سُبْحَانَ الَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنْبِتُ الْأَرْضُ وَمِنْ أَنْفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ

Mahasuci yang menciptakan segala pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan bumi, maupun dari diri mereka sendiri, dan dari apa yang tidak mereka ketahui.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. سُبْحَانَ الَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنْبِتُ الْأَرْضُsubhaana lladzii khalaqa l-azwaaja kullahaa mimmaa tunbitu l-ardhuMahasuci yang menciptakan segala pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan bumi
  2. وَمِنْ أَنْفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَwa-min anfusihim wa-mimmaa laa ya'lamuunamaupun dari diri mereka sendiri, dan dari apa yang tidak mereka ketahui

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. سُبْحَانَsubhaanaMahasuci
  2. الَّذِيlladziiyang
  3. خَلَقَkhalaqamenciptakan
  4. الْأَزْوَاجَl-azwaajapasangan
  5. كُلَّهَاkullahaaseluruhnya
  6. مِمَّاmimmaadari apa yang
  7. تُنْبِتُtunbitumenumbuhkan
  8. الْأَرْضُl-ardhubumi
  9. وَمِنْwa-mindan dari
  10. أَنْفُسِهِمْanfusihimdiri mereka sendiri
  11. وَمِمَّاwa-mimmaadan dari apa yang
  12. لَاlaatidak
  13. يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui

Inti bacaan

Frasa (خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا, khalaqa l-azwaaja kullahaa) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 36:36 dan 43:12.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (سُبْحَانَ الَّذِي, subhaana lladzii) yang berarti "Mahasuci yang". Kata (سُبْحَانَ, subhaana) berakar س-ب-ح, dan susunan dengan (الَّذِي, lladzii) ini muncul empat kali di Al-Qur'an, yaitu di 17:1, 36:36, 36:83, dan 43:13. Di tiap tempat pihak yang disucikan dikenali lewat perbuatannya: (أَسْرَىٰ, asraa) yang berarti "memperjalankan" di 17:1, (خَلَقَ الْأَزْوَاجَ, khalaqa l-azwaaja) yang berarti "menciptakan pasangan-pasangan" di 36:36, (بِيَدِهِ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيْءٍ, bi-yadihi malakuutu kulli syay'in) yang berarti "di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu" di 36:83, dan (سَخَّرَ لَنَا هَٰذَا, sakhkhara lanaa haadzaa) yang berarti "menundukkan ini bagi kami" di 43:13. Ayat 36:36 sendiri tidak memuat nama pihak itu.

Frasa (خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا, khalaqa l-azwaaja kullahaa) yang berarti "menciptakan segala pasangan" muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 36:36 dan 43:12. Bentuk (الْأَزْوَاجَ, l-azwaaja) dengan kata sandang ini juga hanya muncul di dua ayat itu, dan di keduanya disusul (كُلَّهَا, kullahaa) yang berarti "seluruhnya". Kata (أَزْوَاجَ, azwaaja) berakar ز-و-ج dan menyebut satu dari dua yang berpasangan. Terjemahan memakai "pasangan" untuk kata ini di tiga macam tempat. Di 26:7 dan 31:10, (مِنْ كُلِّ زَوْجٍ كَرِيمٍ, min kulli zawjin kariimin) berarti "dari tiap pasangan yang mulia" dan yang ditumbuhkan di sana tumbuh-tumbuhan. Di 13:3, (زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ, zawjayni itsnayni) berarti "sepasang-sepasang" untuk buah-buahan. Di 36:56, (وَأَزْوَاجُهُمْ, wa-azwaajuhum) berarti "dan pasangan-pasangan mereka" untuk manusia. Satu kata yang sama dengan demikian dipakai untuk tumbuhan dan untuk manusia, dan ayat 36:36 menyebut keduanya sekaligus.

