قَالُوا مَا أَنْتُمْ إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُنَا وَمَا أَنْزَلَ الرَّحْمَٰنُ مِنْ شَيْءٍ إِنْ أَنْتُمْ إِلَّا تَكْذِبُونَ
Mereka menjawab, “Kalian tidak lain hanyalah manusia seperti kami. Dan Ar-Rahman tidak menurunkan sesuatu apa pun. Kalian hanyalah berdusta.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- قَالُوا مَا أَنْتُمْ إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُنَاqaaluu maa antum illaa basyarun mitslunaamereka menjawab, kalian tidak lain hanyalah manusia seperti kami
- وَمَا أَنْزَلَ الرَّحْمَٰنُ مِنْ شَيْءٍwa-maa anzala r-rahmaanu min syay'indan Ar-Rahman tidak menurunkan sesuatu apa pun
- إِنْ أَنْتُمْ إِلَّا تَكْذِبُونَin antum illaa takdzibuunakalian hanyalah berdusta
Terjemahan per kata (15 kata)
- قَالُواqaaluumereka berkata
- مَاmaatidaklah
- أَنْتُمْantumkalian
- إِلَّاillaakecuali
- بَشَرٌbasyarunmanusia
- مِثْلُنَاmitslunaaseperti kami
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- أَنْزَلَanzalamenurunkan
- الرَّحْمَٰنُr-rahmaanuAr-Rahman
- مِنْmindari
- شَيْءٍsyay'insesuatu
- إِنْinjika
- أَنْتُمْantumkalian
- إِلَّاillaakecuali
- تَكْذِبُونَtakdzibuunakalian mendustakan
Inti bacaan
Penolakan berbasis prasangka sederhana: 'kalian tidak lain hanyalah manusia seperti kami', pola skeptisisme yang menolak pesan semata karena kesamaan status manusiawi si pembawa pesan, mengabaikan substansi pesan itu sendiri.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(penduduk negeri)' dan '(pernah)' dihapus.
Tafsiran
Ayat ini menampilkan penolakan berbasis kesamaan fisik semata: argumen bahwa utusan hanyalah manusia biasa dipakai untuk menolak kemungkinan wahyu, tanpa mempertimbangkan isi pesan yang dibawa.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam penolakan yang bertumpu pada kesamaan. Kalian manusia seperti kami. Yang jadi alasan justru kemiripan.
- Mereka menyebut Ar-Rahman, dan tetap menyangkal. Namanya mereka kenal. Turunnya wahyu yang mereka tolak.
- Tuduhan berdusta ditaruh Allah di ujung. Sesudah dua bantahan. Yang terakhir menyerang orangnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Kamu” diterjemahkan “Kalian”; “(Allah) Yang Maha Pengasih” diterjemahkan “Ar-Rahmaan”; “Kamu” diterjemahkan “Kalian”. Dalam ayat ini, 'rahmaan' bertakrif (memakai kata sandang al-).