أَلَمْ يَرَوْا كَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُمْ مِنَ الْقُرُونِ أَنَّهُمْ إِلَيْهِمْ لَا يَرْجِعُونَ
Tidakkah mereka melihat, berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, bahwa mereka tidak akan kembali kepada mereka?
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَلَمْ يَرَوْا كَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُمْ مِنَ الْقُرُونِa-lam yaraw kam ahlaknaa qablahum mina l-quruunitidakkah mereka melihat, berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka
- أَنَّهُمْ إِلَيْهِمْ لَا يَرْجِعُونَannahum ilayhim laa yarji'uunabahwa mereka tidak akan kembali kepada mereka
Terjemahan per kata (11 kata)
- أَلَمْa-lamtidakkah
- يَرَوْاyarawmereka melihat
- كَمْkambetapa banyak
- أَهْلَكْنَاahlaknaaKami binasakan
- قَبْلَهُمْqablahumsebelum mereka
- مِنَminadari
- الْقُرُونِl-quruunigenerasi-generasi
- أَنَّهُمْannahumbahwa mereka
- إِلَيْهِمْilayhimkepada mereka
- لَاlaatidak
- يَرْجِعُونَyarji'uunakembali
Inti bacaan
Ajakan reflektif melihat sejarah generasi yang dibinasakan sebelumnya, pembelajaran dari pola berulang yang bisa diamati secara empiris, bukan sekadar dogma yang harus diterima tanpa bukti.
Penjelasan pilihan kata
'Al-quruuni' diterjemahkan 'generasi', konsisten dengan penyeragaman akar qrn di 28:43, 28:45, dan 32:26.
Tafsiran
Ayat ini mengajak perenungan lewat catatan sejarah: banyaknya generasi yang telah dibinasakan sebelumnya, tanpa kemungkinan kembali, menjadi pelajaran yang seharusnya dilihat sebagai peringatan.
Renungan dan Hikmah
- Yang disuruh dilihat masa lalu, bukan masa depan. Generasi yang sudah lewat. Allah menaruh buktinya di belakang.
- Yang ditekankan mereka tidak kembali. Bukan bahwa mereka binasa. Ketiadaan jalan pulang itu yang disebut.
- Kalimatnya berbentuk pertanyaan, bukan pernyataan. Allah menanyakan apa yang sudah terlihat. Yang ditanya sebenarnya sudah tahu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-a-y, h-l-k, q-b-l, q-r-n, r-j-'): ahlaknaa…al-quruun diterjemahkan 'membinasakan generasi' (akar h-l-k + akar q-r-n); laa yarji'uun diterjemahkan 'tidak kembali' (akar r-j-'). gloss '(setelah binasa)/(di dunia)' dibuang.