وَسَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Dan sama saja bagi mereka, apakah engkau memberi peringatan kepada mereka ataukah tidak, mereka tidak akan beriman.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَسَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَwa-sawaa'un 'alayhim a-andzartahum am lam tundzirhum laa yu'minuunadan sama saja bagi mereka, apakah engkau memberi peringatan kepada mereka ataukah tidak, mereka tidak akan beriman

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. وَسَوَاءٌwa-sawaa'undan sama saja
  2. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  3. أَأَنْذَرْتَهُمْa-andzartahumapakah engkau memperingatkan mereka
  4. أَمْamataukah
  5. لَمْlamtidak
  6. تُنْذِرْهُمْtundzirhumengkau memperingatkan mereka
  7. لَاlaatidak
  8. يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman

Inti bacaan

Susunan (أَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ, a-andzartahum am lam tundzirhum) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 2:6 dan 36:10.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dimulai dengan (وَسَوَاءٌ, wa-sawaa'un) yang berarti "dan sama saja". Awalan (وَ, wa) "dan" menyambung ayat ini dengan 36:7 sampai 36:9, dan kata (سَوَاءٌ, sawaa'un) berakar س-و-ي. Kata sawaa'un muncul di sepuluh ayat, yaitu 2:6, 7:193, 13:10, 14:21, 16:71, 26:136, 30:28, 36:10, 52:16, dan 63:6. Di enam ayat di antaranya sawaa'un membuka dua kemungkinan yang dipisahkan (أَمْ, am) yang berarti "ataukah", yaitu 2:6, 7:193, 14:21, 26:136, 36:10, dan 63:6. Frasa (سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ, sawaa'un 'alayhim) yang berarti "sama saja bagi mereka" muncul tiga kali di tiga surah, yaitu 2:6, 36:10, dan 63:6. Kata (عَلَيْهِمْ, 'alayhim) kata per kata berarti "atas mereka", dan terjemahan memakai "bagi mereka" di ketiga ayat itu supaya kalimatnya terbaca wajar.

Kata (أَأَنْذَرْتَهُمْ, a-andzartahum) yang berarti "apakah engkau memberi peringatan kepada mereka" tersusun dari huruf tanya (أَ, a), kata kerja (أَنْذَرْتَ, andzarta) "engkau memberi peringatan", dan akhiran (هُمْ, -hum) "mereka". Kata kerja itu berakar ن-ذ-ر. Di 36:6 dan 36:11 kata kerja dari akar yang sama diterjemahkan "memberi peringatan", sehingga ayat ini mengikutinya. Kata ganti engkau dipakai juga di 36:6 dan 36:11 untuk kata kerja dari akar yang sama. Kemungkinan kedua ditulis (أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ, am lam tundzirhum) yang berarti "ataukah engkau tidak memberi peringatan kepada mereka". Terjemahan menulisnya "ataukah tidak" dan tidak mengulang "memberi peringatan kepada mereka", karena frasa itu sudah ada di kemungkinan pertama.

Susunan (أَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ, a-andzartahum am lam tundzirhum) muncul dua kali di dua surah, yaitu 2:6 dan 36:10, dan di keduanya ditutup dengan (لَا يُؤْمِنُونَ, laa yu'minuuna) yang berarti "mereka tidak beriman". Sebagai kontras antara dua ayat itu, yang mendahuluinya berbeda: di 2:6 ada sebutan orang-orang yang kufur, dan di 36:10 ada gambar belenggu dan penghalang. Kata kufur tidak ada di 36:7 sampai 36:10. Di 36:7 frasa yang sama ditulis dengan awalan fa dan kata ganti hum, sedangkan di 36:10 keduanya tidak ada.

Terjemahan memakai "tidak akan beriman" di 36:10, dan menambahkan "akan" yang tidak punya kata Arabnya sendiri. Penambahan itu mengikuti terjemahan 2:6 yang memakai susunan sama, dan terjemahan 36:7 yang memakai "tidak beriman" untuk kata kerja yang sama.

Di 63:6, (أَسْتَغْفَرْتَ لَهُمْ أَمْ لَمْ تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ, a-staghfarta lahum am lam tastaghfir lahum) yang berarti "apakah engkau memohonkan ampunan untuk mereka ataukah engkau tidak memohonkan ampunan untuk mereka" dibuka dengan sawaa'un 'alayhim yang sama, tetapi hasilnya ditulis lain: (لَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَهُمْ, lan yaghfira llaahu lahum) yang berarti "Allah tidak akan mengampuni mereka". Di 26:136, (سَوَاءٌ عَلَيْنَا, sawaa'un 'alaynaa) yang berarti "sama saja bagi kami" memakai pola yang sama, dan di sana kata itu diucapkan oleh orang-orang yang diberi nasihat, yaitu (أَوَعَظْتَ أَمْ لَمْ تَكُنْ, a-wa'azhta am lam takun) yang berarti "apakah engkau memberi nasihat ataukah engkau tidak termasuk". Di 36:10 kata itu ditulis oleh pembicara ayat, tentang mereka.

Tafsiran

Ayat ini menyatakan akibat memberi peringatan sesudah dua gambar. Ayat 36:7 menyebut perkataan yang berlaku, 36:8 dan 36:9 menggambarkan belenggu dan penghalang, dan 36:10 menaruh dua kemungkinan, memberi peringatan dan tidak memberi peringatan, berdampingan dengan satu hasil. Ayat 36:7 dan 36:10 sama-sama ditutup dengan ketiadaan iman, sehingga dua gambar di tengahnya terletak di antara dua pernyataan yang berakhir sama.

