وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَا أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِي كُنَّا نَعْمَلُ ۚ أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاءَكُمُ النَّذِيرُ ۖ فَذُوقُوا فَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ نَصِيرٍ

Dan mereka berteriak di dalamnya, “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami, niscaya kami akan mengerjakan kebajikan, bukan yang pernah kami kerjakan dahulu.” Bukankah Kami telah memanjangkan umur kalian, cukup bagi orang yang mau berpikir untuk berpikir di dalamnya, dan telah datang kepada kalian pemberi peringatan? Maka, rasakanlah! Tidak ada bagi orang-orang zalim seorang penolong pun.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَا أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِي كُنَّا نَعْمَلُwa-hum yashtharikhuuna fiihaa rabbanaa akhrijnaa na'mal shaalihan ghayra lladzii kunnaa na'maludan mereka berteriak di dalamnya, ya Tuhan kami, keluarkanlah kami, niscaya kami akan mengerjakan kebajikan, bukan yang pernah kami kerjakan dahulu
  2. أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاءَكُمُ النَّذِيرُa-wa-lam nu'ammirkum maa yatadzakkaru fiihi man tadzakkara wa-jaa'akumu n-nadziirubukankah Kami telah memanjangkan umur kalian, cukup bagi orang yang mau berpikir untuk berpikir di dalamnya, dan telah datang kepada kalian pemberi peringatan
  3. فَذُوقُوا فَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ نَصِيرٍfa-dzuuquu fa-maa li-zh-zhaalimiina min nashiirinmaka, rasakanlah! Tidak ada bagi orang-orang zalim seorang penolong pun

Terjemahan per kata (25 kata)

  1. وَهُمْwa-humdan mereka
  2. يَصْطَرِخُونَyashtharikhuunamereka berteriak
  3. فِيهَاfiihaadi dalamnya
  4. رَبَّنَاrabbanaaTuhan kami
  5. أَخْرِجْنَاakhrijnaakeluarkanlah kami
  6. نَعْمَلْna'malkami beramal
  7. صَالِحًاshaalihankebajikan
  8. غَيْرَghayraselain
  9. الَّذِيlladziiyang
  10. كُنَّاkunnaakami adalah
  11. نَعْمَلُna'malukami kerjakan
  12. أَوَلَمْa-wa-lamdan tidakkah
  13. نُعَمِّرْكُمْnu'ammirkumKami memanjangkan umur kalian
  14. مَاmaaapa yang
  15. يَتَذَكَّرُyatadzakkarumengambil pelajaran
  16. فِيهِfiihidi dalamnya
  17. مَنْmanorang yang
  18. تَذَكَّرَtadzakkaramengambil pelajaran
  19. وَجَاءَكُمُwa-jaa'akumudan telah datang kepada kalian
  20. النَّذِيرُn-nadziirupemberi peringatan
  21. فَذُوقُواfa-dzuuquumaka rasakanlah kalian
  22. فَمَاfa-maamaka tidak ada
  23. لِلظَّالِمِينَli-zh-zhaalimiinabagi orang-orang zalim
  24. مِنْmindari
  25. نَصِيرٍnashiirinpenolong

Inti bacaan

Permohonan kesempatan kedua yang ditolak tegas: 'bukankah Kami telah memanjangkan umurmu. telah datang kepadamu pemberi peringatan?', penegasan bahwa waktu dan peringatan yang cukup sudah tersedia sebelumnya; menyesali kelalaian setelah mengabaikan kesempatan yang sudah cukup panjang tidak lagi mengubah apa pun.

Penjelasan pilihan kata

Delapan tambahan kurung dihapus: '(neraka)' dua kali, '(dari neraka)', '(seperti perbuatan)', '(Dikatakan kepada mereka,)', '(yang cukup)', '(Bukankah pula)', '(azab Kami)'; semuanya tafsir tambahan yang tidak berdasar teks Arab. Peralihan dari permohonan penghuni neraka ke jawaban retoris Allah dirajut langsung tanpa penanda naratif tambahan, mengikuti pola pertanyaan 'a-wa-lam' yang menandai pergantian suara dengan sendirinya.

Tafsiran

Ayat ini menjawab permohonan kesempatan kedua dengan penolakan tegas: umur yang sudah cukup panjang untuk berpikir dan peringatan yang sudah datang menjadikan permohonan itu terlambat, tanpa alasan yang bisa dibenarkan.

Renungan dan Hikmah

  • Permohonan mereka disertai janji: 'niscaya kami akan mengerjakan kebajikan, bukan yang pernah kami kerjakan dahulu'. Mereka tidak meminta dimaafkan, mereka menawarkan perbaikan. Dan yang ditolak Allah justru tawaran itu, sebab yang kurang selama ini bukan kesempatan memperbaiki.
  • Jawaban Allah menyebut umur mereka: 'bukankah Kami telah memanjangkan umur kalian'. Waktu hidup diperlakukan sebagai kesempatan yang sudah diberikan, bukan sebagai latar belakang yang netral. Tiap tahun yang berlalu ternyata masuk hitungan sebagai sesuatu yang pernah diserahkan kepada seseorang.
  • Ukuran cukupnya umur diberi syarat: 'cukup bagi orang yang mau berpikir'. Panjangnya sama bagi semua, kecukupannya tidak. Waktu yang sama bisa berarti kesempatan yang berlimpah atau tidak berarti apa-apa, dan yang menentukan bukan lamanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Entri/bedah via bedah akar '-m-r: cabang A (usia) diterima apa adanya +; cabang B diseragamkan ke keluarga 'ramai'.