لِيَأْكُلُوا مِنْ ثَمَرِهِ وَمَا عَمِلَتْهُ أَيْدِيهِمْ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ
Agar mereka dapat makan dari buahnya, dan dari hasil yang dikerjakan tangan mereka. Maka, tidakkah mereka bersyukur?
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- لِيَأْكُلُوا مِنْ ثَمَرِهِ وَمَا عَمِلَتْهُ أَيْدِيهِمْli-ya'kuluu min tsamarihi wa-maa 'amilat-hu aydiihimagar mereka dapat makan dari buahnya, dan dari hasil yang dikerjakan tangan mereka
- أَفَلَا يَشْكُرُونَa-fa-laa yasykuruunamaka, tidakkah mereka bersyukur
Terjemahan per kata (8 kata)
- لِيَأْكُلُواli-ya'kuluuagar mereka makan
- مِنْmindari
- ثَمَرِهِtsamarihibuahnya
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- عَمِلَتْهُ'amilat-hudikerjakannya
- أَيْدِيهِمْaydiihimtangan mereka
- أَفَلَاa-fa-laamaka tidakkah
- يَشْكُرُونَyasykuruunamereka bersyukur
Inti bacaan
Kalimat tanya (أَفَلَا يَشْكُرُونَ, a-fa-laa yasykuruuna) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 36:35 dan 36:73.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (لِيَأْكُلُوا, li-ya'kuluu) yang berarti "agar mereka makan", yaitu huruf li yang menyatakan tujuan, disusul kata kerja makan untuk banyak orang. Bentuk persis ini muncul satu kali. Bentuk yang sama dengan pelaku "kalian", (لِتَأْكُلُوا, li-ta'kuluu), muncul dua kali, yaitu di 2:188 dan 16:14. Di 16:14 makan itu bertujuan pada daging segar dari lautan yang ditundukkan, dan di 2:188 pada sebagian harta manusia. Di ketiga ayat huruf li menyambungkan makan dengan sesuatu yang disebut sebelumnya, dan di 36:35 sesuatu itu berupa tanda-tanda di 36:33 dan 36:34.
Kata (ثَمَرِهِ, tsamarihi) yang berarti "buahnya" berakar ث-م-ر dan muncul empat kali, yaitu di 6:99, 6:141, 18:42, dan 36:35, dan di keempatnya memakai -hi yang berarti "-nya". Susunan (مِنْ ثَمَرِهِ, min tsamarihi) hanya muncul di 6:141 dan 36:35. Di 6:141, (كُلُوا مِنْ ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ, kuluu min tsamarihi idzaa atsmara) berarti "makanlah buahnya apabila telah berbuah", dan di sana tanaman yang buahnya dimaksud disebut dalam ayat yang sama. Di 36:35 kata ganti -hi bertanda laki-laki tunggal, dan ayat tidak menyebut pasti kata mana yang dirujuk, apakah (حَبًّا, habban) yang tunggal di 36:33 atau (نَخِيلٍ, nakhiilin) yang jamak di 36:34. Terjemahan "buahnya" mempertahankan kata ganti itu tanpa memilih.
Kata (وَمَا, wa-maa) yang membuka bagian kedua kalimat dapat dibaca dua cara. Pada bacaan pertama maa berarti "apa yang", sehingga bagian ini berbunyi "dan dari apa yang dikerjakan tangan mereka", dan terjemahan memakai bacaan ini. Dalam bentuk (مَا عَمِلَتْ, maa 'amilat), kata kerja mengerjakan didahului maa yang berarti "apa yang" di 3:30, 16:111, dan 39:70, dan di 36:71, (مِمَّا عَمِلَتْ أَيْدِينَا, mimmaa 'amilat aydiinaa) berarti "dari apa yang tangan Kami buat". Di keempat ayat itu tidak ada bacaan penyangkalan. Pada bacaan kedua maa menyangkal, sehingga bagian ini berbunyi "dan tangan mereka tidak mengerjakannya". Data morfologi korpus menandai maa di 36:35 sebagai kata penolak, dan tulisan ayat tidak memuat tanda yang memilihkan salah satu. Bentuk (عَمِلَتْهُ, 'amilat-hu) yang berarti "mengerjakannya" muncul satu kali, dan akhiran -hu di dalamnya menunjuk buah atau hasil yang dimaksud. Kedua bacaan menyebut tangan manusia dalam kalimat yang sama dengan buah, dan selisihnya terletak pada apakah tangan itu ikut menghasilkan buahnya. Kata "hasil" dalam terjemahan mengisi maa yang berarti "apa yang", dan tidak ada kata Arab lain yang melahirkannya.