Bagian (مِمَّا تُنْبِتُ الْأَرْضُ, mimmaa tunbitu l-ardhu) yang berarti "dari apa yang ditumbuhkan bumi" tersusun dari mimmaa, yaitu min yang berarti "dari" dan maa yang berarti "apa yang", lalu kata kerja (تُنْبِتُ, tunbitu) yang berarti "menumbuhkan" dengan (الْأَرْضُ, l-ardhu) yang berarti "bumi" sebagai pelakunya. Susunan persis ini muncul dua kali, yaitu di 2:61 dan 36:36. Di 2:61 kalimat itu disusul daftar sayur-mayur, mentimun, bawang putih, kacang adas, dan bawang merah, sehingga yang dimaksud di sana tanaman.

Bagian (وَمِنْ أَنْفُسِهِمْ, wa-min anfusihim) yang berarti "dan dari diri mereka sendiri" muncul satu kali, yaitu di 36:36. Kata (أَنْفُسِهِمْ, anfusihim) berakar ن-ف-س dan menyebut diri mereka. Susunan yang serupa dengan pasangan ada di tiga ayat, yaitu 16:72, 30:21, dan 42:11, dalam (مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا, min anfusikum azwaajan) yang berarti "pasangan-pasangan dari diri kalian sendiri". Di 42:11 susunan itu disusul (وَمِنَ الْأَنْعَامِ أَزْوَاجًا, wa-mina l-an'aami azwaajan) yang berarti "dan dari hewan ternak pasangan-pasangan", sehingga di sana dua sumber disebut, sedangkan di 36:36 tiga.

Bagian terakhir, (وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ, wa-mimmaa laa ya'lamuuna) yang berarti "dan dari apa yang tidak mereka ketahui", memakai kata kerja (يَعْلَمُونَ, ya'lamuuna) yang berakar ع-ل-م dengan pelaku mereka. Di 16:8, (وَيَخْلُقُ مَا لَا تَعْلَمُونَ, wa-yakhluqu maa laa ta'lamuuna) yang berarti "dan Dia menciptakan apa yang tidak kalian ketahui" memakai kata kerja yang sama dengan pelaku kalian, yaitu pihak yang diajak bicara, sedangkan di 36:36 pelakunya mereka. Terjemahan merangkai ketiga bagian yang diawali min itu dengan "baik ... maupun" untuk dua yang pertama dan "dan" untuk yang ketiga.

Tafsiran

Ayat ini menyimpulkan tanda-tanda di 36:33 sampai 36:35 dengan penyucian yang cakupannya meluas, dari tanaman yang tumbuh di bumi ke diri mereka sendiri, lalu ke sesuatu di luar pengetahuan mereka. Tiga ayat sebelumnya berbicara tentang bumi, kebun, dan makan, dan 36:36 menaruh seluruh rangkaian itu dalam satu kelompok bernama pasangan. Pertanyaan tentang syukur di 36:35 tidak dijawab, dan ayat berikutnya tidak melanjutkan percakapan tentang makan.

Surah ini memuat dua kalimat yang dibuka sama dengan kata Mahasuci, yaitu di 36:36 dan di 36:83, dan ayat terakhir surah adalah 36:83. Kalimat pertama menyebut penciptaan pasangan, kalimat terakhir menyebut kekuasaan atas segala sesuatu.

Di 43:12 kalimat tentang penciptaan segala pasangan disusul kapal dan hewan ternak yang dapat ditunggangi, dan di 43:13 kalimat Mahasuci diucapkan sesudah duduk tegak di atasnya. Di surah ini kapal muncul lebih jauh sesudahnya, yaitu di 36:41, dan hewan ternak di 36:71. Dua surah itu tidak disamakan: 43:13 memuat ucapan penunggang, sedangkan 36:36 memuat pernyataan tentang pihak yang menciptakan.

