamnya
  6. مِنْmindari
  7. أَسَاوِرَasaawiragelang-gelang
  8. مِنْmindari
  9. ذَهَبٍdzahabinemas
  10. وَلُؤْلُؤًاwa-lu'lu'andan mutiara
  11. وَلِبَاسُهُمْwa-libaasuhumdan pakaian mereka
  12. فِيهَاfiihaadi dalamnya
  13. حَرِيرٌhariirunsutra

Inti bacaan

Rangkaian (جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا, jannaatu 'adnin yadkhuluunahaa) muncul tiga kali di Al-Qur'an (13:23, 16:31, 35:33).

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (جَنَّاتُ عَدْنٍ, jannaatu 'adnin) yang berarti "taman-taman Adn". Kata (جَنَّاتُ, jannaatu) berakar ج-ن-ن dan berbentuk jamak, sehingga terjemahan memakai "taman-taman", sedangkan (عَدْنٍ, 'adnin) ditulis sebagai nama, Adn. Rangkaian (جَنَّاتُ عَدْنٍ, jannaatu 'adnin) muncul enam kali di enam surah, yaitu 13:23, 16:31, 18:31, 20:76, 35:33, dan 98:8. Tiga di antaranya, 13:23, 16:31, dan 35:33, disusul (يَدْخُلُونَهَا, yadkhuluunahaa) yang berarti "yang mereka masuki", dari akar د-خ-ل, dengan -haa yang menunjuk taman-taman itu. Sesudahnya, di 13:23 menyusul (وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ, wa-man shalaha min aabaa'ihim) yang berarti "dan orang yang saleh dari bapak-bapak mereka", di 16:31 sungai-sungai, dan di 35:33 perhiasan. Tiga ayat dari keenamnya, yaitu 16:31, 20:76, dan 98:8, menyebut taman-taman itu sebagai balasan, dengan penerima yang digambarkan berbeda: (الْمُتَّقِينَ, l-muttaqiina) yang berarti "orang-orang yang bertakwa" di 16:31, (مَنْ تَزَكَّىٰ, man tazakkaa) yang berarti "orang yang menyucitumbuhkan diri" di 20:76, dan (لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهُ, li-man khasyiya rabbahu) yang berarti "bagi orang yang takut kepada Tuhannya" di 98:8. Ayat 35:33 tidak memuat kata balasan maupun penerima semacam itu.

Kata (يُحَلَّوْنَ, yuhallawna) yang berarti "mereka diberi perhiasan" berakar ح-ل-ي, dan bentuknya menempatkan mereka sebagai pihak yang dikenai, sehingga pelaku yang menghiasi tidak disebut. Bentuk persis ini muncul tiga kali di tiga surah, yaitu 18:31, 22:23, dan 35:33, dan ketiganya diikuti (فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ, fiihaa min asaawira min dzahabin) yang berarti "di dalamnya dari gelang-gelang dari emas". Di 22:23 kalimat sebelumnya memuat pelaku yang memasukkan, (إِنَّ اللَّهَ يُدْخِلُ, inna llaaha yudkhilu) yang berarti "sesungguhnya Allah memasukkan", lalu kata kerja menghiasi menyusul tanpa pelaku. Kata (أَسَاوِرَ, asaawira) berakar س-و-ر dan muncul empat kali, yaitu di 18:31, 22:23, 35:33, dan 76:21. Di tiga yang pertama gelang itu dari emas, dan di 76:21, (وَحُلُّوا أَسَاوِرَ مِنْ فِضَّةٍ, wa-hulluu asaawira min fidhdhatin) yang berarti "dan mereka dihiasi gelang-gelang dari perak", Tuhan mereka disebut sebagai pelaku pada kata kerja berikutnya, (وَسَقَاهُمْ رَبُّهُمْ, wa-saqaahum rabbuhum) yang berarti "dan Tuhan mereka memberi mereka minum", sedangkan pelaku menghiasi tidak disebut. Akar yang sama muncul di surah 35 pada 35:12, (حِلْيَةً تَلْبَسُونَهَا, hilyatan talbasuunahaa) yang berarti "perhiasan yang kalian pakai". Kata (حِلْيَةً, hilyatan) seakar dengan (يُحَلَّوْنَ, yuhallawna), dan (تَلْبَسُونَهَا, talbasuunahaa) seakar dengan (لِبَاسُهُمْ, libaasuhum) di 35:33. Di 35:12 manusia mengeluarkan dan memakai perhiasan itu, sedangkan di 35:33 perhiasan diberikan kepada mereka.

