وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ
Dan matahari berjalan menuju tempat ketetapannya. Itulah ketetapan Sang Digdaya lagi Sang Berilmu.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَهَاwa-sy-syamsu tajrii li-mustaqarrin lahaadan matahari berjalan menuju tempat ketetapannya
- ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِdzaalika taqdiiru l-'aziizi l-'aliimiitulah ketetapan Sang Digdaya lagi Sang Berilmu
Terjemahan per kata (8 kata)
- وَالشَّمْسُwa-sy-syamsudan matahari
- تَجْرِيtajriimengalir
- لِمُسْتَقَرٍّli-mustaqarrinpada tempat menetap
- لَهَاlahaabaginya
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- تَقْدِيرُtaqdiiruketetapan
- الْعَزِيزِl-'aziiziSang Digdaya
- الْعَلِيمِl-'aliimiSang Berilmu
Inti bacaan
Presisi orbit matahari 'menuju tempat peredarannya' digambarkan sebagai 'ketetapan Sang Digdaya lagi Sang Berilmu', keteraturan kosmis skala besar yang bisa dipelajari sebagai bukti desain yang cermat dan konsisten.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Suatu tanda juga atas kekuasaan Allah bagi mereka adalah)' dihapus sepenuhnya: kalimat diterjemahkan langsung sesuai struktur Arab yang sederhana, tanpa penanda naratif tambahan yang tidak ada dalam teks. Tambahan '(Allah)' juga dihapus. 'Dzaalika' benar 'itulah'.
Tafsiran
Ayat ini menghadirkan tanda ketiga: pergerakan matahari menuju tempat yang tetap, sebuah keteraturan kosmik yang menjadi bukti ketetapan Allah yang digdaya dan berilmu.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut matahari berjalan menuju tempat ketetapannya. Punya tujuan. Yang tampak berputar tanpa akhir digambarkan sedang menempuh perjalanan menuju satu titik.
- Perjalanannya Dia sebut sebagai ketetapan. Bukan kebiasaan. Yang berulang tiap hari punya yang menetapkan, dan itu disebut namanya.
- Dua nama yang menutupnya: Sang Digdaya lagi Sang Berilmu. Kekuatan dan pengetahuan. Menggerakkan benda sebesar itu pada jalur yang tepat memerlukan keduanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
pasangan formula (hakiim/'aliim/hamiid dst.) belum dibedah, terjemahan terjemahan lain-nya dipertahankan sementara. Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.