Kelompok ketiga di ayat ini disebut tanpa isi. Ayat tidak mengatakan apakah yang tidak mereka ketahui itu benda, makhluk, atau keteraturan, dan tidak menyebut kapan atau bagaimana mereka kelak mengetahuinya. Ayat 16:8 menyebut hal yang serupa sesudah kuda, bagal, dan keledai, dan di sana pun isinya tidak dirinci.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat 36:36 menaruh penyucian lebih dulu, lalu menyebut pasangan-pasangan, dan tidak memberi alasan sebelum kata Mahasuci. Di 43:13 kalimat serupa diucapkan sesudah seseorang duduk tegak di atas tunggangan dan mengingat nikmat Tuhan kalian, jadi di sana penyucian menyusul sebuah pengalaman. Dua ayat itu tidak disamakan. Pembaca yang biasa menunggu penjelasan lengkap sebelum merasa takjub dapat memperhatikan bahwa 36:36 memulai dari penyucian. Seandainya kata pertama sebuah bacaan adalah penyucian, bacaan apa yang selama ini dimulai dari uraian lebih dulu?
  • Di 36:36 diri mereka sendiri disebut di antara bumi yang menumbuhkan dan sesuatu yang tidak mereka ketahui, dalam satu kelompok yang sama. Di 42:11 Dia menjadikan bagi kalian pasangan dari diri kalian sendiri dan dari hewan ternak pasangan juga, jadi manusia disebut berdampingan dengan ternak di sana. Dua ayat itu tidak disamakan. Pembaca yang melihat manusia sebagai pihak yang berdiri di luar pola yang mengatur tanaman dapat memperhatikan bahwa 36:36 menaruh dirinya di dalam pola yang sama. Bila tanaman dan dirinya masuk satu kelompok, di bagian hidup yang mana hal itu paling jarang disadari?
  • Ayat 36:36 menyebut tiga sumber pasangan, dan yang ketiga ditulis tanpa isi, yaitu apa yang tidak mereka ketahui. Di 16:8 sesudah kuda, bagal, dan keledai tertulis bahwa Dia menciptakan apa yang tidak kalian ketahui, dan di sana pun isinya tidak dirinci. Pembaca yang cepat merasa harus mengisi setiap ruang kosong dengan jawaban dapat memperhatikan bahwa dua ayat itu sama-sama membiarkan ruang itu terbuka. Apakah ruang yang dibiarkan terbuka di ayat ini sudah pernah dibiarkan terbuka juga oleh pembacanya?
  • Kata yang di 36:36 diterjemahkan pasangan dipakai di 26:7 untuk pasangan tumbuhan yang mulia dan di 36:56 untuk pasangan manusia. Di 16:72 tertulis bahwa Allah menjadikan bagi kalian pasangan dari diri kalian sendiri, dan dari pasangan itu anak-anak dan cucu-cucu. Ayat-ayat itu menyangkut keadaan yang berlainan dan tidak dicampur. Pembaca yang terbiasa membedakan dunia tanaman dan dunia manusia dengan dua perangkat kata dapat memperhatikan bahwa satu kata yang sama dipakai untuk keduanya. Bila kata itu dipakai bersama, apa yang sudah dilihatnya sebagai satu pola pada keduanya?
  • Ayat 36:36 menyebut pasangan dengan kata seluruhnya, dan di 51:49 cakupan serupa dinyatakan dengan kata dari segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan, lalu ditutup dengan agar kalian mengambil pelajaran. Dua ayat itu tidak disamakan, sebab 36:36 menyebut pasangan dan 51:49 menyebut segala sesuatu. Keduanya meninggalkan sedikit ruang bagi pengecualian yang dibuat sendiri oleh pembaca. Orang yang terbiasa mengecualikan sesuatu dari kata semua dapat memperhatikan di titik mana pembacaan cakupan itu biasanya berhenti. Pada benda apa dalam hidupnya cakupan seluruh itu terasa terlalu luas untuk diteruskan?
  • Ayat 36:36 tidak menyebut nama pihak yang disucikan dan mengenalkannya lewat perbuatan, yaitu menciptakan segala pasangan. Di 17:1 pihak itu dikenali lewat perbuatan memperjalankan hamba-Nya pada malam hari, dan di 43:13 lewat perbuatan menundukkan tunggangan. Karena ketiga perbuatan itu berlainan dan ayatnya tidak saling menafsirkan, pembaca yang lebih mengenal sebuah nama daripada perbuatannya dapat memperhatikan bahwa tiga ayat ini memulai dari perbuatan. Perbuatan apa yang paling pertama dikenalnya dari pihak yang disucikan itu?