إِنَّ اللَّهَ عَالِمُ غَيْبِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
Sesungguhnya Allah Yang Mengetahui yang gaib di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia berilmu tentang apa yang tersimpan dalam dada.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّ اللَّهَ عَالِمُ غَيْبِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِinna llaaha 'aalimu ghaybi s-samaawaati wa-l-ardhisesungguhnya Allah Yang Mengetahui yang gaib di langit dan di bumi
- إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِinnahu 'aliimun bi-dzaati sh-shuduurisesungguhnya Dia berilmu tentang apa yang tersimpan dalam dada
Terjemahan per kata (10 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- عَالِمُ'aalimuyang mengetahui
- غَيْبِghaybiyang gaib
- السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
- وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
- إِنَّهُinnahusesungguhnya Dia
- عَلِيمٌ'aliimunberilmu
- بِذَاتِbi-dzaatipada isi
- الصُّدُورِsh-shuduuridada
Inti bacaan
Cakupan pengetahuan ganda: 'yang gaib di langit dan bumi' sekaligus 'segala isi hati', kesadaran ilahi menembus baik skala kosmis maupun kedalaman personal yang paling tersembunyi sekalipun.
Penjelasan pilihan kata
'Bidzaati s-suduuri' dikoreksi dari 'segala isi hati' menjadi 'apa yang tersimpan dalam dada': konsisten dengan istilah 'dada' (bukan 'hati') di 27:74, 28:69, dan 31:23.
Tafsiran
Ayat ini menutup penjelasan tentang penghuni taman dan neraka dengan penegasan cakupan ilmu Allah: dari yang gaib di seluruh langit dan bumi hingga yang tersembunyi dalam dada setiap individu.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut dua ranah: yang gaib di langit dan bumi, dan yang tersimpan dalam dada. Dua ujung. Dari yang paling luas turun ke yang paling sempit.
- Kata yang dipakai dada. Bukan hati. Yang disebut tempatnya, dan tempat itu ada di dalam tubuh.
- Allah menaruhnya sesudah menggambarkan penghuni taman dan neraka. Sebagai penutup. Yang memisahkan keduanya disebut mengetahui sampai ke isi dada.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').