وَآيَةٌ لَهُمْ أَنَّا حَمَلْنَا ذُرِّيَّتَهُمْ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ
Suatu tanda bagi mereka adalah bahwa Kami mengangkut keturunan mereka dalam kapal yang penuh muatan.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَآيَةٌ لَهُمْ أَنَّا حَمَلْنَا ذُرِّيَّتَهُمْ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِwa-aayatun lahum annaa hamalnaa dzurriyyatahum fi l-fulki l-masyhuunisuatu tanda bagi mereka adalah bahwa Kami mengangkut keturunan mereka dalam kapal yang penuh muatan
Terjemahan per kata (8 kata)
- وَآيَةٌwa-aayatundan tanda
- لَهُمْlahumbagi mereka
- أَنَّاannaabahwa Kami
- حَمَلْنَاhamalnaaKami mengangkut
- ذُرِّيَّتَهُمْdzurriyyatahumketurunan mereka
- فِيfidalam
- الْفُلْكِl-fulkikapal
- الْمَشْحُونِl-masyhuuniyang penuh muatan
Inti bacaan
Kata (الْمَشْحُونِ, l-masyhuuni) muncul tiga kali di Al-Qur'an, yaitu di 26:119, 36:41, dan 37:140, dan di ketiganya menerangkan kapal.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (وَآيَةٌ لَهُمْ, wa-aayatun lahum) yang berarti "dan suatu tanda bagi mereka", dan rangkaian ini muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 36:41. Pembukaan yang sama dengan akhiran lain ada di 36:33 dan 36:37, dan di dua tempat itu tanda berupa benda: bumi yang mati dan malam. Di 36:41 tanda disebut lewat (أَنَّا, annaa) yang berarti "bahwa Kami", sehingga tanda itu berupa sebuah perbuatan Kami. Terjemahan memakai "adalah bahwa" untuk menyambungkan tanda itu dengan perbuatannya.
Kata kerja (حَمَلْنَا, hamalnaa) yang berarti "Kami mengangkut" berakar ح-م-ل dan memakai bentuk yang menandai perbuatan selesai. Kata kerja ini, dengan akhiran yang berbeda-beda, muncul enam kali di lima surah, yaitu di 17:3, 17:70, 19:58, 36:41, 54:13, dan 69:11. Terjemahan memakai "mengangkut" atau "angkut" di empat ayat, yaitu 17:70, 36:41, 54:13, dan 69:11. Di 69:11, (حَمَلْنَاكُمْ فِي الْجَارِيَةِ, hamalnaakum fii l-jaariyati) berarti "Kami mengangkut kalian ke dalam yang berlayar". Di 17:3 dan 19:58 terjemahan memakai "bawa", karena kata kerjanya diikuti kata ma'a yang berarti "bersama" dan nama Nuh, tanpa tempat pengangkutan, seperti (وَمِمَّنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوحٍ, wa-mimman hamalnaa ma'a nuuhin) di 19:58 yang berarti "dan dari orang yang Kami bawa bersama Nuh".
Kata (ذُرِّيَّتَهُمْ, dzurriyyatahum) yang berarti "keturunan mereka" berakar ذ-ر-ر dan muncul tiga kali di Al-Qur'an, yaitu di 7:172, 36:41, dan 52:21. Di ketiga ayat itu akhiran -hum menunjuk pihak yang disebut lebih dulu dan dzurriyyatahum menunjuk keturunan pihak itu: anak-anak Adam di 7:172, orang-orang yang beriman di 52:21, dan di 36:41 "mereka" pada lahum. Dengan demikian pengangkutan di ayat ini mengenai keturunan dari "mereka", dan "mereka" sendiri tidak disebut ikut diangkut. Susunan (حَمَلْنَا ذُرِّيَّتَهُمْ, hamalnaa dzurriyyatahum) hanya ada di 36:41. Di 17:3, (ذُرِّيَّةَ مَنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوحٍ, dzurriyyata man hamalnaa ma'a nuuhin) yang berarti "keturunan orang yang Kami bawa bersama Nuh" memuat kedua akar yang sama, tetapi keturunan di sana menjadi pihak yang dipanggil, tidak pihak yang diangkut.
Kata (الْفُلْكِ, l-fulki) yang berarti "kapal" berakar ف-ل-ك dan muncul dua belas kali di sepuluh surah, yaitu di 2:164, 7:64, 10:22, 10:73, 23:22, 23:28, 26:119, 29:65, 36:41, 37:140, 40:80, dan 43:12. Jumlah surahnya lebih kecil karena surah 10 dan surah 23 masing-masing memuatnya dua kali. Akar ف-ل-ك sama dengan akar (فَلَكٍ, falakin) yang berarti "garis edar" di 36:40, ayat sebelumnya. Terjemahan memakai "kapal" untuk kata ini di seluruh ayat tersebut.
Kata (الْمَشْحُونِ, l-masyhuuni) yang berarti "yang penuh muatan" berakar ش-ح-ن dan muncul tiga kali, yaitu di 26:119, 36:41, dan 37:140, dan di ketiganya menerangkan kapal. Di 26:119, (فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ, fii l-fulki l-masyhuuni) berarti "di dalam kapal yang penuh muatan" dan menyebut dia dan orang-orang yang bersamanya diselamatkan di sana. Di 37:140, (إِلَى الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ, ilaa l-fulki l-masyhuuni) berarti "ke kapal yang penuh muatan" dan menyebut orang yang lari ke kapal itu. Dua ayat itu menyebut dua kapal yang berbeda dengan kata keterangan yang sama, dan 36:41 tidak menyebut kapal yang mana.