Kata (لُؤْلُؤًا, lu'lu'an) yang berarti "mutiara" muncul tiga kali dalam bentuk ini, yaitu di 22:23, 35:33, dan 76:19. Di 22:23, (وَلُؤْلُؤًا, wa-lu'lu'an) menyusul gelang emas dengan kata-kata yang sama seperti di 35:33. Di 76:19, (حَسِبْتَهُمْ لُؤْلُؤًا مَنْثُورًا, hasibtahum lu'lu'an mantsuuran) yang berarti "engkau mengira mereka mutiara yang bertaburan", mutiara menjadi pembanding bagi pemuda-pemuda yang berkeliling, sedangkan di 35:33 mutiara menjadi bagian dari perhiasan yang diberikan.

Kata (لِبَاسُهُمْ, libaasuhum) yang berarti "pakaian mereka" berakar ل-ب-س dan muncul dua kali, yaitu di 22:23 dan 35:33, dalam rangkaian (وَلِبَاسُهُمْ فِيهَا حَرِيرٌ, wa-libaasuhum fiihaa hariirun) yang berarti "dan pakaian mereka di dalamnya adalah sutra". Kata (حَرِيرٌ, hariirun) yang berarti "sutra" berakar ح-ر-ر, dan kata hariir dengan akhiran apa pun muncul tiga kali, yaitu di 22:23, 35:33, dan 76:12. Di 76:12, (جَنَّةً وَحَرِيرًا, jannatan wa-hariiran) yang berarti "taman dan sutra" disebut sebagai balasan atas kesabaran, (وَجَزَاهُمْ بِمَا صَبَرُوا, wa-jazaahum bi-maa shabaruu) yang berarti "dan Dia membalas mereka atas kesabaran mereka". Di 18:31 pakaian disebut dengan kata lain, (مِنْ سُنْدُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ, min sundusin wa-istabraqin) yang berarti "dari sutra halus dan sutra tebal".

Tafsiran

Ayat ini menyebut tiga hal: taman yang dimasuki, perhiasan yang diberikan, dan pakaian, tepat sesudah "karunia yang besar" di 35:32. Ayat ini dibuka tanpa kata penghubung. Di 13:23 dan 16:31 rangkaian yang sama, (جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا, jannaatu 'adnin yadkhuluunahaa), juga berdiri tanpa kata penghubung tepat sesudah sebutan tempat kediaman, yaitu (عُقْبَى الدَّارِ, 'uqbaa d-daari) yang berarti "tempat kesudahan" di 13:22 dan (دَارُ الْمُتَّقِينَ, daaru l-muttaqiina) yang berarti "negeri orang-orang yang bertakwa" di 16:30. Susunan itu dapat dibaca sebagai penjelasan atas sebutan tepat sebelumnya, dan di 35:33 sebutan tepat sebelumnya berupa "karunia yang besar", sehingga ketiga hal tadi dapat dibaca sebagai perincian karunia itu.

Ayat 13:22 memuat rangkaian yang sama dengan 35:29, (وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً, wa-anfaquu mimmaa razaqnaahum sirran wa-'alaaniyatan) yang berarti "dan mereka menginfakkan sebagian dari apa yang Kami rezekikan kepada mereka secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan", lalu 13:23 menyebut taman-taman Adn yang mereka masuki. Di surah 35 rangkaian infak itu ada di 35:29 dan taman-taman Adn di 35:33, tetapi 35:30 sampai 35:32 berada di antaranya dan memuat pahala, Kitab, dan tiga golongan. Susunan itu dapat dibaca sebagai penghubung antara orang-orang di 35:29 dan taman di 35:33, namun 35:33 sendiri tidak menyebut 35:29.

Kata ganti pada yadkhuluunahaa menunjuk mereka yang terdekat sebelumnya, yaitu golongan-golongan di 35:32 yang dibuka dengan kata minhum. Ayat itu menyebut tiga golongan, dan 35:33 tidak menyatakan apakah ketiganya memasuki taman-taman itu atau salah satunya. Ayat 35:34 menuturkan ucapan mereka, juga tanpa memilah.

