وَجَعَلْنَا فِيهَا جَنَّاتٍ مِنْ نَخِيلٍ وَأَعْنَابٍ وَفَجَّرْنَا فِيهَا مِنَ الْعُيُونِ

Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur, dan Kami pancarkan padanya mata air,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَجَعَلْنَا فِيهَا جَنَّاتٍ مِنْ نَخِيلٍ وَأَعْنَابٍwa-ja'alnaa fiihaa jannaatin min nakhiilin wa-a'naabindan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur
  2. وَفَجَّرْنَا فِيهَا مِنَ الْعُيُونِwa-fajjarnaa fiihaa mina l-'uyuunidan Kami pancarkan padanya mata air

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. وَجَعَلْنَاwa-ja'alnaadan Kami menjadikan
  2. فِيهَاfiihaapadanya
  3. جَنَّاتٍjannaatintaman-taman
  4. مِنْmindari
  5. نَخِيلٍnakhiilinpohon kurma
  6. وَأَعْنَابٍwa-a'naabindan anggur
  7. وَفَجَّرْنَاwa-fajjarnaadan Kami mengalirkan
  8. فِيهَاfiihaapadanya
  9. مِنَminadari
  10. الْعُيُونِl-'uyuunimata air

Inti bacaan

Kebun kurma-anggur dan mata air yang memancar sebagai kelengkapan tanda kesuburan, kelimpahan sumber daya alam yang saling melengkapi (buah dan air) menopang kehidupan secara menyeluruh.

Tafsiran

Ayat ini melanjutkan tanda kebangkitan tanah dengan kekayaan yang tumbuh darinya: kebun subur dan mata air yang terpancar, hasil nyata dari kehidupan yang dianugerahkan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut buahnya dan airnya sekaligus. Kurma dan anggur. Lalu mata air.
  • Airnya disebut dipancarkan, bukan dialirkan. Keluar dari dalam. Bukan datang dari luar.
  • Kebun itu tumbuh di tanah yang tadi mati. Allah menyambungkan keduanya. Yang kering menjadi berbuah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-'-l, j-n-n, n-kh-l, '-n-b, f-j-r, '-y-n): jannaat min nakhiil wa a'naab diterjemahkan 'kebun kurma & anggur' (akar j-n-n + akar n-kh-l + akar '-n-b); fajjarnaa diterjemahkan 'memancarkan' (akar f-j-r); uyuun diterjemahkan 'mata air' (akar '-y-n). gloss '(juga)/(bumi)' dibuang.