قَالُوا إِنَّا تَطَيَّرْنَا بِكُمْ ۖ لَئِنْ لَمْ تَنْتَهُوا لَنَرْجُمَنَّكُمْ وَلَيَمَسَّنَّكُمْ مِنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌ

Mereka berkata, “Sesungguhnya kami menganggap kalian pembawa kesialan. Sungguh, jika kalian tidak berhenti, niscaya kami merajam kalian, dan kalian pasti merasakan azab yang pedih dari kami.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. قَالُوا إِنَّا تَطَيَّرْنَا بِكُمْqaaluu innaa tathayyarnaa bikummereka berkata, sesungguhnya kami menganggap kalian pembawa kesialan
  2. لَئِنْ لَمْ تَنْتَهُوا لَنَرْجُمَنَّكُمْ وَلَيَمَسَّنَّكُمْ مِنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌla-in lam tantahuu la-narjumannakum wa-la-yamassannakum minnaa 'adzaabun aliimunsungguh, jika kalian tidak berhenti, niscaya kami merajam kalian, dan kalian pasti merasakan azab yang pedih dari kami

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. قَالُواqaaluumereka berkata
  2. إِنَّاinnaasesungguhnya kami
  3. تَطَيَّرْنَاtathayyarnaakami merasa bernasib sial
  4. بِكُمْbikumkepada kalian
  5. لَئِنْla-insungguh jika
  6. لَمْlamtidak
  7. تَنْتَهُواtantahuukalian berhenti
  8. لَنَرْجُمَنَّكُمْla-narjumannakumsungguh kami akan merajam kalian
  9. وَلَيَمَسَّنَّكُمْwa-la-yamassannakumdan sungguh akan menimpa kalian
  10. مِنَّاminnaadari kami
  11. عَذَابٌ'adzaabunazab
  12. أَلِيمٌaliimunyang pedih

Inti bacaan

Ancaman kekerasan berbasis takhayul 'pembawa kesialan', pola lama menyalahkan pembawa pesan lewat superstisi alih-alih mengevaluasi substansi pesan itu sendiri secara jujur.

Tafsiran

Ayat ini menaikkan tensi penolakan menjadi ancaman langsung: dari sekadar tidak percaya menjadi ancaman kekerasan fisik, sebuah eskalasi yang menunjukkan kekerasan hati mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam ancaman yang berdasar takhayul. Kalian pembawa sial. Karena itu dirajam.
  • Yang diancam bukan karena salah, melainkan karena tidak berhenti. Bukan perbuatannya. Kegigihannya.
  • Tuduhan itu dibantah di ayat berikutnya. Allah menaruh jawabannya dekat. Kesialan kalian pada diri sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, t-y-r, n-h-y, r-j-m, m-s-s, '-dz-b, a-l-m): tatayyarnaa bikum diterjemahkan 'kami menganggap sial karena kalian' (akar t-y-r, tiyarah, takhayul sial, cf. 27:47, 7:131); tantahuu diterjemahkan 'berhenti' (akar n-h-y); narjumannakum diterjemahkan 'merajam kalian' (akar r-j-m); yamassannakum diterjemahkan 'menimpa kalian' (akar m-s-s); adhaab aliim diterjemahkan 'azab pedih' (akar '-dz-b + akar '-l-m). gloss '(penduduk negeri)/(menyeru kami)' dibuang.