Tafsiran
Ayat ini membuka kelompok tanda yang ketiga, 36:41 sampai 36:44, dengan tanda yang berbentuk peristiwa, tidak berbentuk benda. Kelompok pertama berisi pemberian, bumi yang hidup dan buah yang dimakan, dan kelompok kedua berisi siang yang ditanggalkan lalu benda-benda langit yang berjalan dan beredar pada ketetapannya. Kelompok ketiga dibuka dengan Kami mengangkut keturunan mereka. Perbuatannya jatuh pada keturunan, bukan pada "mereka" yang menerima tanda, sehingga tanda itu diterima lewat sesuatu yang dilakukan atas orang lain di antara generasi.
Pengangkutan itu dapat dibaca berhubungan dengan 36:31, yang menyebut banyaknya generasi yang Kami binasakan sebelum mereka. Dua ayat itu sama-sama menyebut generasi dengan Kami sebagai pelaku, yang satu dengan kata kerja membinasakan dan yang lain dengan kata kerja mengangkut. Pembacaan ini bersifat kemungkinan, sebab 36:41 tidak menyebut 36:31.
Ayat ini tidak menyebut nama siapa pun di kapal itu. Frasa kapal yang penuh muatan dipakai di 26:119 untuk kapal tempat dia dan orang-orang yang bersamanya diselamatkan, dan kapal tempat orang melarikan diri di 37:140. Karena frasa yang sama dipakai untuk dua kapal, 36:41 dapat dibaca merujuk pada peristiwa di 26:119, tetapi pembacaan itu bertumpu pada kemiripan frasa, bukan pada nama yang disebut ayat. Ayat 36:42 sesudahnya melanjutkan dengan hal yang mereka kendarai, sehingga kapal di 36:41 menjadi pembuka bagi pembicaraan tentang kendaraan.
Renungan dan Hikmah
- Keturunan di ayat ini menjadi sasaran perbuatan Kami, yaitu diangkut. Di 7:172 Tuhanmu mengambil keturunan dari punggung anak-anak Adam lalu menjadikan mereka bersaksi, dan di 52:21 Kami mempertemukan keturunan dengan orang-orang yang beriman. Tiga ayat itu memuat tiga perbuatan yang berbeda dengan keturunan sebagai sasarannya, dan 36:41 menyebut yang paling kasatmata, yaitu pengangkutan dalam kapal. Pembaca dapat memeriksa bagian hidupnya yang pernah diangkut lebih dulu oleh sesuatu yang bukan dirinya, dan siapa yang mengangkutnya.
- Frasa kapal yang penuh muatan dipakai di 26:119 untuk kapal tempat dia dan orang-orang yang bersamanya diselamatkan, dan di 37:140 untuk kapal tempat orang melarikan diri. Ayat ini memakai frasa yang sama tanpa menyebut kapal yang mana. Pembaca bisa menebak bahwa yang dimaksud kapal di 26:119, tetapi tebakan itu datang dari kemiripan kata, tidak dari kalimat ayat ini. Apakah pesan sebuah tanda berkurang bila kapal yang dimaksud tidak disebut, atau tanda itu bekerja pada setiap kapal yang pernah penuh dan tetap diangkut?
- Ayat ini menyebut kapal penuh muatan dan tidak menyebut apa yang menahannya di atas air. Pelaku yang tercatat hanya satu, yaitu Kami yang mengangkut. Di 17:66 Tuhan kalian disebut yang melayarkan kapal-kapal di lautan agar manusia mencari karunia-Nya, dan di 29:65 orang-orang yang naik kapal berdoa kepada Allah. Dua ayat itu berbicara tentang pelayaran umum, tidak tentang peristiwa di 36:41, sehingga keduanya tidak dipakai untuk menafsirkan ayat ini. Pembaca dapat memperhatikan bahwa yang tertulis dalam ayat hanya pelaku dan tujuannya, dan mekanismenya dibiarkan tidak disebut.
- Di 36:31 banyak generasi dibinasakan sebelum mereka, dan di 36:41 keturunan mereka diangkut dalam kapal. Kedua ayat berada dalam satu surah dan memuat Kami sebagai pelaku, tetapi arah perbuatannya berlawanan. Ayat 36:41 tidak membandingkan dirinya dengan 36:31. Dapat dibaca bahwa surah ini memuat dua perbuatan atas generasi, membinasakan dan mengangkut, dan keduanya disebut sebagai perbuatan yang sama pelakunya. Pembaca dapat bertanya generasi mana yang sedang ia sambung, dan apa yang diangkut dari generasi sebelumnya sampai kepadanya.
- Tanda di 36:33 dan 36:37 berupa benda yang ada di depan mereka, sedangkan tanda di 36:41 berupa perbuatan Kami atas keturunan mereka, yang tidak disebut terjadi di depan mereka. Di 36:46 tanda-tanda dari Tuhan mereka datang kepada mereka dan mereka berpaling darinya. Dua ayat itu tidak menyebut tanda yang sama, tetapi keduanya menyebut tanda. Bagaimana sebuah peristiwa yang tidak disaksikan sendiri dibaca sebagai tanda bagi orang yang datang sesudahnya, dan apa yang membuat pembaca menerimanya sebagai tanda dan tidak sebagai cerita?
- Di 36:40 benda-benda langit beredar pada garis edarnya sendiri, dan di 36:41 keturunan diangkut. Kata kerja yang satu menandai gerak yang berasal dari benda itu, dan yang lain gerak yang disebabkan oleh pihak lain. Di 17:70 Kami memuliakan anak cucu Adam dan mengangkut mereka di darat dan di laut. Ayat itu dan 36:41 berbicara tentang peristiwa yang berbeda, tetapi keduanya menyebut manusia sebagai yang diangkut. Pembaca dapat menghitung berapa banyak perjalanan hidupnya yang berjalan karena diangkut dan berapa yang karena dirinya sendiri bergerak.