سُبْحَانَ الَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنْبِتُ الْأَرْضُ وَمِنْ أَنْفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ

Mahasuci yang menciptakan segala pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan bumi, maupun dari diri mereka sendiri, dan dari apa yang tidak mereka ketahui.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. سُبْحَانَ الَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنْبِتُ الْأَرْضُsubhaana lladzii khalaqa l-azwaaja kullahaa mimmaa tunbitu l-ardhuMahasuci yang menciptakan segala pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan bumi
  2. وَمِنْ أَنْفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَwa-min anfusihim wa-mimmaa laa ya'lamuunamaupun dari diri mereka sendiri, dan dari apa yang tidak mereka ketahui

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. سُبْحَانَsubhaanaMahasuci
  2. الَّذِيlladziiyang
  3. خَلَقَkhalaqamenciptakan
  4. الْأَزْوَاجَl-azwaajapasangan
  5. كُلَّهَاkullahaaseluruhnya
  6. مِمَّاmimmaadari apa yang
  7. تُنْبِتُtunbitumenumbuhkan
  8. الْأَرْضُl-ardhubumi
  9. وَمِنْwa-mindan dari
  10. أَنْفُسِهِمْanfusihimdiri mereka sendiri
  11. وَمِمَّاwa-mimmaadan dari apa yang
  12. لَاlaatidak
  13. يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui

Inti bacaan

Penciptaan berpasangan mencakup 'apa yang ditumbuhkan bumi, dari diri mereka sendiri, dan dari apa yang tidak mereka ketahui', pengakuan rendah hati bahwa pola desain alam semesta melampaui apa yang sudah teridentifikasi manusia, mengundang keterbukaan pikiran terhadap penemuan lebih lanjut.

Penjelasan pilihan kata

'Subhaana' diterjemahkan 'Mahasuci', satu-satunya pengecualian terkunci untuk awalan Maha. Tambahan '(Allah)' dihapus, konsisten dengan pola 'Mahasuci yang...' di 17:1 tanpa perlu menyisipkan nama.

Tafsiran

Ayat ini menyimpulkan rangkaian tanda kesuburan dengan penegasan yang lebih luas: pola berpasangan berlaku universal, mencakup tumbuhan, manusia sendiri, bahkan hal-hal yang belum diketahui manusia.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut pasangan dari tumbuhan bumi, dari diri mereka sendiri, dan dari yang tidak mereka ketahui. Tiga. Yang ketiga sengaja dibiarkan terbuka.
  • Golongan ketiga itu disebut tanpa dirinci. Pengetahuannya tak ada pada mereka. Ayat ini menyediakan tempat bagi apa pun yang kelak ditemukan.
  • Allah membuka ayat ini dengan Mahasuci. Bukan dengan keterangan. Penyucian diletakkan sebelum uraian, sehingga yang dibaca lebih dahulu kedudukan-Nya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).