أَوَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَكَانُوا أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعْجِزَهُ مِنْ شَيْءٍ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِ ۚ إِنَّهُ كَانَ عَلِيمًا قَدِيرًا
Tidakkah mereka bepergian di bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka, padahal orang-orang itu lebih besar kekuatannya dari mereka? Dan tidak ada sesuatu pun yang dapat melemahkan Allah, baik di langit maupun di bumi. Sesungguhnya Dia berilmu lagi berkuasa.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- أَوَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْa-wa-lam yasiiruu fi l-ardhi fa-yanzhuruu kayfa kaana 'aaqibatu lladziina min qablihimtidakkah mereka bepergian di bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka
- وَكَانُوا أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةًwa-kaanuu asyadda minhum quwwatanpadahal orang-orang itu lebih besar kekuatannya dari mereka
- وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعْجِزَهُ مِنْ شَيْءٍ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِwa-maa kaana llaahu li-yu'jizahu min syay'in fi s-samaawaati wa-laa fi l-ardhidan tidak ada sesuatu pun yang dapat melemahkan Allah, baik di langit maupun di bumi
- إِنَّهُ كَانَ عَلِيمًا قَدِيرًاinnahu kaana 'aliiman qadiiransesungguhnya Dia berilmu lagi berkuasa
Terjemahan per kata (30 kata)
- أَوَلَمْa-wa-lamdan tidakkah
- يَسِيرُواyasiiruumereka berjalan
- فِيfidi
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- فَيَنْظُرُواfa-yanzhuruumaka mereka memperhatikan
- كَيْفَkayfabagaimana
- كَانَkaanaadalah
- عَاقِبَةُ'aaqibatukesudahan
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- مِنْmindari
- قَبْلِهِمْqablihimsebelum mereka
- وَكَانُواwa-kaanuudan mereka selalu
- أَشَدَّasyaddalebih keras
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- قُوَّةًquwwatankekuatan
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- كَانَkaanaadalah
- اللَّهُllaahuAllah
- لِيُعْجِزَهُli-yu'jizahuuntuk melemahkan-Nya
- مِنْmindari
- شَيْءٍsyay'insesuatu
- فِيfidi
- السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- فِيfidi
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- إِنَّهُinnahusesungguhnya Dia
- كَانَkaanaadalah
- عَلِيمًا'aliimanberilmu
- قَدِيرًاqadiiranMahakuasa
Inti bacaan
Ajakan konkret untuk 'bepergian di bumi' dan menyaksikan sendiri kesudahan generasi sebelumnya yang lebih kuat, pembelajaran sejarah lewat observasi langsung dan bukti fisik, bukan sekadar cerita abstrak yang mudah diabaikan.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(yang mendustakan rasul)' dihapus: teks Arab tidak merinci bentuk kesalahan mereka, hanya menunjuk kesudahan mereka secara umum.
Tafsiran
Ayat ini mengajak perenungan lewat bukti fisik yang bisa disaksikan: kekuatan yang lebih besar sekalipun tidak menyelamatkan kaum-kaum terdahulu, sebab tidak ada apa pun yang bisa melemahkan Allah.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh bepergian di bumi. Bukan mendengar cerita. Buktinya diminta disaksikan dengan kaki sendiri.
- Yang dibandingkan kekuatan mereka. Lebih besar. Yang tersisa dari yang lebih kuat dipakai mengukur yang merasa kuat sekarang.
- Allah menutup dengan tak ada sesuatu pun yang melemahkan-Nya. Sesudah bicara kekuatan. Perbandingan kekuatan ditutup dengan menyebut yang tak terbandingkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').