وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلًا أَصْحَابَ الْقَرْيَةِ إِذْ جَاءَهَا الْمُرْسَلُونَ
Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri, ketika para utusan datang kepadanya,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلًا أَصْحَابَ الْقَرْيَةِwa-dhrib lahum matsalan ashaaba l-qaryatidan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri
- إِذْ جَاءَهَا الْمُرْسَلُونَidz jaa'ahaa l-mursaluunaketika para utusan datang kepadanya
Terjemahan per kata (8 kata)
- وَاضْرِبْwa-dhribdan buatlah
- لَهُمْlahumbagi mereka
- مَثَلًاmatsalanperumpamaan
- أَصْحَابَashaabagolongan
- الْقَرْيَةِl-qaryatinegeri
- إِذْidzketika
- جَاءَهَاjaa'ahaadatang kepadanya
- الْمُرْسَلُونَl-mursaluunapara utusan
Inti bacaan
Instruksi membuat perumpamaan lewat kisah 'penduduk suatu negeri', metode pengajaran melalui narasi konkret dan mudah dibayangkan, bukan abstraksi filosofis yang sulit dicerna.
Tafsiran
Ayat ini membuka narasi perumpamaan yang akan menjadi inti Surah Ya-Sin: kisah penduduk sebuah negeri yang didatangi para utusan, sebuah kisah yang menggambarkan pola penolakan dan konsekuensinya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh membuat perumpamaan, bukan menyampaikan aturan. Yang diminta cerita. Bukan dalil.
- Negerinya tidak dinamai. Tanpa nama. Supaya bisa negeri mana pun.
- Kisah ini dijadikan Allah inti surahnya. Bukan selingan. Bagian yang paling panjang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar d-r-b, m-ts-l, s-h-b, q-r-y, j-y-a, r-s-l): idrib mathalan diterjemahkan 'buatlah perumpamaan' (akar d-r-b + akar m-ts-l); ashaab al-qaryah diterjemahkan 'penduduk negeri' (akar s-h-b + akar q-r-y); mursaluun diterjemahkan 'para utusan' (akar r-s-l). gloss '(kaum kafir Makkah)/(yaitu)' dibuang.