Pernyataan di 36:10 ditujukan kepada hasil, dan tidak kepada nilai peringatan. Ayat ini tidak menyatakan bahwa peringatan salah atau tidak berguna, dan tidak memuat perintah untuk berhenti ataupun terus. Frasa sama saja dibatasi oleh bagi mereka, jadi hanya berlaku untuk pihak yang digambarkan di ayat-ayat sebelumnya.

Ada ketegangan dengan 36:6, yang menyebut peringatan sebagai tujuan untuk kaum yang lalai. Ayat 36:6 memberi tujuan, dan 36:10 menyatakan hasil sama untuk dua kemungkinan. Kedua ayat itu tidak saling menghapus, dan teksnya tidak menjelaskan bagaimana tujuan itu berhubungan dengan hasil sama tadi. Ayat 36:11 yang menyusul mempersempit sasaran peringatan, yaitu orang yang mengikuti peringatan dan takut kepada Ar-Rahman tanpa melihat-Nya, sehingga arah ayat berubah dari hasil yang sama ke sasaran yang dipilih.

Di 63:6 frasa pembuka yang sama disusul pernyataan tentang tindakan Allah, sedangkan di 36:10 disusul pernyataan tentang mereka sendiri. Kedua ayat berbeda konteks, sehingga keduanya tidak disamakan. Dari 36:10 pembaca mendapat dua hal: peringatan dan ketiadaannya menghasilkan keadaan yang sama bagi mereka, dan keadaan itu ditulis sebagai ketiadaan iman mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Kalimat sama saja di ayat ini dibatasi oleh dua kata, bagi mereka. Tidak ada kata bagi semua orang atau bagi setiap kaum. Pembaca yang pernah mendengar seseorang berkata sama saja, entah tentang nasihat, kritik, atau peringatan, dapat melihat bahwa ayat ini menaruh batasnya di dalam kalimat. Sama saja berlaku untuk pihak yang digambarkan di 36:7 sampai 36:9, dan pernyataan itu tidak diperluas ke pembaca atau ke orang di sekelilingnya. Untuk siapa pembaca memakai kata sama saja, dan apakah batasnya ditaruh sendiri seperti di ayat ini?
  • Ayat ini memuat dua kemungkinan dan satu hasil, tetapi tidak memuat satu perintah pun, baik untuk berhenti memperingatkan maupun untuk terus. Pembaca yang menyimpulkan dari ayat ini bahwa memberi peringatan tidak perlu lagi sedang menulis sebuah perintah yang tidak ada di teks. Pembaca yang menyimpulkan sebaliknya juga sedang menulis perintah yang tidak ada. Yang tertulis adalah satu pernyataan tentang hasil bagi mereka. Perintah yang sebenarnya tertulis di sekitar ayat ini ada di 36:11, yaitu berilah dia kabar gembira, dan perintah itu ditujukan kepada engkau yang disebut di ayat itu.
  • Di 63:6 frasa sama saja bagi mereka disusul pernyataan bahwa Allah tidak akan mengampuni mereka, sehingga pelaku hasilnya adalah Allah. Di 36:10 frasa yang sama disusul pernyataan bahwa mereka tidak akan beriman, sehingga pelaku hasilnya adalah mereka. Dua ayat itu berbeda konteks, tetapi keduanya menaruh hasil pada pelaku yang berlainan. Pembaca yang mendengar kata sama saja dapat bertanya siapa yang tertulis sebagai pelaku di kalimat sesudahnya. Pada ayat mana pun frasa itu muncul, siapa pelaku hasilnya menurut teks?
  • Di 26:136 orang-orang yang diberi nasihat berkata sama saja bagi kami, apakah engkau memberi nasihat ataukah tidak. Di 36:10 kalimat dengan pola itu tidak diucapkan oleh yang diperingatkan, melainkan ditulis oleh pembicara ayat tentang mereka. Pembaca yang pernah menjawab sebuah peringatan dengan kata sama saja dapat melihat bahwa Al-Qur'an memuat kata itu di dua mulut yang berbeda: mulut yang diperingatkan dan mulut yang menyebut keadaan mereka. Di 26:136 kata itu diikuti jawaban atas nasihat, dan di 36:10 diikuti ketiadaan iman mereka.
  • Kalimat yang menutup 36:10 muncul juga di 2:6, tetapi tetangganya berbeda: sesudah 2:6 datang 2:7 yang menyebut Allah mengunci hati mereka, dan sesudah 36:10 datang 36:11 yang menyebut orang yang takut kepada Ar-Rahman. Sebelum 2:6 ada sebutan orang-orang yang kufur, dan sebelum 36:10 ada belenggu dan penghalang. Pembaca yang membawa tetangga 2:6 ke dalam 36:10 menambahkan kata kufur dan kata mengunci yang tidak tertulis di sini. Kalimat yang sama tertulis di dua tempat, dan masing-masing tempat memuat tetangga yang berbeda.
  • Ayat 36:10 menyebut mereka yang peringatan dan ketiadaan peringatan sama saja baginya, dan 36:11 menyebut orang yang mengikuti peringatan dan takut kepada Ar-Rahman. Di 35:18 peringatan dikaitkan dengan orang yang takut kepada Tuhan mereka tanpa melihat-Nya. Dua kelompok itu ditulis bersebelahan dengan ciri masing-masing, dan tidak ada kalimat yang menyebut bagaimana seseorang berpindah dari kelompok pertama ke kelompok kedua. Apakah pembaca mendapati dalam ayat-ayat itu sebuah sebab yang tertulis bagi perpindahan seperti itu?