Kalimat tanya (أَفَلَا يَشْكُرُونَ, a-fa-laa yasykuruuna) yang berarti "maka, tidakkah mereka bersyukur" muncul dua kali, yaitu di 36:35 dan 36:73. Keduanya menyusul daftar manfaat yang diberikan kepada mereka: buah dan hasil tangan di 36:35, serta berbagai manfaat dan minuman dari hewan ternak di 36:73. Kata kerja (يَشْكُرُونَ, yasykuruuna) yang berarti "mereka bersyukur" berakar ش-ك-ر dan muncul sembilan kali, yaitu di 2:243, 7:58, 10:60, 12:38, 14:37, 27:73, 36:35, 36:73, dan 40:61. Lima di antaranya, yaitu 2:243, 10:60, 12:38, 27:73, dan 40:61, memakai (لَا يَشْكُرُونَ, laa yasykuruuna) yang berarti "mereka tidak bersyukur", dan kelimanya didahului pernyataan tentang karunia, yaitu (لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ, la-dzuu fadhlin 'alaa n-naasi) yang berarti "benar-benar memiliki karunia atas manusia" di 2:243, 10:60, 27:73, dan 40:61, serta pernyataan tentang karunia Allah atas manusia di 12:38. Di 7:58 kata kerja itu muncul pada "kaum yang bersyukur", dan di 14:37 sesudah permohonan rezeki dari buah-buahan. Terjemahan memakai "bersyukur" untuk pelaku manusia di kesembilan tempat itu.
Tafsiran
Ayat ini menutup rangkaian tanda di 36:33 dan 36:34 dengan tujuan dan satu pertanyaan. Orang-orang yang di 36:33 muncul di ujung ayat sebagai yang makan kini disebut dua kali, sebagai yang makan dan sebagai yang ditanya. Pertanyaan itu menyusul kata makan, dan ayat tidak mencatat jawabannya.
Surah ini memuat tangan di dua sisi. Di 36:71, (عَمِلَتْ أَيْدِينَا, 'amilat aydiinaa) yang berarti "tangan Kami buat" menyangkut hewan ternak, dan di 36:35 tangan mereka disebut dalam kalimat yang sama dengan buah. Sesudah masing-masing daftar itu pertanyaan yang sama diajukan, di 36:73 dan di 36:35. Pertanyaan tentang syukur dengan demikian diletakkan sesudah dua daftar pemberian, yang satu menyebut tangan Kami dan yang lain tangan mereka.
Dua pertanyaan di surah ini saling berpasangan. Ayat 36:31 membuka dengan pertanyaan tentang melihat generasi yang binasa, dan 36:35 menutup tanda bumi yang mati dengan pertanyaan tentang bersyukur, sehingga dua pertanyaan itu menjadi pembuka dan penutup satu rangkaian lima ayat. Susunan yang sama terulang di 36:71 dan 36:73: (أَوَلَمْ يَرَوْا, a-wa-lam yaraw) yang berarti "tidakkah mereka melihat" di 36:71, lalu (أَفَلَا يَشْكُرُونَ, a-fa-laa yasykuruuna) di 36:73. Di kedua putaran itu urutannya melihat dulu, bersyukur kemudian.
Sesudah pertanyaan di 36:35, ayat 36:36 membuka dengan penyucian dan tidak dengan jawaban ya atau tidak. Jawaban atas pertanyaan syukur itu tidak tertulis, dan ayat meninggalkannya pada pembaca.
