وَجَعَلْنَا مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَاهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ

Kami memasang penghalang di hadapan mereka dan di belakang mereka, lalu Kami menutupi mereka, maka mereka tidak dapat melihat.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَجَعَلْنَا مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّاwa-ja'alnaa min bayni aydiihim saddan wa-min khalfihim saddanKami memasang penghalang di hadapan mereka dan di belakang mereka
  2. فَأَغْشَيْنَاهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَfa-aghsyaynaahum fa-hum laa yubshiruunalalu Kami menutupi mereka, maka mereka tidak dapat melihat

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. وَجَعَلْنَاwa-ja'alnaadan Kami menjadikan
  2. مِنْmindari
  3. بَيْنِbayniantara
  4. أَيْدِيهِمْaydiihimtangan mereka
  5. سَدًّاsaddandinding
  6. وَمِنْwa-mindan dari
  7. خَلْفِهِمْkhalfihimbelakang mereka
  8. سَدًّاsaddandinding
  9. فَأَغْشَيْنَاهُمْfa-aghsyaynaahummaka Kami menutup mereka
  10. فَهُمْfa-hummaka mereka
  11. لَاlaatidak
  12. يُبْصِرُونَyubshiruunamelihat

Inti bacaan

Penghalang di depan dan belakang yang menutupi pandangan, kebutaan spiritual digambarkan sebagai kondisi yang terkurung dari segala arah, bukan sekadar satu titik buta yang mudah diperbaiki.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(pandangan)' dihapus: 'aghshaynaahum' ('Kami menutupi mereka') dibiarkan polos, kebutaan hasilnya sudah disebutkan secara eksplisit di bagian berikutnya.

Tafsiran

Ayat ini melengkapi citra kekerasan hati dengan penghalang ganda: dari depan dan belakang, sebuah pengepungan total yang membuat mereka benar-benar tidak bisa melihat kebenaran.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memasang penghalang di dua arah sekaligus. Muka dan punggung. Tak ada sisi yang dibiarkan longgar.
  • Tiga langkah disebut berurutan: dipasang, ditutup, lalu tak bisa melihat. Sebabnya dua, akibatnya satu. Rangkaiannya rapat tanpa antara.
  • Allah menutup mereka sesudah penghalangnya terpasang. Sekat saja rupanya belum cukup. Yang masih tersisa pun ditutup.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.