وَخَلَقْنَا لَهُمْ مِنْ مِثْلِهِ مَا يَرْكَبُونَ
Dan Kami ciptakan untuk mereka dari yang semisal dengannya, apa yang mereka kendarai.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَخَلَقْنَا لَهُمْ مِنْ مِثْلِهِ مَا يَرْكَبُونَwa-khalaqnaa lahum min mitslihi maa yarkabuunadan Kami ciptakan untuk mereka dari yang semisal dengannya, apa yang mereka kendarai
Terjemahan per kata (6 kata)
- وَخَلَقْنَاwa-khalaqnaadan Kami menciptakan
- لَهُمْlahumbagi mereka
- مِنْmindari
- مِثْلِهِmitslihiyang semisal dengannya
- مَاmaaapa yang
- يَرْكَبُونَyarkabuunamereka kendarai
Inti bacaan
Rangkaian (مِنْ مِثْلِهِ, min mitslihi) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 2:23 dan 36:42.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (وَخَلَقْنَا لَهُمْ, wa-khalaqnaa lahum) yang berarti "dan Kami ciptakan untuk mereka". Kata kerja (خَلَقْنَا, khalaqnaa) berakar خ-ل-ق dan memakai bentuk yang menandai perbuatan selesai dengan pelaku Kami. Rangkaian khalaqnaa lahum muncul dua kali di Al-Qur'an, keduanya di surah yang sama, yaitu di 36:42 dan 36:71. Di 36:71, (خَلَقْنَا لَهُمْ, khalaqnaa lahum) disusul "hewan-hewan ternak" sebagai benda yang diciptakan. Di 36:42 benda yang diciptakan tidak disebut namanya, dan ayat langsung menyambungnya dengan apa yang mereka kendarai.
Rangkaian (مِنْ مِثْلِهِ, min mitslihi) yang berarti "dari yang semisal dengannya" berakar م-ث-ل dan muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 2:23 dan 36:42. Di 2:23 akhiran -hi dapat dibaca menunjuk apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami, dan di 36:42 ayat tidak memberi nama benda yang ditunjuk. Morfologi mencatat akhiran -hi berjenis laki-laki. Di ayat sebelumnya, (ذُرِّيَّتَهُمْ, dzurriyyatahum) berjenis perempuan, sedangkan (الْفُلْكِ, l-fulki) dan (الْمَشْحُونِ, l-masyhuuni) berjenis laki-laki. Karena itu -hi dapat dibaca menunjuk kapal, dan tidak menunjuk keturunan. Terjemahan memakai "dari yang semisal dengannya" dan tidak menambahkan kata "jenis" atau nama benda, sebab tidak ada kata Arab yang melahirkannya.
Kata (مَا, maa) di (مَا يَرْكَبُونَ, maa yarkabuuna) yang berarti "apa yang mereka kendarai" tidak disusul kata benda yang menyebut jenis kendaraan. Kata kerja (يَرْكَبُونَ, yarkabuuna) berakar ر-ك-ب dan hanya muncul di 36:42 dalam bentuk ini. Rangkaian maa tarkabuuna dengan pelaku "kalian" muncul satu kali di 43:12, dan di sana jenisnya disebut, (مِنَ الْفُلْكِ وَالْأَنْعَامِ, mina l-fulki wa-l-an'aami) yang berarti "dari kapal dan hewan ternak". Di 36:72, (فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ, fa-minhaa rakuubuhum) yang berarti "maka sebagiannya menjadi tunggangan mereka" memakai akar yang sama untuk hewan ternak yang disebut di 36:71. Di 29:65, (رَكِبُوا فِي الْفُلْكِ, rakibuu fii l-fulki) yang berarti "naik ke dalam kapal" memakai akar yang sama untuk kapal. Terjemahan 36:42 memakai kata "kendarai" yang tidak mengikat jenis.
Bentuk jamak (يَرْكَبُونَ, yarkabuuna) mengembalikan "mereka" sebagai pelaku. Di 36:37 "mereka" muncul sebagai penerima tanda dan sebagai orang yang berada dalam kegelapan, dan di 36:41 yang diangkut adalah keturunan mereka. Di 36:42 untuk pertama kali dalam kelompok ayat ini "mereka" melakukan sesuatu, yaitu mengendarai. Kata kerjanya menandai perbuatan yang belum selesai, sehingga terjemahan tidak memakai "telah".
Tafsiran
Ayat ini menambahkan perbuatan Kami yang kedua dalam kelompok tanda tentang kapal: sesudah mengangkut keturunan di 36:41, Kami menciptakan untuk mereka apa yang mereka kendarai. Kata sambung wa di awal ayat menaruhnya sebagai kelanjutan 36:41, dan akhiran -hi pada mitslihi dapat dibaca menunjuk kapal, sehingga benda yang diciptakan disebut sebagai yang semisal dengan kapal. Pembacaan itu bertumpu pada jenis laki-laki akhiran itu dan pada urutan ayat, dan 36:42 sendiri tidak menyebut kapal.
