قَالُوا طَائِرُكُمْ مَعَكُمْ ۚ أَئِنْ ذُكِّرْتُمْ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ
Mereka berkata, “Kesialan kalian ada pada diri kalian sendiri. Apakah karena kalian diberi peringatan? Bahkan, kalian adalah kaum yang melampaui batas.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالُوا طَائِرُكُمْ مَعَكُمْqaaluu thaa'irukum ma'akummereka berkata, kesialan kalian ada pada diri kalian sendiri
- أَئِنْ ذُكِّرْتُمْ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَa-in dzukkirtum bal antum qawmun musrifuunaapakah karena kalian diberi peringatan? Bahkan, kalian adalah kaum yang melampaui batas
Terjemahan per kata (9 kata)
- قَالُواqaaluumereka berkata
- طَائِرُكُمْthaa'irukumnasib kalian
- مَعَكُمْma'akumbersama kalian
- أَئِنْa-inapakah jika
- ذُكِّرْتُمْdzukkirtumkalian diperingatkan
- بَلْbalbahkan
- أَنْتُمْantumkalian
- قَوْمٌqawmunkaum
- مُسْرِفُونَmusrifuunaorang-orang yang melampaui batas
Inti bacaan
Bantahan tegas terhadap takhayul: 'kesialan kalian ada pada diri kalian sendiri. kalian adalah kaum yang melampaui batas', pengembalian tanggung jawab kondisi buruk kepada pilihan dan perilaku sendiri, bukan pihak eksternal yang dikambinghitamkan tanpa dasar.
Tafsiran
Ayat ini membalikkan tuduhan kesialan, bukan para utusan yang membawa nasib buruk, melainkan sikap melampaui batas dari penduduk itu sendiri yang menjadi sebab sesungguhnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam bantahan yang memulangkan sebab. Bukan kami yang membawa sial. Kalian sendiri.
- Pertanyaannya menohok: apakah karena diberi peringatan. Yang menolong dianggap pembawa celaka. Logikanya dibalik.
- Kata melampaui batas ditaruh Allah di ujung. Sesudah bantahan. Diagnosisnya diberikan belakangan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, t-y-r, dz-k-r, q-w-m, s-r-f): taa'irukum ma'akum diterjemahkan 'kesialan kalian ada pada diri kalian sendiri' (akar t-y-r, penolakan takhayul: nasib ada pada perbuatan sendiri, rasionalisme, cf. 27:47, 17:13); dhukkirtum diterjemahkan 'diberi peringatan' (akar dz-k-r); musrifuun diterjemahkan 'melampaui batas' (akar s-r-f). gloss '(para rasul)/(akibat perbuatan)/(lalu kamu menjadi malang)' dibuang.