مَا يَنْظُرُونَ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً تَأْخُذُهُمْ وَهُمْ يَخِصِّمُونَ
Mereka hanya menunggu satu teriakan yang akan menyambar mereka saat mereka bertengkar.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- مَا يَنْظُرُونَ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةًmaa yanzhuruuna illaa sayhatan waahidatanmereka hanya menunggu satu teriakan
- تَأْخُذُهُمْ وَهُمْ يَخِصِّمُونَta'khudzuhum wa-hum yakhissimuunayang akan menyambar mereka saat mereka bertengkar
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar n-zh-r, s-y-h, w-h-d, a-kh-dz, kh-s-m): yanzhuruun diterjemahkan 'menunggu' (akar n-zh-r); sayhah waahidah diterjemahkan 'satu teriakan' (akar s-y-h); ta'khudhuhum diterjemahkan 'menyambar mereka' (akar '-kh-dz); yakhissimuun diterjemahkan 'bertengkar' (akar kh-s-m). gloss '(sibuk)/(tentang urusan dunia)' + footnote dibuang.
Aplikasi
Gambaran ironis: konsekuensi besar datang 'saat mereka bertengkar', kesibukan pada urusan sepele/pertikaian yang mengalihkan perhatian dari persiapan menghadapi momen yang jauh lebih penting.