Sesudah tiga hal itu, 35:34 membuka dengan (وَقَالُوا, wa-qaaluu) yang berarti "dan mereka berkata", sehingga adegan bergerak dari apa yang diterima ke apa yang diucapkan, dan ucapan pertama yang dikutip sejak 35:29 berupa pujian.

Renungan dan Hikmah

  • Di 35:12 manusia mengeluarkan perhiasan dari laut lalu memakainya, dan di 35:33 perhiasan diberikan kepada mereka tanpa menyebut siapa yang menghiasi. Di 22:23 Allah disebut memasukkan mereka ke dalam taman, lalu penghiasan menyusul tanpa pelaku. Pembaca dapat memperhatikan perubahan posisi itu, dari tangan yang mengambil menjadi tangan yang menerima, dengan dua ayat yang memakai akar kata yang sama untuk perhiasan dan pakaian. Seperti apa rasanya menerima perhiasan dari pihak yang namanya tidak ditulis di ayat itu, sedangkan ayat sebelumnya di 22:23 menyebut siapa yang memasukkan?
  • Ayat ini menyebut taman dalam bentuk jamak, taman-taman Adn, dan 13:23 menambahkan bahwa orang yang saleh dari bapak-bapak, pasangan-pasangan, dan keturunan mereka masuk bersama. Ayat 35:33 sendiri tidak memuat daftar itu. Pembaca yang membayangkan taman itu sebagai satu tempat untuk dirinya sendiri dapat memperhatikan bentuk jamak tersebut dan daftar yang menyertainya di 13:23, yang tidak disebut di sini dan karena itu tidak dipindahkan ke sini. Siapa saja yang dibayangkan berjalan masuk bersama pembaca, dan siapa yang tidak terpikir?
  • Di 35:33 mereka sendiri memasuki taman-taman itu, dan di 22:23 Allah memasukkan mereka ke dalam taman. Dua ayat itu menyebut peristiwa yang sejenis dari dua sisi, dan tidak disamakan, sebab 22:23 menyebut taman yang mengalir di bawahnya sungai-sungai tanpa menyebut Adn. Pembaca dapat memperhatikan bahwa langkah masuk dituliskan sebagai langkah mereka di satu ayat dan sebagai tindakan Allah di ayat lain. Apa yang berubah pada cara pembaca memandang langkahnya sendiri bila langkah itu disebut juga sebagai tindakan Allah?
  • Taman-taman Adn disebut balasan di tiga ayat lain dengan penerima yang berbeda: orang yang bertakwa di 16:31, orang yang menyucitumbuhkan diri di 20:76, dan orang yang takut kepada Tuhannya di 98:8. Di 76:12 sutra dan taman disebut balasan atas kesabaran. Ayat 35:33 tidak memuat kata balasan, dan ayat 35:30 sebelumnya menyebut pahala yang disempurnakan tanpa menyebut taman. Pembaca dapat memperhatikan sifat mana yang ditaruhnya di depan ketika membayangkan penerima taman itu, dan apakah sifat itu tertulis di ayat ini. Sifat mana yang dicari pembaca pada dirinya sendiri ketika membaca tiap ayat itu?
  • Kata ganti mereka di 35:33 mengikuti tiga golongan di 35:32, dan ayat ini tidak menyatakan golongan mana yang memasuki taman-taman itu. Ayat 35:34 melanjutkan dengan ucapan mereka tanpa memilah pula. Pembaca yang menempatkan dirinya di salah satu dari tiga golongan itu dapat memperhatikan bahwa ayat-ayat ini tidak menjawab nasib masing-masing, dan bahwa jawabannya harus dicari tanpa memaksa ayat berbicara lebih dari yang tertulis. Bagaimana pembaca hidup bersama pertanyaan yang tidak dijawab teks ini?
  • Kata di dalamnya muncul dua kali dalam ayat ini, sesudah perhiasan dan sesudah pakaian, sehingga keduanya terikat pada tempat itu. Pembaca yang melihat apa yang dikenakannya sekarang sebagai miliknya di mana pun berada dapat membandingkan anggapan itu dengan ayat ini, yang menyebut perhiasan dan pakaian bersama tempat, yaitu taman-taman Adn. Apa dari yang dikenakan sekarang yang masih dianggap milik sendiri ketika tempatnya berganti?