وَالْقُرْآنِ الْحَكِيمِ
Demi Al-Qur'an yang penuh hikmah,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَالْقُرْآنِ الْحَكِيمِwa-l-qur'aani l-hakiimidemi Al-Qur'an yang penuh hikmah
Terjemahan per kata (2 kata)
- وَالْقُرْآنِwa-l-qur'aanidemi Al-Qur'an
- الْحَكِيمِl-hakiimiyang penuh hikmah
Inti bacaan
Sumpah demi 'Al-Qur'an yang penuh hikmah' membuka surah dengan penegasan kualitas isi sebelum menyampaikan pesan, kredibilitas sumber ditegaskan di awal sebagai fondasi bagi apa yang akan disampaikan.
Penjelasan pilihan kata
'Al-qur'aani' diverifikasi lewat morfologi memang memakai akar qr' di ayat ini, sehingga 'Al-Qur'an' tepat dipakai, berbeda dari lokus-lokus lain (32:2, 33:34, 35:29, 35:31) yang memakai akar ktb ('Kitab') dan sempat salah disisipkan istilah ini.
Tafsiran
Ayat ini membuka dengan sumpah demi Al-Qur'an itu sendiri, menegaskan hikmah yang terkandung di dalamnya sebagai landasan bagi penegasan kerasulan yang menyusul.
Renungan dan Hikmah
- Allah bersumpah demi Al-Qur'an itu sendiri. Bukan demi yang lain. Yang dipersengketakan dijadikan saksi bagi dirinya.
- Sifat yang disebut penuh hikmah. Bukan benar. Yang ditonjolkan bukan kebenarannya, melainkan pertimbangan yang ada di dalamnya.
- Allah menaruh sumpah ini sebelum menyatakan kerasulan. Sebagai penopang. Yang akan dinyatakan ditegakkan lebih dahulu landasannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
wa-l-qur'aani l-HAKIiM, terjemahan lain di ayat kitab ini SUDAH 'penuh hikmah' (terpaksa jujur: buku tak bisa 'bijaksana'); kini SELEMA dgn slot Allah, pembelahan lema terjemahan lain (Allah='Maha Bijaksana' vs kitab='penuh hikmah') dipulihkan dari arah kitab. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga terjemahan).