وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا الْوَعْدُ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Dan mereka berkata, “Kapankah janji ini, jika kalian orang-orang yang benar?”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا الْوَعْدُ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَwa-yaquuluuna mataa haadzaa l-wa'du in kuntum shaadiqiinadan mereka berkata, kapankah janji ini, jika kalian orang-orang yang benar
Terjemahan per kata (7 kata)
- وَيَقُولُونَwa-yaquuluunadan mereka berkata
- مَتَىٰmataakapan
- هَٰذَاhaadzaaini
- الْوَعْدُl-wa'dujanji
- إِنْinjika
- كُنْتُمْkuntumkalian adalah
- صَادِقِينَshaadiqiinaorang-orang yang benar
Inti bacaan
Tuntutan bukti 'kapankah janji ini' mencerminkan pola skeptisisme berulang, permintaan kepastian waktu sebagai syarat kepercayaan yang mengabaikan bahwa kebenaran tidak tunduk pada jadwal yang diminta penentangnya.
Penjelasan pilihan kata
'Haadzaa' (demonstrativa dekat) benar diterjemahkan 'ini'.
Tafsiran
Ayat ini menampilkan tuntutan bukti segera yang sama polanya dengan tantangan-tantangan sebelumnya dalam Al-Kitab: meminta kepastian waktu sebagai syarat kepercayaan.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam tuntutan tanggal yang muncul lagi. Kalimatnya nyaris sama dengan di surah lain. Pola yang berulang.
- Yang dipakai sebagai syarat kejujuran lawan. Jika kalian benar. Bebannya dibalik.
- Jawabannya diberikan Allah di ayat berikutnya. Bukan tanggal. Sebuah suara yang menyambar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, w-'-d, k-w-n, s-d-q): wa'd diterjemahkan 'janji' (akar w-'-d); saadiqiin diterjemahkan 'orang-orang yang benar' (akar s-d-q putaran 84). gloss '(hari Kebangkitan)' dibuang.