Ayat ini tidak mengikat benda yang dikendarai pada satu jenis. Di 43:12 kapal dan hewan ternak disebut bersama di depan maa tarkabuuna, dan di 36:71 sampai 36:72 hewan ternak yang Kami ciptakan untuk mereka menjadi tunggangan mereka. Karena itu apa yang mereka kendarai dapat dibaca mencakup kapal, hewan ternak, atau keduanya, tetapi ayat 36:42 tidak memilih salah satunya.
Dalam surah ini rangkaian khalaqnaa lahum muncul dua kali, di 36:42 dan di 36:71, dan keduanya disusul penggunaan oleh mereka: dikendarai di 36:42, ditunggangi dan dimakan di 36:72. Ayat 36:35 dan 36:73 ditutup dengan pertanyaan tentang syukur, tetapi 36:42 tidak ditutup pertanyaan itu. Sesudah 36:42 ayat 36:43 membuka dengan "jika Kami menghendaki", sehingga 36:42 menjadi ayat terakhir dalam kelompok ini yang berisi pemberian, sebelum pembicaraan beralih pada kemungkinan menenggelamkan mereka.
Renungan dan Hikmah
- Benda yang diciptakan untuk mereka di ayat ini disebut dari yang semisal dengan sesuatu yang sudah disebut sebelumnya. Ayat menyebut benda itu semisal dengan yang lebih dulu ada, dan tidak menyebut dari mana benda pertamanya datang. Di 17:66 Tuhan kalian disebut yang melayarkan kapal-kapal di lautan, dan ayat itu berbicara tentang pelayaran, tidak tentang penciptaan di 36:42, sehingga keduanya tidak disamakan. Pembaca dapat memeriksa benda yang dipakainya sekarang dan menimbang mana yang semisal dengan sesuatu yang lebih dulu ada. Apa yang lebih dulu ada itu, dan siapa yang menyiapkannya sebelum benda yang dipakai pembaca sekarang tiba?
- Di 36:37 dan 36:41 mereka menerima, dalam kegelapan atau dalam peristiwa yang dikerjakan atas keturunan mereka, dan di 36:42 mereka mengendarai. Kata kerja mengendarai memberi mereka peran pelaku yang memakai sarana yang telah tersedia. Ayat tidak menyebut apa yang mereka tuju atau seberapa jauh. Pembaca dapat bertanya bagian mana dari perjalanannya yang dikerjakannya sendiri sesudah sarana untuk menempuhnya tersedia. Apakah bagian itu lebih kecil dari yang dikiranya, atau lebih besar dari yang diakuinya?
- Ayat ini menyebut apa yang mereka kendarai tanpa menyebut jenisnya. Di 43:12 kapal dan hewan ternak disebut berdampingan, dan di 29:65 orang yang naik kapal berdoa kepada Allah. Dua ayat itu berbicara tentang perjalanan yang berbeda dari 36:42, sehingga keduanya tidak dipakai untuk menentukan benda yang dimaksud ayat ini. Pembaca dapat memperhatikan bahwa kata apa di ayat ini memberi ruang bagi sarana yang tidak pernah disebut satu per satu, dan bahwa sebagian pembaca mengisi ruang itu dengan sarana yang dikenalnya.
- Di 36:71 Kami menciptakan hewan ternak untuk mereka lalu mereka menjadi pemiliknya, sedangkan 36:42 hanya memakai kata untuk mereka dan tidak menyebut kepemilikan. Dua ayat itu berbeda bendanya, hewan ternak di 36:71 dan sarana yang tidak disebut jenisnya di 36:42. Ayat 36:42 membiarkan hubungan antara mereka dan benda yang dikendarai tetap pada kata untuk, yaitu diciptakan bagi mereka. Pembaca yang menyebut sarana hidupnya sebagai miliknya dapat menimbang apakah kata untuk lebih tepat daripada kata milik, dan apa yang berubah pada cara merawatnya.
- Di 36:35 dan 36:73 ayat ditutup dengan pertanyaan apakah mereka tidak bersyukur, sedangkan 36:42 menyebut pemberian tanpa pertanyaan itu. Ketiga ayat berada dalam satu surah dan menyebut pemberian, tetapi hanya dua yang menutupnya dengan pertanyaan. Ayat 36:42 tidak menjelaskan alasan perbedaan itu. Pembaca dapat membandingkan bagaimana pemberian dikenali ketika tidak ditutup pertanyaan, dan apakah pertanyaan syukur hanya hidup bila diucapkan, atau juga bila pembaca sendiri yang mengajukannya sesudah ayat berhenti?
- Di 16:8 kuda, bagal, dan keledai disebut sebagai tunggangan, lalu ayat itu menyebut bahwa Dia menciptakan apa yang tidak kalian ketahui. Ayat 36:42 tidak memuat kalimat itu, tetapi kata apa di ayat ini sama terbukanya. Dua ayat itu berbicara tentang hal yang berbeda, dan 16:8 tidak dipakai untuk menafsirkan 36:42. Dapat dibaca bahwa penyebutan sarana yang dikenal dan sarana yang belum dikenal berdampingan di satu ayat di 16:8, sementara di 36:42 batasnya tidak ditarik. Apa yang dikendarai pembaca hari ini, dan apa yang belum ia ketahui sebagai sesuatu yang diciptakan untuknya?