Renungan dan Hikmah
- Ayat 36:35 menyebut buah dan tangan manusia dalam satu kalimat, dan pada kedua bacaan kalimatnya, tangan itu ikut menghasilkan atau tidak ikut menghasilkan, tangan itu tidak dihapus dari gambaran. Di 16:14 lautan ditundukkan agar kalian makan daging segar, mengeluarkan perhiasan, dan mencari sebagian karunia-Nya, lalu agar kalian bersyukur, sehingga mencari dan mengeluarkan, yaitu pekerjaan manusia, berada dalam rangkaian yang sama dengan syukur. Dua ayat itu tidak disamakan. Pembaca yang menghitung hasil kerjanya dapat memperhatikan bahwa 36:35 tidak menyingkirkan tangan dari cerita. Pada hasil kerja yang mana buah dan tangan terasa begitu menyatu sampai pembedanya terlupa?
- Bagian kedua ayat ini dapat dibaca sebagai apa yang dikerjakan tangan mereka atau sebagai tangan mereka yang tidak mengerjakannya, dan tulisan ayat tidak memilihkan salah satu. Pembaca yang menemukan dua bacaan dalam satu kalimat dapat memperhatikan dorongan untuk segera memilih satu dan membuang yang lain. Pertanyaan tentang syukur tetap berada di tempatnya pada kedua bacaan itu. Bila sebuah kalimat mengizinkan dua bacaan dan pertanyaan penutupnya tidak berubah, apa yang hilang dari pertanyaan itu ketika salah satu bacaan dipilih terlalu cepat?
- Ayat 36:35 mengakhiri tanda dengan pertanyaan tentang syukur dan tidak memerintahkannya. Di 14:37 syukur muncul sebagai tujuan sebuah permohonan, ketika pembicaranya berseru Tuhan kami dan memohon agar mereka diberi rezeki dari buah-buahan supaya mereka bersyukur. Dua ayat itu tidak disamakan, sebab yang satu permohonan dan yang lain pertanyaan. Pembaca yang lebih akrab dengan perintah bersyukur dapat memperhatikan bahwa ayat ini memberi pertanyaan. Orang yang ditanya dapat menjawab lebih dulu lewat tindakannya sebelum lewat ucapannya. Jawaban apa yang sampai sekarang sudah diberikan lewat tindakan, sebelum sempat dikatakan?
- Di 2:243, 10:60, 12:38, 27:73, dan 40:61 kalimat bahwa kebanyakan manusia tidak bersyukur menyusul pernyataan tentang karunia Allah atau karunia Tuhanmu atas manusia. Ayat 36:35 tidak memuat kalimat itu dan memakai bentuk pertanyaan. Dua cara bicara itu menyangkut keadaan yang sama dari dua sudut, yaitu pernyataan tentang kebanyakan orang dan pertanyaan kepada mereka yang sedang dituju. Pembaca yang mudah menaruh dirinya di antara sedikit orang yang bersyukur dapat memperhatikan bahwa pertanyaan di 36:35 diarahkan kepada siapa pun yang sedang makan. Apakah anggapan bahwa dirinya termasuk yang bersyukur sudah pernah diperiksa terhadap makan hari ini?
- Dalam ayat ini pertanyaan tentang syukur menyusul kata makan dan tidak mendahuluinya. Orang yang di 36:33 muncul sebagai yang makan kini muncul sebagai yang ditanya, dan tidak ada ayat di antaranya yang memberinya kesempatan menjawab. Pembaca dapat memeriksa pada saat apa dalam sehari pertanyaan semacam itu pernah terlintas, sebelum makan, sesudahnya, atau tidak sama sekali. Bila pertanyaan itu baru datang sesudah piring kosong, apa yang sudah berlalu tanpa sempat dijawab?
- Susunan min tsamarihi yang sama muncul di 6:141 dalam kalimat yang memuat perintah memberikan haknya pada waktu memetik hasilnya, dan ayat itu ditutup dengan pernyataan bahwa Dia tidak mencintai orang-orang yang berlebih-lebihan. Dua ayat itu tidak disamakan, sebab 6:141 memuat perintah dan 36:35 pertanyaan. Keduanya sama-sama menaruh makan dari buah di samping sesuatu yang lain, hak di 6:141 dan syukur di 36:35. Pembaca yang menikmati hasil kebunnya, panennya, atau penghasilannya dapat memperhatikan bahwa makan tidak ditulis sebagai kalimat tunggal di kedua ayat itu. Apa yang sudah dicatatnya sebagai hak dari hasil kerjanya sendiri?