وَآيَةٌ لَهُمُ اللَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ النَّهَارَ فَإِذَا هُمْ مُظْلِمُونَ
Suatu tanda bagi mereka adalah malam, Kami menanggalkan siang darinya, maka, seketika itu mereka berada dalam kegelapan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَآيَةٌ لَهُمُ اللَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ النَّهَارَwa-aayatun lahumu l-laylu naslakhu minhu n-nahaarasuatu tanda bagi mereka adalah malam, Kami menanggalkan siang darinya
- فَإِذَا هُمْ مُظْلِمُونَfa-idzaa hum muzhlimuunamaka, seketika itu mereka berada dalam kegelapan
Terjemahan per kata (9 kata)
- وَآيَةٌwa-aayatundan tanda
- لَهُمُlahumubagi mereka
- اللَّيْلُl-laylumalam
- نَسْلَخُnaslakhuKami menanggalkan
- مِنْهُminhudarinya
- النَّهَارَn-nahaarasiang
- فَإِذَاfa-idzaamaka seketika itu
- هُمْhummereka
- مُظْلِمُونَmuzhlimuunaorang-orang dalam kegelapan
Inti bacaan
Siang dipisahkan dari malam dengan presisi, menghasilkan kegelapan seketika, fenomena harian yang berulang namun tetap layak direnungkan sebagai tanda, bukan dianggap remeh karena sudah terlalu akrab dan biasa.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(malam)' dihapus: 'darinya' sudah cukup jelas merujuk malam dari bagian sebelumnya dalam ayat yang sama, tanpa perlu diulang. 'Muzhlimuuna' diterjemahkan langsung 'berada dalam kegelapan' tanpa kurung tambahan.
Tafsiran
Ayat ini menghadirkan tanda kedua, bukan siang yang menyusup ke malam, melainkan siang yang ditanggalkan dari malam, sebuah citra yang menegaskan kegelapan sebagai keadaan dasar begitu cahaya dicabut.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut malam sebagai tanda bagi mereka. Peristiwa tiap hari. Yang dijadikan bukti sesuatu yang tak seorang pun bisa melewatkannya.
- Allah memakai kata menanggalkan, seperti melepas pakaian. Siang dilepas dari malam. Perumpamaan itu membalik anggapan bahwa malam yang datang menutupi siang.
- Akibatnya seketika mereka dalam kegelapan. Tanpa jeda. Yang menahan gelap ternyata cuma satu lapis yang bisa ditanggalkan kapan saja.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “(atas kekuasaan Allah)” DIBUANG. aayah: konsisten dgn 353 ayat 'tanda' di DB; kegoyahan terjemahan lain (mis. 6:37 'bukti (mukjizat)') = QS 4:82 menangkap terjemahan, bukan Qur'an. Dalam ayat ini, 'aayah' indefinit (tanpa kata sandang). aayah diterjemahkan 'tanda' TANPA pengecualian: satu lema utk 353 ayat (corpus); tambahan '(kebesaran)/(kekuasaan)' bukan bagian teks.